EXPRESSINDONEWS-- Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Manado kian memanas. Nama Dolfie Daniel Angkouw (DOA) mencuat sebagai salah satu figur yang paling diperhitungkan untuk memimpin partai berlambang beringin tersebut ke depan.
Anggota DPRD Kota Manado ini tidak hanya dikenal sebagai kader aktif, tetapi juga dinilai memiliki rekam jejak organisasi dan kedekatan emosional dengan struktur partai, mulai dari kader hingga senior Golkar. Dukungan terhadap Dolfie pun datang dari berbagai kalangan internal partai.
Dilansir Dari Swarakawanua.id Salah satu suara yang menguatkan adalah Max Rembang, kader senior Golkar yang juga pernah duduk di Fraksi Golkar DPRD Sulawesi Utara. Ia menilai, momentum Musda kali ini harus menjadi titik balik bagi kebangkitan Golkar di Kota Manado.
Menurut Rembang, figur pemimpin Golkar ke depan haruslah sosok yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki komitmen kuat dan akar yang jelas di tubuh partai. Kriteria tersebut, kata dia, tercermin dalam diri Dolfie Angkouw.
“Pemimpin Golkar harus lahir dari proses panjang di internal, dikenal luas oleh kader, pengurus, hingga para senior. Itu menjadi modal penting untuk membangun soliditas partai,” ujarnya.
Ia menambahkan, dorongan terhadap Dolfie bukan semata preferensi pribadi, melainkan bagian dari harapan kolektif untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Manado. Tanpa mengesampingkan kepemimpinan saat ini, Rembang menilai regenerasi menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan.
“Sudah saatnya memberi ruang kepada kader potensial untuk tampil. Dolfie Angkouw punya kapasitas dan pengalaman untuk membawa Golkar lebih kompetitif ke depan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menilai kemampuan Dolfie dalam mengelola organisasi serta membangun jaringan politik telah teruji. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa banyak kader menaruh harapan besar kepadanya.
Dengan menguatnya dukungan dari internal partai, peluang Dolfie Angkouw untuk ikut bertarung dalam Musda Golkar Manado semakin terbuka lebar. Publik pun kini menanti, apakah momentum ini akan menjadi titik awal kebangkitan baru Golkar di Kota Manado di bawah kepemimpinan figur yang dinilai matang dan berpengalaman. (***)








