LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Hengki Tangapo Kembali Maju, Rekam Jejak Kepemimpinan dan Pengabdian Jadi Modal Utama di Pineleng Dua

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Kontestasi Pemilihan Hukum Tua Desa Pineleng Dua mulai menghangat. Salah satu figur yang kembali mendapat perhatian masyarakat adalah Hengki Tangapo, petahana yang memutuskan maju kembali untuk melanjutkan kepemimpinannya di desa tersebut.

Bagi sebagian besar warga Pineleng Dua, nama Hengki Tangapo bukanlah sosok baru. Selama menjabat sebagai Hukum Tua, ia dikenal aktif turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar berbagai aspirasi warga, serta berupaya menghadirkan pelayanan pemerintahan desa yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Keputusan Hengki Tangapo untuk kembali maju sebagai calon Hukum Tua tidak terlepas dari dorongan masyarakat yang menginginkan keberlanjutan program-program pembangunan yang selama ini telah berjalan. Berbekal pengalaman memimpin desa serta pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan warga, ia membawa semangat untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis pada periode sebelumnya.

Dalam masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan desa terus diupayakan berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur, pelayanan administrasi, serta peningkatan kesejahteraan warga menjadi salah satu alasan mengapa dirinya masih mendapat kepercayaan dari berbagai elemen masyarakat.

Hengki Tangapo juga dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan komunikasi dan kebersamaan. Baginya, kemajuan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, maju, dan sejahtera.

Mengusung semangat "Lanjutkan Pembangunan, Pelayanan dan Kesejahteraan", Hengki Tangapo menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bagi masyarakat Pineleng Dua. Ia menilai masih banyak program yang perlu dituntaskan dan dikembangkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga desa.

Dengan pengalaman, rekam jejak pengabdian, serta kedekatannya dengan masyarakat, Hengki Tangapo optimistis dapat kembali memperoleh mandat rakyat untuk memimpin Desa Pineleng Dua. Bagi dirinya, jabatan bukan sekadar amanah politik, melainkan tanggung jawab besar untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik dan memastikan pembangunan desa berjalan berkelanjutan demi masa depan Pineleng Dua yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (***) 

Lima Kali Berturut-turut Raih WTP, Kepemimpinan Joune Ganda-Kevin Lotulung Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Tidak ada komentar


EXPRESSINDONEWS-- Konsistensi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel kembali membuahkan hasil bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JG-KWL), Pemkab Minut berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Prestasi tersebut diraih atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang telah diaudit BPK RI. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara di Kantor BPK RI Sulut, Jumat (29/5/2026), dan diterima langsung oleh Bupati Joune Ganda.

Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sejak memimpin Minahasa Utara pada tahun 2021, pasangan Joune Ganda dan Kevin Lotulung terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sistem pemerintahan yang berorientasi pada akuntabilitas serta pelayanan publik yang berkualitas.

Raihan opini WTP lima tahun berturut-turut bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan representasi dari kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Keberhasilan tersebut juga mencerminkan semakin kuatnya sistem pengendalian internal pemerintah daerah, peningkatan kualitas perencanaan program, serta pengawasan yang konsisten terhadap pelaksanaan anggaran. Dengan tata kelola keuangan yang sehat, berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus melakukan berbagai pembenahan melalui reformasi birokrasi, peningkatan kapasitas aparatur, digitalisasi layanan pemerintahan, hingga penguatan fungsi pengawasan di seluruh perangkat daerah. Langkah-langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

Meski demikian, opini WTP bukanlah garis akhir dari sebuah proses. Penghargaan ini justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat transparansi, serta memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Minahasa Utara.

Turut hadir dalam agenda penyerahan LHP tersebut jajaran pimpinan BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Rumimpunu, Kepala Inspektorat Steven Tuwaidan, Kepala BKAD Carla Sigarlaki, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. (***) 

Sri Nanda Lamadau Apresiasi Respons Cepat PLN, Minta Evaluasi Menyeluruh Gardu Listrik di Manado

Tidak ada komentar

 




EXPRESSINDONEWS--  Anggota DPRD Kota Manado dari Daerah Pemilihan Tuminting, Bunaken, dan Bunaken Kepulauan, sekaligus Srikandi Partai NasDem, Sri Nanda Lamadau, mengapresiasi langkah cepat PLN Manado dalam merespons keluhan masyarakat yang terdampak pemadaman listrik di sejumlah wilayah.

Meski demikian, Sri Nanda meminta agar kejadian serupa menjadi bahan evaluasi serius bagi PLN, khususnya terkait kondisi gardu listrik yang tersebar di Kota Manado.

Menurutnya, pemeriksaan dan pemeliharaan rutin perlu dilakukan untuk memastikan seluruh gardu listrik berada dalam kondisi baik dan layak beroperasi.

“Terima kasih kepada PLN Manado yang telah merespons cepat keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik. Namun, ini juga harus menjadi catatan dan bahan evaluasi. Saya meminta agar seluruh gardu listrik di Kota Manado diperiksa secara menyeluruh. Bisa saja ada gardu yang sudah berusia lama, sehingga ketika hujan turun sedikit saja langsung mengalami korsleting dan berdampak pada pemadaman listrik secara serentak,” ujar Sri Nanda.

Personel Komisi I DPRD Kota Manado itu menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan listrik yang optimal. Karena itu, keluhan yang disampaikan warga seharusnya dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas pelayanan, bukan dianggap sebagai hal yang berlebihan.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat selama ini telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajibannya sebagai pelanggan PLN dengan membayar tagihan listrik tepat waktu.

“Masyarakat ini kalau terlambat membayar satu bulan saja langsung mendapatkan peringatan dari PLN. Karena itu, ketika ada warga yang mengeluhkan listrik padam berjam-jam, jangan disalahkan atau dimarahi. Mereka adalah pelanggan yang taat membayar listrik. Yang mereka tuntut hanyalah hak mereka untuk mendapatkan pelayanan yang baik dan pasokan listrik yang stabil,” tegasnya.

Sri Nanda berharap PLN Manado terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi gangguan jaringan, terutama saat cuaca ekstrem, agar aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat pemadaman listrik yang berulang. (***) 

Victor Mailangkay: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan, SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Rakyat Buka Jalan Generasi Sulut Raih Mimpi

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menegaskan bahwa setiap anak memiliki mimpi dan cita-cita yang layak diperjuangkan. Menurutnya, yang sering kali dibutuhkan generasi muda hanyalah kesempatan dan akses pendidikan yang memadai untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Hal itu disampaikan Victor Mailangkay usai mendampingi Menteri Sekretaris Negara RI, Prasetyo Hadi, dalam kunjungan kerja ke lokasi Sekolah Rakyat di Remboken serta meninjau pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan.



Dalam kesempatan tersebut, Victor mengaku melihat lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ia melihat harapan besar yang sedang dipersiapkan bagi generasi muda Sulawesi Utara.

"Setiap anak punya mimpi. Yang sering kali mereka butuhkan hanyalah kesempatan untuk mewujudkannya. Saat mendampingi Bapak Menteri Sekretaris Negara mengunjungi Sekolah Rakyat di Remboken dan pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan, saya membayangkan begitu banyak anak-anak Sulawesi Utara yang kelak akan tumbuh, belajar, dan menyiapkan masa depannya dari tempat-tempat ini," ujar Victor.



Menurutnya, keberadaan dua lembaga pendidikan tersebut merupakan langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Yang saya lihat bukan hanya bangunan atau fasilitas pendidikan yang sedang dibangun. Saya melihat harapan dan peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik serta membuka jalan menuju cita-cita mereka," katanya.

Atas arahan dan mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Victor juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di Sulawesi Utara.



"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada Sulawesi Utara melalui berbagai program pendidikan yang hadir di daerah ini. Bagi kami, ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing," ungkapnya.

Victor menjelaskan, SMA Taruna Nusantara Langowan yang saat ini tengah dibangun direncanakan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran mendatang setelah seluruh fasilitas pendukung selesai dibangun. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan menjadi wadah bagi putra-putri terbaik Sulawesi Utara maupun daerah lain untuk memperoleh pendidikan berkualitas yang menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.

Di sisi lain, program Sekolah Rakyat juga dinilai menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

"Kehadiran Sekolah Rakyat memberikan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa terhalang kondisi ekonomi," jelasnya.

Menutup pernyataannya, Victor berharap seluruh program pendidikan yang sedang dibangun dapat melahirkan generasi-generasi hebat yang kelak menjadi motor penggerak kemajuan daerah dan bangsa.

"Masa depan Sulawesi Utara tidak hanya dibangun oleh gedung-gedung yang berdiri megah, tetapi oleh anak-anak yang diberi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan meraih mimpi mereka. Semoga dari tempat-tempat ini lahir generasi unggul yang akan membawa Sulawesi Utara dan Indonesia semakin maju di masa depan," pungkasnya. (***) 

Olly Dondokambey Tegaskan Kader Tak Disiplin Terancam PAW

Tidak ada komentar



EXPRESSINDONEWS — Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menegaskan komitmennya dalam menjaga soliditas dan marwah partai dengan memberikan peringatan keras kepada kader yang dinilai tidak disiplin serta melanggar garis perjuangan partai.

Dalam pernyataannya, Olly menegaskan bahwa setiap kader wajib tunduk dan patuh terhadap aturan organisasi serta keputusan partai. Ia menekankan, partai tidak akan mentolerir kader yang justru menimbulkan kegaduhan maupun bertindak di luar garis perjuangan yang telah ditetapkan.

“Partai harus dijaga marwah dan loyalitasnya. Kader yang tidak disiplin, melanggar aturan partai, serta tidak menjalankan garis perjuangan partai tentu akan dievaluasi. Jika terbukti merugikan partai dan rakyat, maka mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) bisa dilakukan,” tegas Olly.

Menurutnya, loyalitas dan kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjaga kekuatan partai, terlebih dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang. Karena itu, seluruh kader diminta untuk tetap mengedepankan kepentingan rakyat serta menjaga kepercayaan publik terhadap partai.

Olly juga mengingatkan agar seluruh kader tidak mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu yang dapat merusak soliditas internal partai.

“Jangan sampai ada kader yang justru membuat gaduh atau tidak sejalan dengan perjuangan partai. Semua ada aturan dan mekanismenya,” ujarnya kembali.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal tegas dari pimpinan partai dalam memperkuat disiplin organisasi sekaligus menjaga kekompakan kader di seluruh tingkatan.

Dengan penegasan itu, PDI Perjuangan Sulawesi Utara menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga integritas partai serta memastikan seluruh kader berjalan searah dengan visi perjuangan partai demi kepentingan masyarakat. (***) 

Halal Bi Halal Papip Celebes Gegerkan Manado, Hadirkan Opick, Ustadz Derry Sulaiman Hingga Ecko Show

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Sosok pengusaha sukses asal Sulawesi Utara, Papip Celebes, kembali menunjukkan kecintaannya terhadap tanah kelahirannya, Kota Manado. Melalui agenda Halal Bi Halal yang digelar meriah dan penuh nuansa kebersamaan, Papip menghadirkan ribuan masyarakat, sahabat, keluarga hingga relasi dari berbagai daerah.

Dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak baik di dunia usaha dan sosial kemasyarakatan, Papip Celebes selama ini aktif membantu masyarakat serta membangun hubungan yang erat dengan berbagai kalangan. Kesuksesannya di perantauan tidak membuat dirinya melupakan kampung halaman.

Dalam keterangannya, Papip menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni sebagai ajang silaturahmi dan bentuk rasa syukur kepada Tuhan serta masyarakat Kota Manado.

“Saya lahir dan besar di Kota Manado. Saat ini hidup lanjut saya di rantau, dan saya membuat kegiatan Halal Bi Halal untuk bersilaturahmi dengan teman-teman, sahabat dan keluarga saya di tanah kelahiran saya,” ujar Papip Celebes.

Tak tanggung-tanggung, untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Papip menghadirkan tiga artis nasional sekaligus yakni Ustadz Derry Sulaiman, Ecko Show dan Opick. Kehadiran para artis tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi acara.

Papip mengungkapkan, hingga saat ini dana yang telah dikucurkan dalam agenda tersebut hampir menyentuh angka Rp1 miliar. Anggaran itu digunakan untuk kebutuhan panggung, tata suara, keamanan, konsumsi, akomodasi artis, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Untuk artis saya datangkan ada tiga yakni Ustadz Derry Sulaiman, Ecko Show dan Opick. Sampai hari ini dana yang dikucurkan hampir Rp1 miliar,” ungkapnya.

Meski mulai dikaitkan dengan isu politik menjelang momentum politik ke depan, Papip menegaskan dirinya belum memiliki kepastian untuk terjun ke dunia politik praktis. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan semata-mata untuk mempererat hubungan persaudaraan.

“Tujuan saya hanya untuk bersilaturahmi, tidak mengganggu siapa pun. Kalau ada yang merasa terganggu, itu bukan urusan saya, jadi mungkin ada hati yang harus diperbaiki,” tegas Papip.

Dirinya juga mengaku sudah banyak mendapat ajakan dari sejumlah partai politik. Bahkan, menurut Papip, ada sekitar lima partai yang secara langsung melakukan komunikasi politik dengannya.

“Sudah banyak politisi yang mengajak saya, tapi saya belum memberikan kepastian. Kurang lebih ada lima partai yang datang ke saya, itu yang datang ketua-ketua partainya,” tandasnya. (***)

Ferdinand Djeki Dumais Tinjau DAS Sario, Dorong Percepatan Penataan demi Keselamatan Warga

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi Gerindra, Ferdinand Djeki Dumais, turun langsung meninjau kondisi masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Sario, tepatnya di Kelurahan Titiwungen Selatan Lingkungan I dan II, Kecamatan Sario.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang hingga saat ini terus dihantui ancaman banjir dan luapan air kiriman yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Ferdinand melihat langsung kondisi rumah warga yang berada di bantaran sungai serta mendengarkan keluhan masyarakat yang selama ini hidup dalam ketakutan akibat bencana banjir yang terus berulang.

“Kami datang langsung untuk melihat dan merasakan apa yang dialami masyarakat di DAS Sario. Warga hidup dalam ketakutan karena setiap saat terancam banjir, bahkan terkadang tanpa hujan di lokasi ini, air kiriman tetap datang dan menggenangi permukiman,” ujar Ferdinand.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado itu menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah. Menurutnya, kondisi yang dialami warga saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan langkah cepat serta serius dari seluruh pihak terkait.

Ferdinand juga mengungkapkan bahwa anggaran penanganan DAS telah tersedia melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) I Sulawesi dalam APBN Tahun 2026. Karena itu, dirinya mendorong percepatan penyelesaian administrasi dan pendataan tanah agar program penataan dapat segera direalisasikan.

“Dana sudah tersedia di BWS I Sulawesi melalui APBN 2026. Karena itu kami mendorong BPN Manado sebagai Panitia Pengadaan Tanah (P2T) agar segera menyelesaikan administrasi dan pendataan tanah di sepanjang DAS Sario dari wilayah hilir, termasuk DAS Tikala,” tegasnya.

Ia berharap seluruh proses administrasi dapat berjalan cepat sehingga program normalisasi dan penataan sungai bisa segera dilaksanakan demi melindungi masyarakat dari ancaman banjir yang terus berulang.

“Ini bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan manusia. Jangan sampai masyarakat terus hidup dalam rasa takut setiap hari,” tambah Ferdinand.


Saya yakin BPN pasti bisa segera mwnyelesaikan kerja P2T di Lapangan  DAS Sario & Tikala, kita akan bersama2 dgn pak Kakan BPN Manado utk menyelesaikan hal tsb di lapangan


Turut mendampingi Lurah Titiwungen Selatan dan Pala Titiwungan Selatan Lingk1 beserta Perwakilan Masyarakat dan Masyarakat DAS Sario Manado

Kehadiran Ferdinand di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga yang berharap perhatian pemerintah terhadap persoalan DAS Sario dapat segera diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan.(***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com