Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Tak Sekadar Berbagi, "Gio Lelaki" Hadir Pastikan Anak-Anak Pandu Tetap Bersekolah

Tidak ada komentar

Selasa, 14 Juli 2026

 


EXPRESSINDONEWS-- Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat, masih ada sosok yang memilih bergerak dalam diam demi masa depan anak-anak. Itulah yang ditunjukkan Gio Lelaki yang turun langsung membantu memenuhi kebutuhan sekolah bagi sejumlah anak di Kelurahan Pandu.

Kepedulian tersebut lahir dari keprihatinan melihat masih adanya anak-anak yang terancam tidak melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Bagi Gio, tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam bangku sekolah hanya karena persoalan biaya.

Gio memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan pendidikan anak-anak. Keduanya berharap kepedulian kecil yang dilakukan dapat menjadi penyemangat bagi para orang tua dan anak untuk terus memperjuangkan pendidikan sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

"Nanti torang usahakan ini anak mesti sekolah. Sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 ayat (1), setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan," ujar Gio.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 31 Ayat (1) UUD 1945, "Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan." Amanat konstitusi tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang wajib diperoleh setiap anak Indonesia tanpa terkecuali.

Sikap Gio Lelaki menjadi contoh bahwa kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya harta yang dimiliki. Nilai kemanusiaan justru lahir ketika hati tergerak untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Di tengah kehidupan yang semakin kompleks, aksi nyata seperti ini menjadi inspirasi bahwa membantu sesama dapat dimulai dari langkah sederhana. Harapannya, semakin banyak pihak yang ikut bergandengan tangan agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Sebab, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-citanya. (***) 

Dipercaya Gubernur YSK, Yendri Amrain Kawal Ketat SPMB di Sulut, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kecurangan

Tidak ada komentar

Sabtu, 27 Juni 2026

 


EXPRESSINDONEWS – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sulawesi Utara mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kota Manado, Jendri Amrain. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawasi jalannya proses penerimaan siswa agar berlangsung secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Yendri, pengawasan terhadap SPMB menjadi penting untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang sama tanpa adanya praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

“Proses penerimaan siswa harus berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ada dugaan permainan yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar Yendri.

Ia mengaku mendapat amanah untuk ikut memantau pelaksanaan SPMB di Sulawesi Utara guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Yendri menegaskan bahwa apabila ditemukan indikasi pelanggaran, manipulasi data, maupun penyalahgunaan kewenangan dalam proses penerimaan siswa, maka hal tersebut harus ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Setiap pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan SPMB memiliki tanggung jawab. Kepala sekolah maupun operator harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam mengawasi seluruh tahapan penerimaan peserta didik di lingkungan sekolah masing-masing.

“Pimpinan sekolah harus mengetahui dan mengawasi seluruh proses yang berjalan. Pengawasan internal sangat penting agar tidak muncul persoalan yang dapat merusak kepercayaan publik,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, Yendri bersama tim berencana melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah guna melihat langsung pelaksanaan SPMB dan memastikan proses penerimaan berlangsung sesuai regulasi. Beberapa sekolah yang menjadi perhatian antara lain SMA Negeri 1 Manado, SMA Negeri 2 Manado, SMA Negeri 7 Manado, dan SMA Negeri 9 Manado.

Selain itu, ia juga mendorong agar hasil penerimaan siswa diumumkan secara terbuka sehingga dapat diakses masyarakat dan menghindari munculnya berbagai spekulasi.

Yendri pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan SPMB.

“Pendidikan merupakan hak setiap anak. Karena itu, seluruh proses penerimaan siswa harus dijaga bersama agar berlangsung adil, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Kota Manado, Yendri Amrain terus mengusung slogan “Rakyat Adalah Bos” sebagai bentuk komitmen untuk mengutamakan kepentingan masyarakat. (***) 

Victor Mailangkay: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan, SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Rakyat Buka Jalan Generasi Sulut Raih Mimpi

Tidak ada komentar

Sabtu, 30 Mei 2026

 


EXPRESSINDONEWS – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menegaskan bahwa setiap anak memiliki mimpi dan cita-cita yang layak diperjuangkan. Menurutnya, yang sering kali dibutuhkan generasi muda hanyalah kesempatan dan akses pendidikan yang memadai untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Hal itu disampaikan Victor Mailangkay usai mendampingi Menteri Sekretaris Negara RI, Prasetyo Hadi, dalam kunjungan kerja ke lokasi Sekolah Rakyat di Remboken serta meninjau pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan.



Dalam kesempatan tersebut, Victor mengaku melihat lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ia melihat harapan besar yang sedang dipersiapkan bagi generasi muda Sulawesi Utara.

"Setiap anak punya mimpi. Yang sering kali mereka butuhkan hanyalah kesempatan untuk mewujudkannya. Saat mendampingi Bapak Menteri Sekretaris Negara mengunjungi Sekolah Rakyat di Remboken dan pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, saya membayangkan begitu banyak anak-anak Sulawesi Utara yang kelak akan tumbuh, belajar, dan menyiapkan masa depannya dari tempat-tempat ini," ujar Victor.



Menurutnya, keberadaan dua lembaga pendidikan tersebut merupakan langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Yang saya lihat bukan hanya bangunan atau fasilitas pendidikan yang sedang dibangun. Saya melihat harapan dan peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik serta membuka jalan menuju cita-cita mereka," katanya.

Atas arahan dan mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Victor juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di Sulawesi Utara.



"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada Sulawesi Utara melalui berbagai program pendidikan yang hadir di daerah ini. Bagi kami, ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing," ungkapnya.

Victor menjelaskan, SMA Taruna Nusantara Langowan yang saat ini tengah dibangun direncanakan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran mendatang setelah seluruh fasilitas pendukung selesai dibangun. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan menjadi wadah bagi putra-putri terbaik Sulawesi Utara maupun daerah lain untuk memperoleh pendidikan berkualitas yang menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.

Di sisi lain, program Sekolah Rakyat juga dinilai menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

"Kehadiran Sekolah Rakyat memberikan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa terhalang kondisi ekonomi," jelasnya.

Menutup pernyataannya, Victor berharap seluruh program pendidikan yang sedang dibangun dapat melahirkan generasi-generasi hebat yang kelak menjadi motor penggerak kemajuan daerah dan bangsa.

"Masa depan Sulawesi Utara tidak hanya dibangun oleh gedung-gedung yang berdiri megah, tetapi oleh anak-anak yang diberi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan meraih mimpi mereka. Semoga dari tempat-tempat ini lahir generasi unggul yang akan membawa Sulawesi Utara dan Indonesia semakin maju di masa depan," pungkasnya. (***) 

Olly Dondokambey Tegaskan Kader Tak Disiplin Terancam PAW

Tidak ada komentar

Jumat, 29 Mei 2026




EXPRESSINDONEWS — Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menegaskan komitmennya dalam menjaga soliditas dan marwah partai dengan memberikan peringatan keras kepada kader yang dinilai tidak disiplin serta melanggar garis perjuangan partai.

Dalam pernyataannya, Olly menegaskan bahwa setiap kader wajib tunduk dan patuh terhadap aturan organisasi serta keputusan partai. Ia menekankan, partai tidak akan mentolerir kader yang justru menimbulkan kegaduhan maupun bertindak di luar garis perjuangan yang telah ditetapkan.

“Partai harus dijaga marwah dan loyalitasnya. Kader yang tidak disiplin, melanggar aturan partai, serta tidak menjalankan garis perjuangan partai tentu akan dievaluasi. Jika terbukti merugikan partai dan rakyat, maka mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) bisa dilakukan,” tegas Olly.

Menurutnya, loyalitas dan kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjaga kekuatan partai, terlebih dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang. Karena itu, seluruh kader diminta untuk tetap mengedepankan kepentingan rakyat serta menjaga kepercayaan publik terhadap partai.

Olly juga mengingatkan agar seluruh kader tidak mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu yang dapat merusak soliditas internal partai.

“Jangan sampai ada kader yang justru membuat gaduh atau tidak sejalan dengan perjuangan partai. Semua ada aturan dan mekanismenya,” ujarnya kembali.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal tegas dari pimpinan partai dalam memperkuat disiplin organisasi sekaligus menjaga kekompakan kader di seluruh tingkatan.

Dengan penegasan itu, PDI Perjuangan Sulawesi Utara menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga integritas partai serta memastikan seluruh kader berjalan searah dengan visi perjuangan partai demi kepentingan masyarakat. (***) 

WBK Tegaskan Laporan SDN 118 Batukota Ditindaklanjuti Komisi IV

Tidak ada komentar

Senin, 26 Januari 2026

 



EXPRESSINDONEWS-- Laporan dugaan persoalan tata kelola dan transparansi di SD Negeri 118 Batukota, Kota Manado, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan.

Laporan tersebut mencakup sejumlah temuan krusial, mulai dari ketidaksesuaian data penerima Program Indonesia Pintar (PIP) hingga kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai tidak layak, meski sekolah rutin menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap tahun.

Salah satu temuan yang disorot adalah munculnya nama seorang siswa sebagai penerima PIP di SDN 118 Batukota, padahal siswa tersebut tidak terdaftar dalam data Dapodik sekolah. Berdasarkan penelusuran, siswa dimaksud diketahui bersekolah di SD Dian Harapan (SDH), meskipun alamat domisilinya berada di wilayah Batukota. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme verifikasi data penerima bantuan pendidikan.

Selain itu, SDN 118 Batukota juga dilaporkan belum memiliki Komite Sekolah untuk periode 2025–2026, bahkan pada tahun sebelumnya struktur komite disebut tidak terbentuk. Padahal, keberadaan komite sekolah merupakan unsur penting dalam pengawasan dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sekolah.

Persoalan lain yang tak kalah memprihatinkan adalah tidak berfungsinya fasilitas dasar sekolah, seperti air bersih, listrik, jaringan WiFi, serta toilet, yang seharusnya menjadi kebutuhan minimal dalam proses belajar-mengajar.

Menanggapi laporan tersebut, Anggota DPRD Kota Manado, William Billy Kaeng, Personil Komisi IV dari Fraksi Partai Demokrat, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan secara resmi dan langsung menindaklanjutinya.

“Laporan ini sudah kami terima dan telah kami diskusikan bersama seluruh personil Komisi IV,” ujar William Billy Kaeng.

Ia menambahkan, Komisi IV akan segera mengambil langkah konkret dengan memanggil pihak sekolah dalam waktu dekat untuk meminta klarifikasi dan penjelasan menyeluruh.

“Dalam waktu cepat kami akan memanggil pihak sekolah untuk menanyakan hal ini. Tentu kami perlu mendengar penjelasan dari berbagai pihak agar persoalan ini terang dan bisa ditemukan titik tengahnya,” tegasnya.

William juga membuka peluang untuk kunjungan langsung ke SDN 118 Batukota, guna melihat secara faktual kondisi sekolah dan memastikan bahwa pengelolaan dana pendidikan berjalan sesuai aturan.

Komisi IV DPRD Manado menegaskan komitmennya untuk mengawal transparansi, akuntabilitas, dan pemenuhan hak dasar peserta didik, sekaligus memastikan setiap bantuan pendidikan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa.

Papip Celebes, Pemuda Milioner Asal Manado Support Penggalangan Dana Sosial untuk Korban Bencana Kepulauan Sitaro (Siau)

Tidak ada komentar

Senin, 19 Januari 2026


Expressindonews Manado-Aksi kemanusiaan terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat Sulawesi Utara untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Kepulauan Sitaro, khususnya di Pulau Siau. Salah satu dukungan nyata datang dari Papip Celebes, pemuda milioner asal Kota Manado yang sempat viral di dunia maya karena kisah sukses dan gaya hidup inspiratifnya.

Papip Celebes menunjukkan kepeduliannya dengan turut mensupport kegiatan penggalangan dana sosial yang digelar oleh Relawan Aksi Sosial Pemuda Manado Peduli Bencana (ASP-MPB). Keterlibatan Papip Celebes ini menjadi bukti bahwa popularitas dan kesuksesan dapat dimanfaatkan untuk tujuan kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Penggalangan dana tersebut merupakan hasil kolaborasi antara wartawan dan para penyanyi serta musisi Manado yang tergabung dalam ASP-MPB. Mereka secara sukarela turun langsung ke lapangan, melakukan aksi sosial, menghibur masyarakat, serta mengajak warga untuk ikut berdonasi demi meringankan beban korban bencana di Kepulauan Sitaro.

Dalam kesempatan tersebut, Papip Celebes menyampaikan bahwa membantu sesama adalah kewajiban moral, terlebih bagi mereka yang diberikan kelimpahan rezeki. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak boleh sebatas ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata.

“Bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Hari ini mereka yang terkena musibah, besok bisa saja kita. Karena itu sudah sepatutnya kita saling menopang dan menguatkan,” ungkap Papip Celebes.

Dukungan Papip Celebes tidak hanya berupa materi, tetapi juga dorongan moral kepada para relawan agar tetap konsisten dan ikhlas dalam menjalankan misi kemanusiaan. Kehadirannya memberikan semangat tambahan bagi para wartawan dan musisi Manado yang tanpa pamrih mengabdikan waktu, tenaga, dan kreativitas mereka untuk kepentingan sosial.

Relawan ASP-MPB menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Papip Celebes. Menurut mereka, dukungan dari figur publik dan tokoh muda inspiratif sangat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas jangkauan penggalangan dana.

Dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan langsung kepada korban bencana di Kepulauan Sitaro, baik dalam bentuk kebutuhan pokok, bantuan medis, maupun keperluan darurat lainnya. Diharapkan bantuan tersebut dapat sedikit meringankan penderitaan warga yang terdampak serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Aksi kemanusiaan ini menjadi cerminan kuatnya rasa solidaritas masyarakat Sulawesi Utara. Kolaborasi antara relawan, insan pers, musisi, dan tokoh muda seperti Papip Celebes membuktikan bahwa kepedulian dan persatuan adalah kekuatan utama dalam menghadapi bencana.


(Chandra Matheos)

Kasus Mahasiswi Unima Meninggal Dunia, Ferdinand Dumais Minta Diusut Tuntas

Tidak ada komentar

Senin, 05 Januari 2026

 


EXPRESSINDONEWS--  — Kasus meninggalnya seorang mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) yang diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri terus menuai perhatian publik. Peristiwa yang viral di media sosial itu diduga berkaitan dengan trauma mendalam akibat pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang dosen.

Menanggapi hal tersebut, Ferdinand Dumais, pemerhati sosial yang juga anggota DPRD Kota Manado Komisi I, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dipandang sebagai peristiwa tunggal tanpa latar belakang yang jelas.

“Dari beberapa informasi yang masuk kepada saya, saya mensinyalir ada latar belakang serius di balik peristiwa ini. Oleh karena itu, kasus ini sangat pantas untuk diselidiki secara menyeluruh dan transparan,” ujar Ferdinand.

Ia menilai, jika dugaan tersebut benar, maka ini bukan hanya persoalan individu, melainkan menyangkut tanggung jawab institusi dan penegakan hukum yang adil bagi korban. Ferdinand pun mendorong agar Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Kepolisian dapat berperan lebih aktif dalam mendampingi keluarga korban serta mengawal proses hukum.

Selain itu, sebagai anggota DPRD yang membidangi urusan hukum dan pemerintahan, Ferdinand menegaskan bahwa Komisi I akan terus melakukan koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi utara dan pihak-pihak terkait guna memastikan kasus ini mendapat perhatian serius dan juga pengungkapan kebenaran penyebab kematian Evie Maria Mangolo. 

“Saya secara pribadi dan kelembagaan akan mengawasi perkembangan kasus ini. Saya berdiri untuk membela kebenaran dan memastikan keadilan ditegakkan,” tegasnya.

Ia juga secara khusus meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Utara untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk menggali seluruh fakta dan dugaan yang berkembang di masyarakat.

“Ini adalah panggilan hati nurani. Kita berbicara tentang nyawa, tentang keadilan, dan tentang keberanian negara hadir melindungi warganya,” pungkas Ferdinand.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas dan diharapkan dapat ditangani secara profesional, transparan, serta berkeadilan demi menjawab keresahan publik dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Hasil Otopsi diumumkan secara terbuka dan tetap memperhatikan latar belakang dan faktor Psikologis penyebab kematian Evia Maria Mangolo,

"Saya berbicara sebagai Pemerhati Kemanusiaan, ada Human Dignity yang harus dihargai tinggi serta sikap etika yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan hati nurani, mungkin secara prosedural sudah benar semuanya tetapi kebenaran sejati punya caranya sendiri mengungkapkan peristiwa ini agar semuan Etichs & Compliance,"tegasnya

Dirinya berharap banyak pada Polda Sulut untuk mengungkapkan kebenaran penyebab kematian Evia Matia Mangolo ini dan semua yang terlibat punya tanggungbjawab moral yang nantinya juga harus dipertanggung jawabkan, semua pihak dan khususnya Keluarga Almarhumah menunggu kebenaran penyebab kematian Evie Maria Mangolo, katanya menutup pembicaraan(***)

Tokoh Jemaat Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual Dosen Unima yang Berujung Kematian Mahasiswa

Tidak ada komentar

Selasa, 30 Desember 2025

 


EXPRESSINDONEWS-- Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan Sulawesi Utara menyusul meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) yang diduga mengakhiri hidupnya akibat trauma psikologis berat. Korban diduga mengalami tekanan mental berkepanjangan yang berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum dosen.

Peristiwa tragis ini menuai perhatian luas dari masyarakat, tokoh agama, dan pemerhati pendidikan. Salah satunya datang dari Pnt. Briand Jhons Holle, Sekretaris Rukun Nusa Utara Jesira Jemaat Sion Ranomut, yang secara tegas meminta Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polda Sulawesi Utara, untuk turun tangan mengusut kasus ini secara menyeluruh dan transparan.

“Ini bukan sekadar peristiwa kematian biasa, tetapi ada dugaan kuat trauma akibat pelecehan seksual yang dialami korban. Kami mendesak APH dan Polda Sulut agar mengusut tuntas kasus ini, membuka seterang-terangnya, dan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah,” ujar Pnt. Briand.

Ia menegaskan, dunia kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang, bukan tempat yang menimbulkan ketakutan, tekanan mental, apalagi kekerasan seksual. Menurutnya, jika dugaan ini benar, maka hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan etika pendidikan.

Pnt. Briand juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap korban serta keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap aparat penegak hukum bekerja secara profesional, tanpa intervensi, demi keadilan dan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

“Kasus ini harus menjadi momentum bersih-bersih di dunia pendidikan. Jangan sampai ada pembiaran atau upaya menutup-nutupi. Keadilan bagi korban adalah harga mati,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, Mahasiswa tersebut merupakan putri asli asal Nusa Utara sehingga kejadian ini mendapat desakan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kampus maupun aparat penegak hukum terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Publik kini menanti langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa tragis ini serta memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan.d

Amunisi Baru, Adrey Laikun Resmi Gabung PSI Manado

Tidak ada komentar

Kamis, 27 November 2025

 



EXPRESSINDONEWS — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Manado kembali memperkuat barisan dengan hadirnya figur politik berpengalaman, Adrey Laikun, mantan Wakil Ketua DPRD Manado periode 2019–2024. Kehadiran Laikun menjadi amunisi baru bagi PSI, yang terus menegaskan komitmennya sebagai partai anak muda yang progresif dan terbuka bagi politisi berintegritas.

Ketua DPD PSI Manado, Monica Tambajong, menyambut positif bergabungnya Adrey Laikun. Ia menyebut kehadiran politisi senior tersebut sebagai energi baru bagi tubuh PSI.

"Kami sangat senang dengan bergabungnya Kak Adrey Laikun. Beliau adalah senior saya, memiliki banyak pengalaman politik yang bisa dibagikan kepada kami di PSI. Dan beliau juga sudah tegas menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari PSI. Kami berharap pengalaman panjang yang dimiliki Kak Adrey dapat berkolaborasi dengan semangat anak muda PSI untuk melahirkan harapan baru bagi kota ini," ujar Monica.

Sementara itu, Adrey Laikun menyampaikan alasan dirinya memilih PSI sebagai rumah politik baru. Dengan nada optimistis, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

"Saya memilih bergabung dengan PSI karena saya melihat semangat perubahan dan keterbukaan yang kuat dalam tubuh partai ini. Saya berharap ke depan, melalui PSI, saya dapat terus berkontribusi bagi masyarakat, menghadirkan harapan baru, serta ikut mendorong peningkatan kesejahteraan warga Kota Manado. Saya siap bekerja bersama dan berkolaborasi demi kemajuan daerah yang kita cintai," tegas Laikun.

Dengan masuknya Adrey Laikun, PSI Manado kini memiliki tambahan kekuatan politik yang diprediksi mampu memperkuat pergerakan partai di tingkat kota maupun provinsi. (***) 

Ketua DPP PSI Ahmad H. M. Ali di Rakorwil PSI Sulut 2025: Tegaskan Integritas, Soliditas, dan Target Politik

Tidak ada komentar


EXPRESSINDONEWS-- Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Sulawesi Utara tahun 2025 berlangsung hangat dan penuh optimisme. Ketua DPP PSI, Ahmad H. M. Ali, hadir membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan strategis menjelang verifikasi KPU dan persiapan menuju Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Ahmad Ali menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPW dan DPD PSI Sulut yang baru saja menjalani prosesi pengucapan sumpah janji. Ia secara khusus menyinggung sosok Ibu Tatong yang diyakininya memiliki tekad kuat dan komitmen tinggi dalam mewujudkan target-target politik PSI di daerah.


“Selamat kepada teman-teman pengurus DPW dan DPD PSI Sulut. Saya kenal betul Ibu Tatong apa yang ditargetkan dan dicita-citakan pasti bisa diwujudkan,” ujar Ahmad Ali.

Menghadapi proses verifikasi KPU yang akan menentukan legalitas partai sebagai peserta pemilu, Ahmad Ali menekankan pentingnya konsolidasi dan kerapihan data.

“Kegiatan ini kita selenggarakan dengan harapan mendapat rahmat Tuhan. Semoga dalam verifikasi nanti, PSI Sulut mampu menghadirkan data yang valid kepada DPP,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa syarat utama bagi partai untuk menjadi peserta pemilu adalah terpenuhinya 100 persen kepengurusan di tingkat provinsi. Namun bagi PSI, target itu tidak cukup.

“Saya berharap kita di PSI tidak terikat hanya pada syarat minimum itu. Di semua tingkatan, kita harus mencapai 100 persen.”

Ketua Harian DPP PSI itu juga menegaskan kembali target politik yang disampaikan Ketua DPW PSI Sulut, yakni menghadirkan satu fraksi penuh di DPRD Sulawesi Utara. Menurutnya, target itu realistis jika diperjuangkan dengan kesungguhan.

Di hadapan kader PSI Sulut, Ahmad Ali menyebut bahwa wilayah Manado memiliki modal politik yang besar, karena kedekatan emosional rakyat Sulut dengan sosok Presiden Joko Widodo.

“Pak Jokowi sangat dicintai masyarakat Sulawesi Utara. Masyarakat Manado tidak mudah lupa. Kami berharap kader PSI terus menyuarakan kerja-kerja besar Jokowi, agar tidak dikapitalisasi oleh partai-partai tertentu,” ujarnya.

Ia menilai masih banyak pihak yang mencoba mengambil keuntungan politik dari capaian Jokowi, bahkan tanpa pernah mengakui kontribusi presiden ke-7 itu.

“Banyak sekali kerja Pak Jokowi yang dikapitalisasi, tapi tidak diakui oleh partai-partai sebelah.”

Ahmad Ali juga menegaskan bahwa Jokowi merupakan satu-satunya presiden yang secara konsisten mengingatkan publik untuk menghargai jasa para pemimpin sebelumnya.

Ahmad Ali menyoroti hubungan Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya sering menjadi sasaran adu domba politik.

“Dua sahabat ini banyak yang berusaha memisahkan. Padahal yang diadu domba itu bukan hanya Pak Prabowo dan Pak Jokowi—tetapi melemahkan bangsa Indonesia.”

Ia menambahkan, Indonesia adalah bangsa besar yang pembangunannya tidak mungkin diklaim oleh satu pihak saja.

“Indonesia negara besar dan tidak bisa dijadikan milik satu tokoh semata.”

Terlebih, masyarakat Sulawesi Utara patut bangga karena Presiden Prabowo memiliki darah kekerabatan yang mengalir dari bumi Nyiur Melambai.

Ketua Harian DPP PSI itu juga menegaskan posisi PSI sebagai partai yang bersih dan berintegritas.

“PSI satu-satunya partai yang kadernya tidak bermasalah secara hukum.”

Ia menyebutkan bahwa dari rahim PSI harus lahir tokoh-tokoh baru yang meneladani integritas Jokowi.

“Kami ingin dari rahim PSI lahir Jokowi-Jokowi selanjutnya. Banyak isu negatif terhadap Pak Jokowi, tapi tidak perlu kita layani. Yang terpenting adalah menjaga integritas diri.”

Menurutnya, PSI adalah rumah bagi anak muda yang ingin berkarya tanpa beban politik masa lalu.

“Di PSI, kewajibannya hanya satu: berkarya untuk bangsa. Keluar-masuk partai tidak kami cap sebagai pengkhianat, karena PSI adalah partai Indonesia.”

Ahmad Ali menjelaskan bahwa Rakorwil kali ini adalah bagian dari proses verifikasi awal untuk memastikan kesiapan struktur PSI di tiap wilayah menjelang verifikasi KPU.

“InsyaAllah semua kecamatan sudah selesai. Pastikan secara faktual apakah nama-nama orangnya sudah benar.”

Ia juga meminta seluruh pengurus menyiapkan diri menghadapi agenda besar berikutnya, yaitu Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar.

Mengutip pidato Presiden Prabowo, Ahmad Ali mengingatkan pentingnya komunikasi politik yang sehat, serta pengakuan yang jujur terhadap jasa para pemimpin.

“Sedikit sekali kepala negara yang memiliki keteladanan seperti Pak Prabowo. Bantuan orang lain tidak akan pernah mengurangi rasa hormat kita.”

Di penghujung sambutan, Ahmad Ali menyinggung makna lambang PSI yang menggunakan simbol gajah.

“Gajah melambangkan keberanian, ketegasan, kebijaksanaan, kekuatan, dan kesetiaan. Seekor gajah tidak pernah berhenti berjalan, tidak pernah mengkhianati kelompoknya. Itu yang harus menjadi karakter setiap kader PSI.” (***) 


Ferdinand Djeki Dumais Tinjau Program MBG di SD Inpres Pandu : Investasi Untuk Generasi Emas Indonesia

Tidak ada komentar

Senin, 10 November 2025

 




EXPRESSINDONEWS– Anggota DPRD Kota Manado, Ferdinand Djeki Dumasi, yang juga merupakan Ketua Fraksi Gerindra sekaligus personil Komisi I, melakukan kunjungan kerja ke SD Inpres Pandu dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam kunjungannya, Ferdinand Djeki Dumasi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program nasional tersebut. Menurutnya, inisiatif makan bergizi gratis bukan sekadar tentang penyediaan makanan, tetapi merupakan langkah nyata pemerintah dalam membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.

 “Program ini bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa,” ujar Dumasi.

Politisi Partai Gerindra ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang telah meluncurkan program luar biasa ini demi tercapainya visi #IndonesiaEmas. Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap gizi anak-anak sekolah menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa mendatang.

 “Terima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden yang telah menghadirkan program hebat ini. Anak-anak kita adalah generasi yang akan membawa bangsa ini lebih maju. Mari kita dukung bersama demi masa depan Indonesia yang gemilang,” pungkas Dumasi.

Kunjungan tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah dan para siswa. Program makan bergizi gratis diharapkan terus berlanjut dan diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia, khususnya di Kota Manado. (***) 

Florens Panungkelan Kecam Keras Tindakan Guru SMP Mabuk yang Aniaya Siswa SD

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Anggota DPRD Kota Manado, Florens Panungkelan, personil Komisi IV DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI Perjuangan, angkat suara keras mengecam tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu SMP Negeri di Kota Manado yang diduga mabuk dan menganiaya siswa SD Negeri 12.

Politisi perempuan dapil Wenang–Wanea ini menyebut, peristiwa tersebut merupakan tamparan keras bagi dunia pendidikan dan mencoreng wajah para pendidik yang seharusnya menjadi teladan bagi generasi muda.

 “Tindakan seperti ini tidak bisa ditolerir. Guru adalah figur yang harusnya mendidik, bukan menyakiti. Ini sangat memalukan dan mencederai nilai-nilai pendidikan,” tegas Florens Panungkelan.

Ia menilai, tindakan kekerasan terhadap anak, apalagi dilakukan di lingkungan sekolah oleh seorang pendidik, merupakan pelanggaran berat dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. DPRD Kota Manado, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan, akan meminta Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur terhadap oknum guru tersebut.

“Kami mendorong Dinas Pendidikan untuk segera menindak sesuai aturan. Ini bukan hanya masalah disiplin, tetapi juga menyangkut moral dan tanggung jawab profesi,” ujar Panungkelan dengan nada tegas.

Florens juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik di Kota Manado agar menjaga integritas dan etika dalam menjalankan tugas. Dunia pendidikan, katanya, harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar, bukan tempat yang menakutkan.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang penuh kasih, bukan tempat trauma bagi anak-anak. Jangan ada lagi guru yang mempermalukan profesinya sendiri dengan perilaku seperti ini,” tutup Panungkelan.

DPRD Kota Manado memastikan akan memantau perkembangan kasus ini dan memastikan penegakan aturan berjalan tanpa pandang bulu.

Jessica Marcella Wowor Soroti Fasilitas Toilet SMP Negeri, Tegaskan Dana BOS Harus Tepat Sasaran

Tidak ada komentar

Rabu, 10 September 2025

 



EXPRESSINDONEWS – Anggota DPRD Kota Manado, Jessica Marcella Wowor, Srikandi Partai Gerindra yang juga Sekretaris Komisi IV, melakukan turun lapangan (turlap) usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 8 Manado. Legislator Dapil Sario–Malalayang itu ingin memastikan kondisi sekolah sekaligus mengecek pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dalam kunjungan ke SMP Negeri 1, Jessica berbicara langsung dengan para siswa untuk mendengar keluhan terkait fasilitas sekolah. Dari beberapa kelas yang dikunjungi, keluhan terbesar datang soal fasilitas toilet. Banyak pintu toilet yang rusak, padahal baru diganti kurang dari setahun lalu.

“Ini menjadi perhatian kami karena pintu toilet bukan sekadar pelengkap, tapi menyangkut kenyamanan dan privasi anak-anak saat di sekolah. Kalau pintunya rusak, otomatis mereka merasa tidak nyaman,” tegas Jessica.

Ia menyampaikan langsung kepada kepala sekolah bahwa perbaikan harus segera dilakukan, apalagi sesuai ketentuan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, dana BOS dapat dipakai untuk kerusakan ringan pada komponen struktural bangunan sekolah, termasuk pintu.

Jessica juga mengingatkan agar pihak sekolah tidak sembarangan dalam memilih kualitas bahan. “Kalau beli pintu, jangan yang kualitasnya terlalu jelek. Lebih baik bertahap tapi jelas terawat, supaya tidak cepat rusak,” ujarnya.

Tak hanya menyasar pihak sekolah, Jessica juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar ikut menjaga fasilitas yang ada. “Fasilitas sekolah dibuat untuk kepentingan kalian. Kalau dijaga baik-baik, pastinya kalian juga yang lebih nyaman belajar di sekolah,” tandasnya. (***) 

Reuni Akbar 2025 SMA Negeri 2 Manado: "Torang Samua Basudara" Satukan 14 Angkatan dalam Kebersamaan

Tidak ada komentar

Jumat, 29 Agustus 2025

 


EXPRESSINDONEWS– Ratusan alumni lintas angkatan SMA Negeri 2 Manado memadati Reuni Akbar 2025 yang digelar penuh sukacita. Mengusung tema “Torang Baku Dapa dan Bermanfaat, Torang Alumni Smandu Baku Cari, Baku Dapa, Baku Sayang (Torang Samua Basudara)”, suasana haru bercampur bahagia mewarnai pertemuan akbar ini, di mana 14 angkatan hadir untuk mengenang masa-masa indah semasa bersekolah sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Ketua Alumni Reuni Akbar SMA Negeri 2 Manado, Noortje Van Bone, menyampaikan rasa hormat dan bangganya kepada seluruh alumnus yang hadir. Menurutnya, momen kebersamaan ini merupakan anugerah yang patut disyukuri.

 “Pertama-tama, kita mengucap syukur kepada Tuhan. Karena kasih karunia-Nya, kita masih bisa berkumpul dalam rangka HUT ke-50 SMA Negeri 2 Manado. Saya sangat mengapresiasi kerja keras Ketua Panitia yang begitu antusias mengakomodir angkatan ’75 hingga diikuti 13 angkatan lainnya,” ujar Noortje yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Manado.

Dalam sambutannya, Noortje mengingatkan bahwa reuni bukan sekadar ajang nostalgia, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan lintas generasi.

 “Melalui kegiatan ini, kita bisa mengenang masa-masa sekolah, bercanda bersama, dan berkenalan kembali dengan teman-teman lintas angkatan. Dalam reuni ini, torang tidak merasa tua, sebab torang semua basudara. Mari kita saling menceritakan perjalanan hidup kita dan terus menjaga nama baik SMA Negeri 2 Manado,” tambahnya.

Lebih jauh, Noortje menekankan pentingnya kontribusi alumni bagi masyarakat dan negara. Ia berharap kebersamaan ini bisa berlanjut dalam bentuk karya nyata yang bermanfaat.

Suasana reuni semakin meriah dengan berbagai kegiatan menarik yang digelar panitia, lengkap dengan hadiah-hadiah serta hiburan khas musik bambu Klarinet Koha yang menghadirkan nuansa tradisional penuh kehangatan.

Di penghujung acara, Noortje berharap tradisi ini dapat terus berlanjut.

“Ke depan, saya berharap angkatan ’76 bisa mengambil tongkat estafet untuk menggelar reuni akbar di usia emas SMA Negeri 2 Manado yang ke-50 tahun mendatang,” tutupnya.

Reuni Akbar 2025 SMA Negeri 2 Manado menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan alumni tidak pernah lekang oleh waktu. Semangat “Torang Samua Basudara” kembali hidup, menegaskan bahwa kebersamaan adalah warisan berharga yang harus terus dijaga lintas generasi. (***) 

Jimmy Gosal Tegur Keras Dinas Pendidikan: Guru Berhutang ke Rentenir Gara-gara Dana BOS Terlambat

Tidak ada komentar

Selasa, 26 Agustus 2025

 



EXPRESSINDONEWS– Sorotan tajam datang dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Manado, Jimmy Gosal, yang juga Sekretaris Fraksi PDIP sekaligus Aleg Dapil Wenang–Wanea, kepada Dinas Pendidikan Kota Manado. Hal ini terkait keluhan guru-guru yang sudah dua bulan tidak menerima honor mereka yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).


Menurut Gosal, keterlambatan pencairan honor ini bukan sekadar soal teknis, tetapi menunjukkan lemahnya manajemen birokrasi di tubuh Dinas Pendidikan. “Kami dapati fakta, keterlambatan justru ada di internal dinas. Terlalu banyak alur, terlalu banyak embel-embel birokrasi yang membuat honor guru tersendat. Mulai sekarang, tidak boleh lagi ada sistem ribet seperti ini. Honor harus cepat cair. Jangan sampai kepala sekolah harus berutang dulu untuk menutupi, bahkan ada yang bisa terjerat pinjaman online. Ini berbahaya,” tegas Gosal dalam RDP bersama Dinas Pendidikan.

Gosal menilai, mekanisme yang rumit membuat para guru terjebak pada situasi ironis: mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa, tapi terpaksa berutang pada rentenir demi menyambung hidup. “Rusak sistem kalau guru harus berutang hanya karena hak mereka ditahan terlalu lama,” ujarnya.

Selain menyoroti soal dana BOS, Jimmy Gosal juga mengkritisi keberadaan perkumpulan orang tua murid yang kerap menggunakan nama “paguyuban”. Menurutnya, sebaiknya kelompok tersebut memakai nama daerah atau kearifan lokal yang ada di Sulawesi Utara, khususnya Minahasa. “Ini bukan soal intoleransi, tapi justru memperkenalkan sejarah dan leluhur kita kepada anak-anak. Melalui nama-nama daerah, anak bisa belajar tentang identitas dan budaya Minahasa sejak dini,” kata Gosal.

Dengan nada keras, Gosal menegaskan agar Dinas Pendidikan segera melakukan pembenahan menyeluruh. Bagi DPRD, kesejahteraan guru adalah prioritas utama, dan segala bentuk birokrasi yang menghambat harus dipangkas.

“Kalau guru terabaikan, bagaimana mungkin pendidikan di Manado bisa maju?” tutupnya. (***) 

Gaji Guru Non ASN SMPN 8 Manado Tertunggak Dua Bulan, Komisi IV DPRD Angkat Suara

Tidak ada komentar

Kamis, 21 Agustus 2025

 



EXPRESSINDONEWS — Dunia pendidikan di Kota Manado kembali mendapat sorotan tajam. Informasi yang masuk ke DPRD Kota Manado menyebutkan bahwa gaji belasan guru non ASN di SMP Negeri 8 Manado, termasuk petugas kebersihan dan keamanan, sudah dua bulan tak kunjung dibayarkan.

Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Komisi IV, Jimmy Gosal, langsung merespons cepat laporan tersebut. Pihaknya, kata Gosal, segera melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kota Manado untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Kami langsung teruskan informasi ini ke Kadis Pendidikan. Tentu kami meminta agar dicek kebenaran dari informasi tersebut,” ujar Gosal, Rabu (20/8).


Gosal menegaskan, jika benar keterlambatan pembayaran gaji itu terjadi, pihaknya tak segan merekomendasikan pergantian Kepala Sekolah SMPN 8 Manado.

“Jangan bikin malu pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Pak Andrei Angouw dan Richard Sualang. Kalau demikian, jadi rusak dunia pendidikan di Manado. Makanya, jika terbukti, Kepala Sekolahnya harus segera diganti,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Kota Manado untuk tidak melakukan praktik yang bisa mencoreng dunia pendidikan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado, Steven Tumiwa, ketika dimintai tanggapan mengaku sudah melakukan klarifikasi awal dengan pihak sekolah.

"Saya sudah konfirmasi Kepala Sekolahnya. Dan sedang menunggu klarifikasi. Nanti akan diinformasikan kalau sudah ada hasilnya,” tandas Tumiwa.

Hingga kini, DPRD Manado masih menunggu hasil klarifikasi resmi. Sementara para guru non ASN bersama petugas sekolah berharap hak mereka segera dibayarkan agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

Kanwil Bulog Sulut-Go Bekerjasama Dengan 4 Kementerian Yang ada di Kota Manado Terkait Makan Bergizi

Tidak ada komentar

Kamis, 12 Desember 2024


Expressindonews - MANADO. Bulog Sulut-Go bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado melakukan uji coba Program Makan Bergizi Gratis di beberapa Sekolah yang ada di kota Manado Pelaksanaannya dimulai dari tanggal 9 sampai 13 Desember 2024.


Program Presiden RI Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis mulai diterapkan dan di ujicoba di seluruh Indonesia.

Program makan bergizi ini, yang dikhususkan untuk siswa SD, SMP dan SMA/SMK, ditangani langsung oleh lintas kementeriaan, mulai dari Kementeriaan Kesehatan, Kementeriaan Pendidikan, Kementeriaan Agama, Kementeriaan Pertahanan dan Keamanan serta Perum Bulog.

Rabu (11/12/24), kali ini di laksanakan di Madrasah Iptidaiyah Negeri 2 ( MIN) Bailang Manado,dan di Hadiri Kejari Manado lewat Kasie Pidsus Evan Sinulingga SH, Kepala Kemenag Manado Rugaya Udin, Polresta Manado, mewakili Pemkot Manado, Kadis Kesehatan Steavan Dandel, Kadis Pendidikan Steven Tumiwa dan sejumlah undangan lainnya.


Pimpinan Wilayah Perum Bulog SulutGo Erwin Torah menyampaikan bahwa, Uji coba makan bergizi gratis ini merupakan yang ketiga kalinya kami lakukan di Kota Manado sebelumnya sudah kami lakukan di SMP 7 SMP 4 dan 2 Kota Manado.

” ini merupakan program dari pemerintah agar supaya anak-anak siswa ini bisa mendukung dalam menciptakan Generasi emas di tahun 2045,” kata Torah.


Dia menjelaskan lagi, Badan logistik pemerintah tentu sangat mendukung program ini dan berinisiatif untuk melakukan uji coba makan bergisi gratis di Kota Manado.


” kami berinisiatif juga melakukan sinergi bersama-sama dengan Kodim 1309 Manado, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan kemudian dengan Badan gizi termasuk juga dengan pihak yang terlibat dalam kegiatan penyediaan makanan bergizi,” sebutnya.


Sementara dari Dandim 1309 yang diwakili Kasdim Letkol Kaveleri Rony Tobigo, menjelaskan, program makan bergizi gratis ini merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto. Program ini akan diarahkan di dapur-dapur lapangan. Serta sudah dibentuk satuan tugas pelaksana pemenuhan gizi yang merupakan perpanjangan Badan Gizi Nasional. “Harapannya program ini akan berlanjut terus, serta akan dievaluasi pelaksanaannya kedepan akan agar dapat berjalan lebih baik lagi,” tegas Kasdim Rony Tobigo.


Setelah itu, langsung dilakukan distribusi dan pembagian makanan kepada siswa siswi di Madrasah Iptidaiyah Negeri 2 ( MIN) Bailang Manado.


(****)

Miris!! Diduga Oknum Kepsek SD 55 Perkamil Hukum Siswi Hingga Masuk Rumah Sakit

Tidak ada komentar

Jumat, 20 Oktober 2023


Foto: Ketua Yayasan Al-Hikam Manado Taufik Bilfaqih saat mengunjungi siswa SD 55 Perkamil yang dirawat dirumah sakit (ist) 


EXPRESSINDONEWS-- Mirisnya perlakuan salah satu oknum Kepala Sekolah berinisial SR di kota Manado membuat masyarakat resah. Diduga atas hukuman yang diberikan kepada salah satu murid SD ini hingga berujung ke rumah sakit. 

informasi yang dihimpun media ini, salah satu murid SD 55 Perkamil sebut saja bunga  awalnya tidak masuk sekolah. 

Kemudian, saat dirinya masuk sekolah besok hari dirinya dihukum dengan dijemur seharian dibawah terik matahari. 

Mendapat perlakuan yang tidak pantas itu, dirinya langsung dibawah ke rumah sakit. 

Menanggapi hal tersebut, Taufik Bilfaqih Ketua Yayasan Al Hikam Cinta Indonesia menengaskan akan membawa kasus ini sampai ke proses hukum. 

"Atas nama keadilan, Kami memastikan untuk memproses ini. Tidak boleh lagi ada korban selanjutnya. Arogansi Sang kepsek harus diakhiri," Tegas Bilfaqih. 

Dirinya pun akan meminta Dinas Pendidikan untuk segera mengevaluasi kinerja dari Kepsek tersebut. 

"Kepsek menjadi Otoriter dan Killer sehingga membuat anak-anak takut dan trauma. Dan saya minta untuk Dinas terkait menseriusi hal ini supaya tidak ada korban-korban lain," Tambahnya. 

"Tugas seorang Kepala sekolah bukan seperti ini, seharusnya dia membimbing dan menunjukan hal-hal positif kepada siswa-siswi," Imbuhnya lagi. 

Adapun juga, Fatimah orang tua Murid menyebutkan, Kepsek SD 55 Perkamil juga sempat meminta kepada siswa-siswi mengumpulkan uang untuk membeli HP Barunya. 

"Katanya HPnya hilang, jadi dia (Kepsek) meminta untuk mengumpulkan uang siswa-siswi patungan untuk menggantikan hpnya," Kata Fatimah

Adapun, Upaya Konfirmasi kepada Kepsek SD 55 Perkamil Manado Inisial SR pada Nomor 08521547xxxx tidak direspon.(***) 




Gelar Masa Reses Kedua, dr Suyanto Berikan Beasiswa Kepada Ratusan Siswa MAK Madani Manado

Tidak ada komentar

Jumat, 04 Agustus 2023

 



EXPRESSINDONEWS-- Sekertaris Komisi II DPRD Manado dr Suyanto Yusuf menggelar masa agenda reses kedua tahun 2023 yang dilaksanakan di Sabua SY, Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Rabu (2/8/). 


Dalam bertatapan langsung bersama ratusan masyarakat, polemik pendidikan paling menonjol ada di Reses Aleg PKS itu. 


Salah satunya seperti, beberapa orang tua mempertanyakan tentang uang komite dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). 


Anggota DPRD Dapil Tuminting-Bunaken dan Bunaken kepulauan ini pun menjelaskan, pembayaran komite sekolah adalah bentuk musyawarah dari orang tua siswa.



"Tugas komite sekolah adalah bersama sama orangtua siswa bermusyawarah dengan tujuan meningkatkan pelayanan yang lebih baik dan berkualitas. Dalam musyawarah itu pastinya akan berdampak pada biaya. Kalo bapak ibu orangtua siswa setuju tanpa ada paksaan maka itu adalah bantuan pribadi atas kesadaran orangtua untuk membantu agar anak anak mereka mendapatkan pelayanan yang berkualitas baik dari sarana prasarana maupun kualitas pendidikannya,"Jelas dokter SY sapaan akrabnya.


Aleg yang juga pernah memimpin salah satu perguruan tinggi swasta di sulut pun menambahkan, uang Komite dilarang untuk meminta paksa kepada orang tua siswa. 


"Uang komite dilarang untuk dipaksa pada orangtua.  Namun meminta peran aktif dari orangtua, apalagi yang bersekolah di sekolah swasta yang gaji guru serta sarana prasarana sekolah ditanggung oleh yayasan yang punya keterbatasan,"tambahnya.



Adapun, agenda reses juga dirangkaian dengan pemberian beasiswa kepada ratusan siswa  MAK Madani Manado. 


Diketahui, beasiswa ini bernilai milyaran rupiah Dan pemberian beasiswa sudah dilakukan oleh dokter suyanto dengan uang pribadinya sejak tahun 2016 sampai sekarang. 


Turut hadir ketua DPD PKS Manado Abdul hasan Syafii, ST. Ketua yayasan Madani dr. Rini Rahmawati Kadir, MKes dan kepala Madrasah MAK Madani bapak Armin Abdullah, SPd, MPd

(***)

Oknum Kepsek SMAN 1 Tagulandang Diduga Selingkuh Dan Kebiri Dana BOS

Tidak ada komentar

Selasa, 21 Februari 2023

 


Foto : Ilustrasi

EXPRESSINDONEWS-- Benar-benar edan! Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)

HM alias Heymands diduga kuat selingkuh dengan salah satu oknum pegawai Tenaga Harian Lepas (THL) di SMKN 1 Tagulandang Utara HH alias Henny


Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, menyebut, tindakan amoral sang kepsek di Kabupaten Sitaro itu, rupanya sudah berlangsung semenjak lama. 


"Kalau tidak salah sudah semenjak setahun belakangan ini dan sudah jadi buah bibir," ujar sumber internal di SMAN 1 Tagulandang yang tak mau identitasnya diungkap ke publik. 


Dari penelusuran awak media ini. Senin (20/02/2023) ke pihak SMKN 1 Tagulandang Utara, yakni tempat tugas sang oknum THL yang selama ini jadi selingkuhan Heymands, tidak menampik akan adanya desas-desus berita itu. 


"Oh kalau informasi itu, sepertinya ada unsur kebenaran, karena keduanya (Oknum Kepsek dan Oknum THL, sudah beberapa kali kedapatan berangkat berbarengan ke Manado. 


Kalau tidak salah hari ini keduanya berangkat sama-sama ke Manado, dan bukan hanya hari ini, tetapi sebelum-sebelumnya, keduanya juga sering berangkat bareng ke Manado, kan bukan kebetulan itu namanya," ungkap sumber di SMKN 1 Tagulandang Utara ini sambil menambahkan kalau bilamana salah satu hotel di Kota Manado menjadi saksi bisu bagi kedua pasangan selingkuhan itu. 


Di sisi lain, sejumlah guru yang ada di SMAN 1 Tagulandang mengeluh dengan transparansi penggunaan pengelolaan anggaran Dana BOS. 


Diduga kuat penggunaan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu ikut diselewengkan oknum kepsek dan segilintir pihak di lembaga itu. 


"Jauh dari kata transparan dan kami punya bukti kuat kalau pengelolaan dana BOS tidak transparan dan akuntabel," jamin sejumlah orang dalam di SMAN 1 Tagulandang ini. 


Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah  (Kacabdin Dikda) UPTD Kabupaten Sitaro Drs. Muntiaha saat dikonfirmasi oleh awak media melalui via whatshap mengatakan, 


"Akan memerintahkan Kasie PSMA Cabdin Dikda Sitaro untuk menyelidiki terlebih dahulu, sebab kami belum ada informasi terkait dugaan kasus yang ada," singkat Kacabdin Sitaro melalui pesan whatshap. (Albert)

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com