EXPRESSINDONEWS-- ejumlah aspirasi strategis disampaikan masyarakat dalam agenda reses Anggota DPRD Kota Manado, Natanael Pepah, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sario–Malalayang, yang digelar di Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak di lingkungan mereka, mulai dari persoalan infrastruktur hingga kesejahteraan sosial.
Salah satu aspirasi utama yang mencuat adalah permintaan pengerukan sungai dan perbaikan saluran drainase atau got di beberapa titik yang dinilai sudah mengalami pendangkalan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu banjir ketika intensitas hujan meningkat.
Selain itu, masyarakat juga meminta perhatian pemerintah terhadap penyediaan serta perbaikan sarana dan prasarana olahraga di wilayah Malalayang Dua. Warga berharap fasilitas olahraga yang memadai dapat menjadi ruang aktivitas positif bagi generasi muda di lingkungan mereka.
Tak hanya soal infrastruktur, persoalan penggunaan gas LPG juga menjadi sorotan warga. Dalam diskusi tersebut muncul harapan agar penyaluran gas lebih tepat sasaran, di mana masyarakat yang secara ekonomi mampu diharapkan menggunakan tabung gas berukuran lebih besar, sementara tabung LPG 3 kilogram tetap diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Natanael Pepah menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Reses adalah momentum bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan tentu akan kami kawal dan perjuangkan sesuai dengan mekanisme yang ada di DPRD,” ujar Pepah.
Ia juga menambahkan bahwa persoalan bantuan sosial dari Dinas Sosial turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Dirinya memastikan pengawasan terhadap program bantuan sosial akan terus dilakukan agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Program bantuan sosial harus tepat sasaran. Kami di DPRD akan terus mengawal agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan perhatian dari pemerintah,” tegasnya.
Menurut Pepah, komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus terjaga, sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat segera ditindaklanjuti melalui kebijakan maupun program pembangunan yang ada di Kota Manado. (***)
