EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado Drs. Dolfie Daniel Angkouw, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Malalayang–Sario, melaksanakan agenda Masa Reses Tahun 2026 di Kelurahan Titiwungen Selatan, Lingkungan I, Kecamatan Sario, Selasa (10/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggalnya.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah kondisi jalan lingkungan yang dinilai terlalu sempit. Warga mengaku kondisi tersebut sering menghambat akses menuju jalan utama, bahkan berpotensi menyulitkan proses evakuasi jika terjadi bencana seperti banjir.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pelebaran jalan agar mobilitas warga menjadi lebih lancar dan aman.
Selain itu, persoalan sampah juga menjadi perhatian warga. Mereka mengeluhkan banyaknya sampah batok kelapa muda yang terbawa aliran air dari kawasan Jalan 17 Agustus hingga menyumbat saluran drainase dan memicu banjir.
Warga pun meminta agar pedagang kelapa muda di kawasan tersebut dapat ditertibkan sehingga tidak lagi membuang limbah ke saluran air.
Tak hanya itu, masyarakat juga berharap sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut dapat ditangani secara lebih profesional. Aspirasi lain yang disampaikan berkaitan dengan pemangkasan pohon-pohon rimbun di sekitar permukiman yang dinilai berpotensi tumbang dan membahayakan warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dolfie Angkouw menyatakan akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Menurutnya, untuk penanganan pemangkasan pohon rimbun akan dikoordinasikan dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), sementara persoalan drainase dan jalan akan ditinjau langsung bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Untuk kondisi drainase dan jalan, saya akan turun langsung ke lapangan bersama Dinas PUPR guna melihat situasi sebenarnya agar bisa segera dicarikan solusi perbaikannya,” ujar politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.
Pada kesempatan itu, Angkouw juga menjelaskan kepada warga mengenai tujuan pelaksanaan masa reses. Ia mengatakan bahwa reses merupakan momentum bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat guna menyerap aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
“Hasil dari pertemuan ini tentu akan kami bawa dalam forum perencanaan pembangunan, termasuk Musrenbang tingkat Kota Manado,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan bagi pemerintah kelurahan, dalam kegiatan tersebut Angkouw juga menyerahkan bantuan satu unit mesin pemotong rumput kepada pihak Kelurahan Titiwungen Selatan.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, Camat Sario Jermia Sampul, Lurah Titiwungen Selatan, para kepala lingkungan, serta warga setempat. (***)






