LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Tiga Anggota DPRD Manado Semarakkan Turnamen Padel HUT ke-403 Kota Manado, Tunjukkan Sportivitas dan Kebersamaan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Semangat memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado tidak hanya ditunjukkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dalam ajang olahraga yang mempererat kebersamaan. Tiga anggota DPRD Kota Manado turut ambil bagian dalam Turnamen Padel yang menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT Kota Manado.

Mereka adalah Lady Olga dari Fraksi Partai Golkar yang bertugas di Komisi IV, Tommy Daud Parasan dari Fraksi Partai Gerindra di Komisi I, serta Elryc Mosal dari Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) di Komisi III.

Keikutsertaan para wakil rakyat tersebut menjadi wujud dukungan DPRD Kota Manado terhadap pengembangan olahraga sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dalam momentum hari jadi kota.

Lady Olga tampil penuh semangat hingga berhasil menembus babak semifinal. Meski langkahnya harus terhenti setelah menghadapi tim yang diperkuat Irene Golda Pinontoan, penampilannya mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan dan menunjukkan sportivitas sepanjang pertandingan.

Sementara itu, duet Tommy Daud Parasan dan Elryc Mosal tampil solid dalam satu tim. Kekompakan keduanya mengantarkan mereka melaju hingga babak final, menjadi salah satu pasangan yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

Partisipasi ketiga legislator tersebut mencerminkan bahwa anggota DPRD Kota Manado tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif. Momentum ini sekaligus memperlihatkan komitmen DPRD dalam mendukung gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan lintas unsur, serta menyemarakkan peringatan HUT ke-403 Kota Manado dengan semangat sportivitas dan persatuan. (***) 

Florens Panungkelan Soroti Penyaluran Dana BOS dan Minimnya Sosialisasi SPMB, Minta Dinas Pendidikan Perkuat Sinergi dengan DPRD

Tidak ada komentar


EXPRESSINDONEWS – Anggota DPRD Kota Manado dari Komisi IV, Florens Panungkelan, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar tidak membebani pihak sekolah dalam pengelolaan anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Florens saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan. Menurut Srikandi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari daerah pemilihan Wenang–Wanea itu, pencairan Dana BOS sebaiknya dilakukan setiap semester sehingga kepala sekolah memiliki ruang yang lebih baik dalam menyusun dan merealisasikan program sekolah.

"Kami meminta agar mekanisme penyaluran Dana BOS menjadi perhatian serius. Jangan sampai sistem yang ada justru membebani kepala sekolah dalam mengelola anggaran. Penyaluran setiap semester dinilai akan lebih efektif dan memberikan kepastian dalam perencanaan kebutuhan sekolah," ujar Florens.

Selain menyoroti Dana BOS, Florens juga mengangkat persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang menurutnya masih banyak dikeluhkan para orang tua. Ia menilai berbagai kendala dalam proses pendaftaran terjadi karena sosialisasi dari Dinas Pendidikan kepada masyarakat masih belum maksimal.

Menurutnya, DPRD seharusnya dilibatkan sejak awal dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Sebagai wakil rakyat yang berinteraksi langsung dengan konstituen, DPRD dinilai memiliki peran strategis dalam membantu menyosialisasikan kebijakan pemerintah.

"Banyak pengakuan dari masyarakat yang mengeluhkan proses SPMB karena dianggap masih membingungkan. Saya melihat ini terjadi akibat minimnya sosialisasi. Seharusnya Dinas Pendidikan menyampaikan terlebih dahulu kepada DPRD, sehingga kami dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat," tegasnya.

Florens menekankan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan kunci agar setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami dan diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Legislatif adalah perpanjangan tangan masyarakat. Kami lebih dekat dengan konstituen sehingga penyampaian informasi akan lebih efektif. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antara Dinas Pendidikan dengan DPRD harus terus diperkuat agar kebijakan yang dijalankan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat," pungkasnya. (***) 

Sri Nanda Lamadau Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Singkil I, Minta Pemerintah Gratiskan Rusunawa dan Permudah Pelayanan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai NasDem Kota Manado, Sri Nanda Lamadau, turun langsung menemui para korban kebakaran di Kelurahan Singkil I, Kecamatan Singkil, Senin (13/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Sri Nanda menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga yang terdampak musibah.

Meski bantuan yang diberikan tidak dalam jumlah besar, Sri Nanda menegaskan bahwa DPD Partai NasDem Kota Manado berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kesulitan.

"Kami datang dengan bantuan yang mungkin tidak seberapa. Namun kami berharap ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. NasDem akan selalu berusaha hadir dan membantu masyarakat sesuai kemampuan yang kami miliki," ujar Sri Nanda kepada media.

Selain menyerahkan bantuan, Anggota DPRD Kota Manado tersebut juga menyoroti kondisi para korban yang saat ini menempati Rusunawa Karame sebagai tempat tinggal sementara. Ia meminta Pemerintah Kota Manado agar tidak membebankan biaya sewa kepada para korban kebakaran yang kehilangan seluruh harta bendanya.

Menurutnya, kondisi para penyintas masih sangat memprihatinkan. Ia mengaku melihat langsung seorang ibu yang harus merawat dua anaknya (satu dalam keadaan mengandung) yang mengalami luka bakar, sementara keluarga tersebut tidak lagi memiliki sumber penghasilan.

"Material dari mereka sudah tidak ada yang tersisa. Saya melihat sendiri ada seorang ibu yang harus merawat dua anaknya yang mengalami luka bakar, sementara mereka tidak memiliki pendapatan. Dalam kondisi seperti ini, saya berharap pemerintah bisa lebih bijaksana dengan tidak membebankan pembayaran Rusunawa kepada para korban," tegasnya.

Sri Nanda juga mengkritisi pelayanan birokrasi terhadap korban kebakaran. Ia mengaku menerima informasi bahwa ibu tersebut harus bolak-balik mendatangi sejumlah organisasi perangkat daerah (SKPD) untuk mengurus administrasi bantuan.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak mencerminkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Saya mendapat informasi bahwa ibu ini harus bolak-balik mengurus berkas di beberapa SKPD. Ini tentu sangat memprihatinkan. Jangan sampai masyarakat yang sedang menderita justru semakin dipersulit. Bayangkan, seorang ibu hamil harus berjalan mengurus surat-surat dalam kondisi perut kosong hingga pingsan di tengah jalan. Ini tidak boleh terjadi," katanya.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Manado, Sri Nanda menegaskan akan meminta penjelasan kepada instansi terkait mengenai proses pelayanan tersebut.

"Saya akan mempertanyakan persoalan ini kepada pihak terkait. Apa sebenarnya yang menjadi kendala, sehingga korban harus berulang kali mengurus berkas? Pemerintah harus memastikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berpihak kepada masyarakat, terlebih bagi mereka yang sedang mengalami musibah," pungkasnya. (***) 

Wagub Sulut Victor J. Mailangkay: Koperasi Harus Menjadi Kekuatan Nyata Penggerak Ekonomi Rakyat

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor J. Mailangkay, S.H., M.H., mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Victor Mailangkay menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar pembangunan ekonomi nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan wadah yang menghidupkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling percaya dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat.

"Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi wadah untuk bertumbuh bersama. Di dalamnya hidup nilai gotong royong, kepercayaan, dan semangat saling menguatkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Victor.

Ia menambahkan, semangat yang diusung dalam Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi koperasi agar mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional, sehat, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi akan menjadi kekuatan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Victor juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus memperkuat sektor perkoperasian melalui berbagai program pembinaan, penguatan kelembagaan, serta peningkatan daya saing koperasi di daerah.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus mendorong koperasi agar semakin maju, sehat, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat," tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Victor J. Mailangkay menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 kepada seluruh insan koperasi di Indonesia.

"Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Semoga semangat 'Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya' terus menjadi inspirasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara," pungkasnya. (***) 

Anggota FKDM Kota Manado Sapril Palamani: Kolaborasi dengan Kepolisian Cegah Potensi Tarkam di Kecamatan Singkil

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS-- Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Kepolisian untuk mengantisipasi potensi tawuran antar-kampung (tarkam) di wilayah Kecamatan Singkil saat pelaksanaan kegiatan nonton bareng.

Anggota FKDM Kota Manado, Sapril Palamani, mengatakan pihaknya bersama personel Kepolisian yang dipimpin Danru Brimob, Ipda Tommy, turun langsung melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi gesekan.

Menurut Sapril, kehadiran anggota FKDM di lapangan merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan konflik dengan memberikan informasi kepada aparat mengenai titik-titik yang perlu diwaspadai.

"Kami bersama Danru Brimob, Ipda Tommy, melaksanakan pengamanan di wilayah yang berpotensi terjadi konflik di Kecamatan Singkil. Pada kegiatan nonton bareng ini, anggota FKDM hadir untuk berkolaborasi dengan Kepolisian dengan memberikan informasi mengenai titik-titik yang perlu diwaspadai dan dijaga, sehingga potensi tawuran antar-kampung dapat dicegah sejak dini," ujar Sapril Palamani.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, FKDM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif, tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Sapril berharap sinergi antara FKDM, Kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga setiap potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini dan keamanan di Kota Manado, khususnya Kecamatan Singkil, tetap terjaga. (***) 

Ronaldo alias Ko'Opo dan NK alias Novri Disebut dalam Dugaan Penampungan Bio Solar Subsidi di Minsel

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar kembali menjadi sorotan publik di Sulawesi Utara. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada dugaan aktivitas yang dikaitkan dengan PT Ordo Pratama Optimal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, Bio Solar bersubsidi diduga dikumpulkan dari beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Manado. Selanjutnya, BBM tersebut diduga dibawa dan ditampung di sebuah lokasi yang disebut berada di wilayah Kapitu, Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dari lokasi tersebut, Bio Solar subsidi diduga kembali diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu dan disebut-sebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah aktivitas, termasuk yang diduga berkaitan dengan sektor pertambangan.

Dalam informasi yang beredar, nama Ronaldo alias Ko' Opo turut disebut sebagai pihak yang diduga beraktivitas dengan berlindung di bawah PT Ordo Pratama Optimal. Selain itu, seorang berinisial NK alias Novri juga disebut sebagai pihak yang diduga menguasai atau memiliki lokasi penampungan BBM tersebut.

Tak hanya itu, sumber yang sama juga mengungkap adanya dugaan bahwa aktivitas tersebut memperoleh dukungan pendanaan dari pihak tertentu. Bahkan, muncul pula dugaan adanya perlindungan dari oknum aparat terhadap praktik tersebut.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada keterangan resmi maupun hasil penyelidikan yang dipublikasikan oleh aparat penegak hukum yang membenarkan klaim tersebut.

Apabila nantinya dugaan tersebut terbukti melalui proses penyelidikan dan pembuktian di pengadilan, praktik tersebut berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi, yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak pada masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Atas mencuatnya informasi tersebut, masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Kepolisian diharapkan mengusut seluruh rangkaian dugaan yang ada, sementara apabila terdapat indikasi keterlibatan oknum anggota TNI, masyarakat juga meminta agar dilakukan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain itu, seluruh pihak yang namanya disebut dalam informasi yang beredar diharapkan diberikan kesempatan memberikan klarifikasi dan diperiksa berdasarkan alat bukti yang sah. Langkah tersebut dinilai penting guna mengungkap fakta yang sebenarnya sekaligus menghindari munculnya spekulasi yang dapat merugikan pihak-pihak tertentu sebelum adanya kepastian hukum.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PT Ordo Pratama Optimal maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut terkait dugaan yang beredar. Media tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (***) 

Wagub Sulut Victor J. Mailangkay Ajak Jemaat Bangun Growth Mindset dan Jadikan Firman Tuhan Dasar Kehidupan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor J. Mailangkay, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Utara, mengajak para pendeta dan anggota jemaat untuk membangun pola pikir yang bertumbuh (growth mindset) sebagai fondasi menghadapi perubahan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi kegiatan "Reach 26: Sabbath School Alive for Pastors and Church Members" yang diselenggarakan di Universitas Klabat (UNKLAB), Airmadidi.

Dalam kegiatan tersebut, Victor J. Mailangkay, S.H., M.H. didampingi Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sulawesi Utara Reza Dotulong serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Roldy Mailangkay.

Menurut Victor, setiap perubahan besar selalu diawali dengan perubahan cara berpikir. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk tidak terjebak dalam zona nyaman, melainkan terus mengembangkan diri agar mampu memberikan dampak positif bagi gereja maupun masyarakat.

"Perubahan besar selalu diawali dari perubahan cara berpikir. Kemajuan tidak akan lahir jika kita memilih untuk tetap berada di zona nyaman. Karena itu, mari kita terus membangun growth mindset dalam kehidupan maupun pelayanan," ujar Victor.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi membiasakan diri datang lebih awal sebagai bentuk penghargaan kepada Tuhan dan sesama.

Victor juga mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan firman Tuhan sebagai landasan utama kehidupan melalui komitmen membaca dan mempelajari Alkitab setiap hari (Grounded in the Bible). Menurutnya, keteladanan harus dimulai dari diri sendiri sebelum menjadi inspirasi bagi keluarga, gereja, hingga masyarakat luas.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat Focus on the Mission, sehingga setiap peserta semakin setia dalam melayani, menjangkau sesama, serta mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus.

"Semoga melalui kegiatan ini semangat Focus on the Mission terus hidup dalam setiap pribadi, sehingga kita semakin setia melayani, menjangkau sesama, dan mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus," tutup Victor. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com