EXPRESSINDONEWS-- Komunitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Sario menyampaikan harapan sekaligus desakan kepada DPRD Kota Manado untuk segera memastikan penyelesaian persoalan banjir yang berdampak pada warga di kawasan DAS Sario. Penundaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang semula dijadwalkan pada 4 Mei 2026 dinilai tidak boleh menghambat upaya penanganan masalah yang telah lama dirasakan masyarakat.
RDP tersebut sebelumnya diagendakan sebagai forum resmi untuk menyalurkan aspirasi warga, yang diperjuangkan oleh Ferdinand Dumais, selaku personel Komisi I DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, bersama jajaran Komisi I dan komisi terkait lainnya. Komunitas DAS Sario menyampaikan apresiasi atas langkah dan upaya yang telah ditempuh para legislator tersebut dalam mengawal persoalan warga.
Namun, pelaksanaan RDP harus ditunda karena masih diperlukan koordinasi lintas komisi, khususnya dengan Komisi III, guna memastikan pembahasan berjalan komprehensif dan melibatkan seluruh pihak terkait.
Dalam forum yang direncanakan itu, Komunitas DAS Sario akan diwakili oleh Koordinator Suryanto Makalalag, bersama Harce Sumolang dan Steven Pangkey.
Komunitas menegaskan bahwa penundaan tersebut diharapkan tidak berdampak pada kepastian hukum serta tidak merugikan masyarakat yang terdampak banjir. Selain itu, mereka mengingatkan pentingnya menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan.
“Oleh karena itu, kami meminta agar RDP segera dijadwalkan kembali dengan memastikan kehadiran seluruh pihak terkait, guna menjamin penyelesaian yang jelas, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” demikian pernyataan Komunitas DAS Sario.
Komunitas juga menyatakan tetap menghargai langkah-langkah progresif yang telah dilakukan oleh Komisi I dan komisi lainnya di DPRD Kota Manado. Mereka berharap lembaga legislatif tersebut dapat terus mengawal dan mendorong keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN), Balai Sungai, serta perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Dengan adanya sinergi antar lembaga dan komitmen bersama, masyarakat DAS Sario berharap persoalan banjir yang selama ini menjadi ancaman dapat segera menemukan solusi yang konkret dan berkelanjutan. (***)






