Sulutheadlinenews - Laut menjadi saksi keberanian Abdul Rahman Agu, seorang penumpang kapal laut Barcelona, yang rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan seorang anak kecil saat terjadi kebakaran hebat di tengah perjalanan dari Pulau Talaud menuju Kota Manado.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di tengah laut, ketika kapal yang membawa puluhan penumpang itu tiba-tiba dilalap api. Asap tebal dan kobaran api cepat menyebar, membuat kepanikan melanda seluruh penumpang. Di tengah kekacauan itulah, Abdul Rahman Agu menunjukkan kepahlawanannya.
Dengan sigap dan tanpa ragu, Abdul Rahman terjun ke area dek bawah yang sudah mulai dipenuhi asap pekat, setelah mendengar tangisan seorang anak kecil dan ibunya yang terapung di Tenga laut. Dalam situasi mencekam itu, ia berhasil menemukan sang anak dan menggendongnya menuju area aman di bagian luar kapal.
Berbekal pelampung dan kekuatan tekad, Abdul Rahman bersama anak tersebut, menunggu pertolongan dari perahu nelayan lain yang datang merespons sinyal darurat. Keduanya akhirnya berhasil diselamatkan oleh para nelayan yang tiba di lokasi beberapa waktu kemudian.
Aksi heroik Abdul Rahman Agu ini mendapat pujian dari para penumpang yang selamat, petugas penyelamat, dan masyarakat luas. Banyak yang menyebutnya sebagai "pahlawan tanpa tanda jasa" yang telah menorehkan kisah kemanusiaan luar biasa di tengah tragedi.
Hingga kini, penyebab kebakaran kapal Barcelona masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara korban-korban lainnya sudah berada di pelabuhan Serei Minahasa Utara.
Chandra Matheos
Chandra Matheos.