LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Jimmy Gosal: HAPSA PKB GMIM 2026 Jadi Ajang Memperkuat Solidaritas dan Kebersamaan Kaum Bapa

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Semangat persaudaraan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Ibadah Agung dan Pembukaan Hari Persatuan (HAPSA) Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM Tahun 2026 yang berlangsung di Mission Center GMIM, Manado.

Ketua Umum Panitia HAPSA PKB GMIM 2026, Jimmy Gosal, SH, MH, menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan gereja, melainkan momentum strategis untuk mempererat hubungan antaranggota Pria Kaum Bapa dari seluruh wilayah pelayanan GMIM.

Menurut Jimmy, kehadiran ribuan peserta dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas masih terjaga dengan baik di tengah kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.

"HAPSA merupakan ruang perjumpaan yang mempertemukan Pria Kaum Bapa dari berbagai daerah. Dari momentum inilah rasa persaudaraan semakin dipererat dan kekompakan terus dibangun untuk mendukung pelayanan gereja serta kehidupan sosial di tengah masyarakat," ujar Jimmy.

Anggota DPRD Kota Manado itu menambahkan, peran Pria Kaum Bapa memiliki posisi penting dalam menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat kehidupan gereja, serta menjadi teladan dalam lingkungan sosial. Karena itu, HAPSA diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan semangat baru dalam pengabdian dan pelayanan.

Pembukaan HAPSA PKB Sinode GMIM 2026 turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.

Dalam kesempatan tersebut, Victor Mailangkay mengapresiasi peran Pria Kaum Bapa GMIM yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan stabilitas sosial di Sulawesi Utara. Ia menilai semangat pelayanan yang terus dipupuk oleh kaum bapak menjadi modal besar dalam mendukung pembangunan daerah.

Jimmy Gosal berharap seluruh rangkaian HAPSA PKB GMIM 2026 dapat semakin memperkuat tali persaudaraan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkokoh komitmen Pria Kaum Bapa untuk terus menjadi berkat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.

"HAPSA adalah milik seluruh Pria Kaum Bapa GMIM. Melalui kebersamaan ini, kita memperkuat persatuan, membangun kekompakan, dan meneguhkan komitmen untuk terus melayani dengan penuh tanggung jawab," pungkasnya.(***) 

Victor Mailangkay: HAPSA PKB GMIM Jadi Momentum Memperkuat Persaudaraan dan Keteladanan Keluarga

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Ribuan Pria Kaum Bapa (PKB) GMIM yang memadati kawasan Mission Center GMIM Manado dalam Ibadah Agung dan Pembukaan Hari Persatuan (HAPSA) PKB Sinode GMIM Tahun 2026 menghadirkan suasana penuh kebersamaan, iman, dan persaudaraan.

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay menghadiri langsung pembukaan kegiatan tersebut. Menurutnya, HAPSA PKB bukan hanya agenda rutin organisasi gereja, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai pelayanan dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Di tengah ribuan peserta yang hadir dari berbagai wilayah pelayanan GMIM, Victor merasakan kuatnya semangat persaudaraan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Utara. Ia menilai, kebersamaan yang dibangun melalui pelayanan gereja memiliki kontribusi besar dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman.

"HAPSA PKB GMIM mengingatkan kita bahwa peran seorang bapak sangat penting, baik dalam keluarga, gereja maupun masyarakat. Keteladanan, tanggung jawab, dan semangat melayani yang ditunjukkan para Pria Kaum Bapa menjadi fondasi dalam membangun keluarga yang kokoh dan lingkungan yang harmonis," ujar Victor.

Menurutnya, keluarga merupakan pilar utama pembangunan. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang berkualitas dan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Karena itu, nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan yang terus dipupuk oleh PKB GMIM patut dijaga dan diwariskan.

Victor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pria Kaum Bapa GMIM yang selama ini konsisten mengambil bagian dalam pelayanan dan pengabdian bagi gereja maupun masyarakat. Ia berharap HAPSA PKB Sinode GMIM Tahun 2026 dapat semakin mempererat tali persaudaraan, memperkuat iman, serta membawa dampak positif bagi kemajuan Sulawesi Utara.

"Semoga semangat kebersamaan yang terbangun dalam HAPSA ini terus menjadi kekuatan untuk menjaga kerukunan, mempererat persatuan, dan mendukung pembangunan daerah yang kita cintai bersama," tuturnya.

Kegiatan HAPSA PKB Sinode GMIM 2026 pun menjadi gambaran nyata bahwa nilai-nilai iman, persaudaraan, dan gotong royong tetap hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Sulawesi Utara, menjadi modal sosial yang berharga untuk membangun daerah yang damai, maju, dan sejahtera.(***) 

Hendra Jacob Nahkodai Pertina Sulut, Era Baru Pembinaan Tinju Profesional Mulai Digagas

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Kepengurusan baru Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara resmi terbentuk melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Manado. Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Hendra Jacob dipercaya memimpin Pertina Sulut untuk masa bakti 2026-2030.

Musprov tidak hanya menjadi agenda pemilihan ketua, tetapi juga wadah konsolidasi untuk menyusun arah baru pembinaan olahraga tinju di Sulawesi Utara. Harapan besar pun disematkan kepada kepengurusan baru agar mampu mengembalikan kejayaan tinju daerah di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PP Pertina, Hillary Brigitta Lasut, menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pengurus daerah dan pusat. Menurutnya, komunikasi yang efektif menjadi salah satu kunci dalam mempercepat kemajuan organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan dunia olahraga saat ini menuntut perubahan pola pembinaan yang lebih terukur dan berbasis ilmu pengetahuan. Proses pembentukan atlet, kata Hillary, harus dilakukan secara berjenjang sejak usia dini, didukung program yang berkesinambungan dan manajemen organisasi yang profesional.

Selain itu, Hillary mengajak seluruh jajaran Pertina Sulut untuk terus berinovasi dan mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman. Menurutnya, kemajuan olahraga tinju membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pengurus, pelatih, atlet, dunia usaha, media, hingga dukungan masyarakat.

Di sisi lain, Hendra Jacob menyampaikan komitmennya untuk membawa Pertina Sulut menuju organisasi yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada prestasi. Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal serta membangun kebersamaan demi menciptakan ekosistem pembinaan yang sehat dan kompetitif.

“Kita harus bergerak bersama dengan satu tujuan, yaitu melahirkan atlet-atlet tinju yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara di berbagai level pertandingan,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru dan semangat kolaborasi yang menguat, Pertina Sulut diharapkan mampu mencetak generasi petinju berprestasi sekaligus menjadi salah satu kekuatan utama tinju nasional pada masa mendatang. (***)

Dugaan Aktivitas Solar Subsidi di Tababo Kembali Disorot, Nama Fitra Mencuat

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas yang diduga telah berlangsung cukup lama itu disebut masih terus terjadi dan memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan aparat penegak hukum serta instansi terkait.

Di tengah berbagai pemberitaan yang telah beredar, nama Fitra kembali disebut-sebut oleh sejumlah sumber masyarakat sebagai sosok yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas penampungan solar subsidi di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, praktik pengumpulan solar subsidi diduga dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah kendaraan yang melakukan pengisian berulang di beberapa titik. Aktivitas tersebut disebut lebih sering berlangsung pada malam hingga dini hari, waktu yang dinilai minim pengawasan.

Warga mengaku heran karena dugaan praktik tersebut telah berulang kali menjadi perhatian publik, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan hukum yang secara terbuka mampu menghentikan aktivitas yang dipersoalkan masyarakat.

"Sudah lama menjadi pembicaraan warga. Kami berharap aparat benar-benar turun melakukan pemeriksaan agar semuanya jelas," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa solar subsidi yang diduga dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut kemudian disalurkan kembali untuk kebutuhan industri maupun aktivitas pertambangan di wilayah Ratatotok. Namun informasi tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan aktivitas tersebut. Pasalnya, BBM subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak, sehingga penyalahgunaannya berpotensi merugikan negara serta masyarakat luas.

Selain aparat kepolisian, masyarakat juga berharap pihak Pertamina dan instansi pengawas terkait meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Minahasa Tenggara guna memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Fitra terkait informasi yang berkembang di masyarakat. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada yang bersangkutan maupun pihak terkait lainnya demi menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. (***) 

Herry Kolondam Dukung Langkah Polda Sulut Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan di Manado

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Rencana Polda Sulawesi Utara menggelar operasi kewilayahan untuk menekan angka kriminalitas dan gangguan keamanan mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kota Manado, Herry Kolondam.

Politisi yang juga memiliki pengalaman panjang di institusi kepolisian itu menilai langkah tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di Kota Manado yang merupakan pusat aktivitas pemerintahan, ekonomi, dan jasa di Sulawesi Utara.

Menurut Kolondam, upaya pencegahan kejahatan harus dilakukan secara terukur dengan memperkuat patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan serta meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Keamanan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan setelah kejadian. Kehadiran polisi melalui patroli rutin dan pengawasan di titik-titik rawan menjadi kunci untuk mencegah tindak kriminal sejak dini,” ujarnya, Kamis (5/6).

Mantan perwira polisi yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Wenang dan Tuminting, serta mengemban tugas sebagai Kasat Sabhara, Kasat Reserse, dan Kasat Narkoba itu menegaskan bahwa sinergi antarfungsi kepolisian sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Ia mendorong pembentukan pos-pos pengamanan terpadu yang melibatkan unsur Sabhara, Reserse, Intelijen, dan Binmas berdasarkan pemetaan wilayah rawan yang diperoleh dari informasi lapangan. Dengan pola tersebut, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diantisipasi lebih cepat.

Kolondam juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali pola operasi kepolisian yang berorientasi pada pencegahan dan penegakan hukum secara konsisten. Selain itu, pendekatan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemuda dinilai tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas lingkungan.

Sebagai personel Komisi I DPRD Kota Manado, dirinya meminta aparat penegak hukum tidak ragu mengambil tindakan terhadap pelaku yang mengganggu ketertiban umum, termasuk mereka yang kerap membuat keresahan akibat konsumsi minuman keras maupun pelaku kejahatan berulang.

“Ketika masyarakat sudah merasa terganggu dan tidak nyaman, negara harus hadir. Penegakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga,” tegasnya.

Di sisi lain, Kolondam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, serta citra Kota Manado sebagai daerah tujuan usaha dan pariwisata.

“Keamanan adalah fondasi pembangunan. Jika Manado aman dan nyaman, aktivitas ekonomi akan bergerak lebih baik, masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir, dan orang dari luar daerah pun akan semakin tertarik datang ke Kota Manado,” pungkasnya. (***) 

Donal Pakuku Mencuat sebagai Figur Kuat dalam Bursa Calon Ketua BKPRMI Sulut

Tidak ada komentar


Expressindonews --MANADO – Dinamika menjelang pemilihan Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Utara semakin menarik perhatian.


Proses pengambilan formulir pendaftaran bakal calon ketua yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi ajang silaturahmi para kader serta pengurus BKPRMI dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.


Munculnya lima figur tersebut menandakan bahwa proses regenerasi kepemimpinan di tubuh BKPRMI Sulut berjalan dengan baik. Masing-masing bakal calon dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta jaringan yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi ke depan.


Namun dari berbagai pembicaraan yang berkembang di kalangan peserta dan pemilik hak suara, nama Donal Pakuku disebut-sebut sebagai salah satu figur yang paling menonjol dalam kontestasi kali ini.


Dukungan terhadap dirinya terus mengalir dari berbagai daerah, sehingga namanya menjadi salah satu kandidat yang paling diperhitungkan menjelang pelaksanaan musyawarah pemilihan.


Sejumlah pemilik hak suara yang hadir mengaku melihat Donal Pakuku sebagai sosok yang memiliki kemampuan untuk membawa BKPRMI Sulawesi Utara menjadi organisasi yang semakin maju, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman.


Salah seorang pemilik hak suara yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Donal Pakuku memiliki rekam jejak yang baik dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen organisasi maupun masyarakat.


"Menurut saya, Donal Pakuku merupakan figur yang sangat baik dan memiliki kemampuan untuk membangun BKPRMI Sulawesi Utara menjadi lebih jaya. Beliau dikenal mampu merangkul semua pihak dan memiliki kepedulian yang besar terhadap pengembangan generasi muda Islam," ujarnya.


Pandangan serupa juga disampaikan oleh sejumlah kader BKPRMI yang menilai bahwa sosok Donal Pakuku memiliki pengalaman organisasi yang cukup matang serta kemampuan membangun sinergi dengan berbagai pihak demi kemajuan organisasi.


Menariknya, dalam perkembangan yang terjadi menjelang pemilihan, sejumlah pihak menilai peta dukungan mulai mengerucut kepada Donal Pakuku. Bahkan, menurut informasi yang berkembang di arena pengambilan formulir, terdapat salah satu bakal calon yang menyampaikan bahwa mayoritas dukungan saat ini mengarah kepada Donal Pakuku.


Meski demikian, seluruh proses pemilihan masih akan berjalan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku. Kelima bakal calon tetap memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan dukungan dari para pemilik hak suara hingga pelaksanaan musyawarah nanti.


Kontestasi pemilihan Ketua BKPRMI Sulawesi Utara diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan dan soliditas organisasi. Siapapun yang nantinya terpilih diharapkan mampu membawa BKPRMI Sulut menjadi organisasi yang semakin aktif dalam pembinaan generasi muda, penguatan dakwah, serta pembangunan karakter pemuda remaja masjid di seluruh wilayah Sulawesi Utara.


Dengan semakin dekatnya agenda pemilihan, perhatian para kader dan pengurus BKPRMI Sulut kini tertuju pada proses penjaringan calon dan konsolidasi dukungan. Nama Donal Pakuku yang saat ini banyak diperbincangkan menjadi salah satu indikator bahwa kontestasi menuju kursi Ketua BKPRMI Sulawesi Utara akan berlangsung dinamis dan menarik untuk disimak hingga penetapan kepemimpinan yang baru.


( *** )

Sri Nanda Lamadau Tantang Warga Manado Tebak Finalis Piala Dunia, Siapkan Hadiah Rp2,5 Juta

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Tokoh muda Sulawesi Utara, Sri Nanda Lamadau, menggelar sayembara berhadiah jutaan rupiah bagi masyarakat Kota Manado yang memiliki kemampuan memprediksi jalannya Piala Dunia tahun ini.

Melalui program yang didukung Salam Foundation, Sri Nanda Lamadau mengajak warga untuk menebak dua tim nasional yang akan melaju ke partai final. Bagi peserta yang berhasil menebak dengan tepat kedua finalis, telah disiapkan hadiah sebesar Rp1 juta.

Tak hanya itu, hadiah akan bertambah apabila peserta mampu menebak skor akhir laga final secara akurat. Sri Nanda Lamadau menyiapkan tambahan hadiah Rp1,5 juta, sehingga total hadiah yang bisa diraih mencapai Rp2,5 juta.

Program ini langsung menarik perhatian para pecinta sepak bola di Kota Manado. Selain menjadi ajang hiburan menjelang bergulirnya Piala Dunia, sayembara tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membaca peta persaingan sepak bola dunia.

Sri Nanda Lamadau menjelaskan bahwa seluruh prediksi peserta akan ditutup saat pembukaan Piala Dunia resmi digelar. Setiap jawaban yang masuk akan disimpan dan didokumentasikan untuk memastikan proses penilaian berlangsung transparan.

Peserta cukup menuliskan prediksi mereka pada kolom komentar unggahan sayembara. Namun, kesempatan ini hanya berlaku bagi masyarakat Kota Manado.

Dengan hadiah jutaan rupiah yang ditawarkan, Sri Nanda Lamadau berharap semakin banyak warga ikut meramaikan euforia Piala Dunia sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan melalui olahraga yang digemari berbagai kalangan.

"Siapa yang paling tepat memprediksi dua tim finalis dan skor akhir Piala Dunia? Inilah saatnya membuktikan kemampuan Anda," demikian ajakan dalam sayembara yang diumumkan Sri Nanda Lamadau melalui Salam Foundation. (***) 


© all rights reserved
made with www.expressindonews.com