EXPRESSINDONEWS-- Pendaftaran bakal calon Ketua Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara resmi dibuka mulai Senin, 20 April 2026. Namun di balik keterbukaan tersebut, terdapat sejumlah syarat ketat yang wajib dipenuhi setiap kandidat.
Proses pendaftaran berlangsung hingga 24 April di Sekretariat DPD Partai Gerindra Sulut. Sementara rangkaian kegiatan utama akan digelar pada 25 hingga 26 April, diawali dengan pelatihan kader, sebelum puncaknya pada Musyawarah Daerah (Musda).
Ketua TIDAR Sulut, Tommy Parasan, menegaskan bahwa tidak semua pendaftar bisa langsung melaju. Ada kriteria khusus yang menjadi penentu kelayakan calon pemimpin organisasi sayap Partai Gerindra tersebut.
“Calon yang mendaftar wajib memenuhi syarat yang sudah ditetapkan,” ujar Parasan.
Adapun syarat tersebut mencakup komitmen terhadap Pancasila dan UUD 1945, berstatus sebagai kader TIDAR, memiliki ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat jasmani dan rohani, serta berusia maksimal 40 tahun saat penetapan SK. Tak hanya itu, calon juga diwajibkan telah mengikuti pelatihan kaderisasi TIDAR tingkat 1, 2, dan 3.
Menariknya, seluruh rangkaian pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Parasan menekankan bahwa pelatihan Tunas 1, 2, dan 3 merupakan bagian dari aturan organisasi yang wajib diikuti sebelum seseorang bisa maju dalam Musda.
“Semua kader harus mengikuti pelatihan sesuai AD/ART. Setelah itu baru bisa ikut dalam Musda,” jelas Anggota DPRD Kota Manado tersebut.
Meski demikian, TIDAR Sulut tetap membuka ruang bagi masyarakat umum atau kalangan eksternal untuk ikut serta. Namun, mereka tetap harus melalui tahapan pelatihan yang sama seperti kader internal.
“Ini terbuka untuk umum, tapi tetap harus mengikuti mekanisme yang ada. Kami juga membuka pelatihan bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Parasan mengajak generasi muda Sulawesi Utara untuk tidak ragu bergabung dan berproses di TIDAR. Ia menyebut, organisasi ini bisa menjadi pintu masuk bagi lahirnya pemimpin masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“TIDAR adalah wadah anak muda di Partai Gerindra. Dari sini, bukan tidak mungkin akan lahir pemimpin-pemimpin besar ke depan,” pungkasnya. (***)








