LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Monica Tambajong Soroti Layanan Kesehatan Garis Depan, Dorong Puskesmas Jadi Garda Terdepan!!!

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Komitmen penguatan pelayanan kesehatan dasar kembali menjadi sorotan dalam agenda pembahasan Komisi IV DPRD Kota Manado bersama Dinas Kesehatan. Personil Komisi IV dari PSI, Monica Tambajong, menegaskan pentingnya pembenahan layanan frontline service kesehatan melalui penguatan fungsi puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Menurut Monica, tidak seluruh warga memiliki akses mudah menuju rumah sakit. Faktor jarak dan kendala transportasi masih menjadi persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, sehingga keberadaan puskesmas harus diperkuat sebagai fasilitas kesehatan pertama yang cepat, dekat, dan responsif.

“Puskesmas harus benar-benar menjadi garda terdepan. Tidak semua masyarakat bisa langsung ke rumah sakit karena terkendala transportasi maupun akses,” ujar Monica.

Dalam rapat tersebut, Monica menyoroti sejumlah aspek penting, mulai dari ketersediaan tenaga medis hingga kesiapan dokter yang siaga di setiap puskesmas. Ia mempertanyakan apakah rumah dinas dokter yang tersedia benar-benar ditempati dan apakah terdapat dokter yang standby untuk memastikan respon cepat saat terjadi kondisi darurat.

Selain itu, Srikandi PSI tersebut juga menekankan perlunya optimalisasi pelayanan puskesmas terhadap kelompok rentan, khususnya ibu hamil. Ia meminta perhatian serius terhadap penanganan risiko kehamilan, pencegahan penyakit menular, serta intensitas sosialisasi kesehatan kepada para ibu hamil di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

Menjawab hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado menjelaskan bahwa secara umum kebutuhan sumber tenaga medis di puskesmas telah memenuhi sembilan tenaga strategis yang dibutuhkan. Namun, untuk ketersediaan dokter di seluruh puskesmas, pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan dan akan menyampaikan hasil lengkapnya kemudian.

Dinas Kesehatan juga mengakui masih adanya kekurangan tenaga dokter di sejumlah puskesmas, sehingga sementara ini beberapa fasilitas kesehatan lebih banyak diisi perawat dan bidan.

Sementara terkait rumah dinas tenaga kesehatan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan disebut telah memiliki program penunjang sarana dan prasarana. Meski demikian, banyak rumah dinas yang masih membutuhkan perhatian serius karena keterbatasan anggaran dan tingginya kebutuhan perbaikan.

Dorongan yang disampaikan Monica dinilai sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan nasional. Penguatan puskesmas, pemerataan tenaga medis, serta pelayanan cepat hingga tingkat kelurahan menjadi fondasi penting untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. (***) 

RDP Komisi IV DPRD Manado, Florens Panungkelan Soroti Data Stunting hingga Kematian Ibu Hamil dan Balita

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kota Manado bersama Dinas Kesehatan Kota Manado berlangsung dengan sorotan tajam terhadap persoalan stunting, kesehatan ibu hamil, angka kematian bayi, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Personil Komisi IV DPRD Kota Manado, Florens Panungkelan, menegaskan pentingnya penyajian data yang akurat dan transparan terkait capaian kinerja Dinas Kesehatan.

Menurut Florens, persoalan stunting harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menyoroti adanya klaim penurunan angka stunting dari 25 persen pada 2025 menjadi 18 persen, namun dinilai perlu didukung data yang jelas dan valid.

“Lebih bagus kalau ada data. Kalau turunnya hanya 0,4 persen, maka harus dijelaskan secara rinci. Jangan sampai disampaikan seolah turun signifikan tanpa dasar data yang kuat. Kinerja Dinas Kesehatan jadi dinilai kurang baik jika penyampaian datanya tidak jelas,” tegas Florens dalam rapat.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan menyampaikan laporan resmi mengenai angka kematian ibu hamil, bayi, dan balita di Kota Manado. Dalam pemaparannya disebutkan, pada tahun 2025 terdapat dua kasus kematian ibu hamil serta 31 kasus kematian bayi dan balita.

Florens menekankan bahwa seluruh persoalan tersebut harus diseriusi agar ke depan terjadi penurunan angka kasus, bukan justru peningkatan. Menurutnya, keberhasilan menekan stunting dan kematian ibu maupun anak akan berdampak langsung pada penilaian positif terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Saya minta stunting, ibu hamil, dan balita benar-benar diseriusi. Harus ada penurunan, bukan kenaikan, supaya kinerja pemerintah terlihat baik di mata masyarakat,” ujarnya.

Selain isu kesehatan masyarakat, Florens juga menyinggung kebijakan layanan kesehatan terkait perubahan kelas rawat inap. Ia menyoroti posisi Kelas III yang di-upgrade ke Kelas II dan I, sehingga dikhawatirkan kelas III akan hilang dan pasien berpotensi masuk kategori pasien umum.

Sementara itu, dalam rapat tersebut turut disampaikan bahwa angka kematian ibu hamil di Kota Manado mengalami penurunan. Komisi IV berharap tren positif itu dapat terus dipertahankan melalui program kesehatan yang terukur dan berbasis data.(***) 

Jessica Wowor Optimistis TIDAR Sulut Makin Maju di Bawah Kepemimpinan Standius Bara Prima

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Ketua Bidang Pengembangan Peranan dan Perempuan TIDAR Sulawesi Utara, Jessica Wowor, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru TIDAR Sulawesi Utara di bawah nahkoda Standius Bara Prima. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kader menjadi bukti nyata soliditas organisasi dalam menatap masa depan yang lebih progresif.

Jessica menegaskan, dukungan dari seluruh kader dan pengurus menjadi energi besar bagi TIDAR untuk terus berkembang serta menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

“Ini merupakan support nyata dari teman-teman TIDAR dan bentuk kepercayaan kepada Bro Standius Bara Prima untuk membawa TIDAR semakin maju, sesuai slogan kami yakni kompak bergerak dan berdampak,” ujar Jessica.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tommy Parasan selaku mantan Ketua PD TIDAR Sulawesi Utara yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam membesarkan organisasi.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bro Tommy Parasan, eks Ketua PD TIDAR Sulawesi Utara, yang sudah membawa TIDAR sebesar ini. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin,” tambahnya.

Jessica berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya serta memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

“Semoga TIDAR semakin jaya, semakin maju, menjangkau hingga ranting-ranting, serta benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dan generasi muda dalam membangun organisasi yang modern, inklusif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Perempuan dan pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan perubahan positif. TIDAR harus menjadi rumah perjuangan yang melahirkan kader berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi untuk daerah,” tutup Jessica. (***) 

Gerald Kalangit Tegaskan Dukungan Penuh, Standius Bara Prima Dinilai Figur Tepat Pimpin TIDAR Sulut

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Ketua PC TIDAR Sitaro, Gerald Kalangit, menyatakan dukungan penuh atas terpilihnya Standius Bara Prima sebagai Ketua PD TIDAR Sulawesi Utara setelah meraih kemenangan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) TIDAR.

Menurut Gerald, kepemimpinan organisasi sayap kepemudaan tersebut kini berada di tangan sosok yang tepat. Ia menilai Standius Bara Prima merupakan figur idealis yang memiliki visi jelas dalam membawa TIDAR Sulawesi Utara semakin solid dan progresif ke depan.

“PD TIDAR paling cocok dinakhodai oleh Bro Bara, supaya kita satu komando. Beliau adalah sosok yang idealis dan memiliki semangat besar untuk kemajuan Sulawesi Utara,” ujar Gerald.

Lebih lanjut, Gerald menegaskan bahwa jajaran PC TIDAR Sitaro siap berada di garis depan dalam mendukung seluruh program kerja yang akan dijalankan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Standius Bara Prima.

Ia berharap, dengan kepemimpinan Bara, TIDAR Sulawesi Utara mampu menjadi wadah perjuangan generasi muda yang kuat, solid, serta mampu melahirkan kader-kader potensial bagi daerah.

Dukungan dari Gerald Kalangit ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan Standius Bara Prima mendapat sambutan positif dari kader di tingkat kabupaten/kota, sekaligus memperkuat konsolidasi internal organisasi menuju arah yang lebih besar. (***) 

Gerald Kalangit Tegaskan Masuk TIDAR Bukan Soal Politik, Siap Bangun Kepemudaan di Sitaro

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Tokoh muda Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Gerald Kalangit, akhirnya angkat bicara terkait berbagai isu yang menyeret namanya dalam dinamika organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR).

Gerald menegaskan, keterlibatannya dalam TIDAR murni sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi kepemudaan, bukan karena kepentingan politik maupun keterikatan dengan partai tertentu.

“Saya memang mendapat instruksi dari DPD untuk mengikuti Tunas I dan II, serta dipercaya menjadi Ketua PC TIDAR Sitaro sesuai arahan yang diberikan. Jadi saya ini bukan orang partai. Saya hanya seorang pengusaha dan tidak terikat dengan partai manapun,” tegas Gerald.

Menurutnya, kehadirannya di TIDAR justru dilandasi semangat membangun generasi muda di daerah. Terlebih, Partai Gerindra merupakan salah satu partai pendukung di Kabupaten Sitaro, sehingga tidak ada yang salah jika dirinya ikut berperan membesarkan organisasi kepemudaan tersebut.

“Karena Gerindra juga menjadi partai pendukung di Kabupaten Sitaro, apa salahnya saya sebagai pemuda ikut membesarkan TIDAR di Sitaro. Kebetulan saya mendapat mandat, dan saya siap menerima amanah itu,” ujarnya.

Gerald juga membantah keras berbagai isu yang beredar yang mencoba mengaitkan dirinya dengan kepentingan tertentu. Ia memastikan seluruh langkah yang diambilnya merupakan keputusan pribadi yang didasari kesiapan, kapasitas, dan komitmen untuk membangun organisasi.

“Tidak ada sangkut paut dengan isu yang beredar seperti yang disampaikan. Ini murni saya secara pribadi, mampu dan siap,” katanya.

Terkait adanya informasi mengenai kedatangan jajaran DPC Gerindra Sitaro dalam proses perekrutan maupun rekomendasi Ketua PC TIDAR Sitaro, Gerald menilai hal tersebut kemungkinan hanya terjadi miskomunikasi internal.

“Mungkin ada miskomunikasi soal perekrutan atau rekomendasi Ketua PC Sitaro,” tandasnya.

Dengan klarifikasi tersebut, Gerald Kalangit menunjukkan posisinya sebagai figur muda yang siap mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan di Sitaro, sekaligus menepis berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. (***) 

Rahayu Saraswati Beri Hormat untuk Tommy Parasan, Loyalitasnya Kibarkan TIDAR di Sulawesi Utara

Tidak ada komentar

 




EXPRESSINDONEWS-- Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mantan Ketua TIDAR Sulawesi Utara, Tommy Parasan, atas dedikasi dan kontribusinya dalam membesarkan organisasi di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam pernyataannya, Rahayu menegaskan bahwa kepemimpinan Tommy Parasan telah membawa nama TIDAR semakin dikenal dan diperhitungkan di Sulawesi Utara. Menurutnya, capaian tersebut bukanlah hal yang mudah, melainkan hasil dari kerja keras, komitmen, serta loyalitas yang konsisten terhadap partai dan organisasi kepemudaan tersebut.

“Dengan rasa bangga, saya memberikan hormat kepada Bro Tommy. Selama ini, beliau telah mengangkat nama TIDAR hingga berkibar kuat di Sulawesi Utara. Ini adalah bentuk loyalitas yang patut diapresiasi,” ujar Rahayu.

Lebih lanjut, Rahayu menilai bahwa Tommy Parasan merupakan sosok kader yang mampu menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi. Hal ini, menurutnya, menjadi contoh penting bagi seluruh kader TIDAR di berbagai daerah.

“Saya melihat Bro Tommy selalu mengedepankan kepentingan partai dan TIDAR di atas kepentingan pribadinya. Sikap seperti inilah yang harus terus dijaga dan diteladani,” lanjutnya sambil memberikan penghormatan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kontribusi dan pengabdian Tommy Parasan telah memberikan dampak signifikan terhadap eksistensi dan perkembangan TIDAR di tingkat daerah, khususnya di Sulawesi Utara. (***) 

Standius Bara Prima Pimpin TIDAR Sulut 2026–2031, Siap Perkuat Barisan dan Hadapi Pemilu

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Agenda Musyawarah Daerah (Musda) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara periode 2026–2031 berlangsung penuh semangat konsolidasi, menegaskan arah ideologi organisasi sekaligus memperkuat barisan kader muda dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Ketua Panitia, Miracle M Sengkey, dalam pemaparannya menegaskan bahwa ideologi TIDAR berakar pada nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan, dan keindonesiaan yang berlandaskan Pancasila. Ia menekankan bahwa TIDAR hadir sebagai wadah kader muda yang tidak hanya berorientasi pada politik praktis, tetapi juga pada penguatan karakter, integritas, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Ketua PD TIDAR Sulut sebelumnya, Tommy Parasan, dalam penyampaiannya mengulas perjalanan kaderisasi melalui Tunas I, II, dan III. Ia menitipkan harapan besar kepada kepemimpinan baru agar mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi.

“Saya menitipkan kepada pemimpin baru, Bro Bara, untuk bekerja maksimal. Tujuan kita jelas, merangkul dan menjangkau. Dalam struktur baru ini, semangat memperjuangkan dan mendampingi Gerindra harus terus dijaga. Tiga tahun ke depan kita akan menghadapi pemilu, sehingga kita harus siap memenangkan dan memperjuangkan ideologi partai,” ujar Parasan.

Musda tersebut menetapkan Standius Bara Prima sebagai Ketua TIDAR Sulawesi Utara periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi melalui dukungan penuh dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Dalam pernyataan normatifnya, Bara Prima menegaskan komitmennya untuk membawa TIDAR menjadi organisasi kepemudaan yang solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam menyongsong agenda politik nasional.

“Kita akan siapkan barisan, kita akan persiapkan semuanya. TIDAR harus menjadi kekuatan strategis dalam mendukung perjuangan Gerindra, sekaligus melahirkan kader-kader terbaik yang siap mengabdi untuk bangsa dan daerah,” tegasnya.

Agenda tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang memaparkan visi dan misi organisasi secara nasional. Ia menyampaikan rasa bangga atas perkembangan pesat TIDAR dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya merasa bangga dan haru melihat bagaimana TIDAR berevolusi luar biasa. Dalam waktu singkat, kita sudah memiliki 38 pengurus daerah dan 10 pengurus luar negeri. Ini menunjukkan bahwa anak muda haus untuk berkontribusi dan membutuhkan ruang untuk berkembang,” ungkapnya.

Turut hadir pula Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh kader TIDAR. Ia menegaskan pentingnya peran TIDAR sebagai garda terdepan dalam mengawal program-program pemerintah.

“TIDAR harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengawal program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kader muda harus tampil sebagai motor penggerak pembangunan dan penjaga ideologi partai,” tegasnya.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang telah terbentuk, TIDAR Sulawesi Utara diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, memperluas jangkauan kaderisasi, serta menjadi kekuatan strategis dalam memenangkan agenda politik Partai Gerindra menuju pemilu mendatang. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com