EXPRESSINDONEWS — Suasana haru dan penuh makna menyelimuti pertemuan perdamaian antara pemuda Karangria dan Kampung Tali yang digelar di wilayah hukum Polsek Tuminting. Agenda yang difasilitasi oleh berbagai elemen masyarakat ini menjadi titik balik bagi para pemuda yang sebelumnya terlibat perselisihan.
Kapolsek Tuminting, Iptu Victorrico Andriadhi Hartono, yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut menyampaikan pesan penuh empati dan harapan besar kepada generasi muda. Dalam sambutannya, Kapolsek menyesali perbuatan yang telah terjadi sebelumnya dan menegaskan bahwa pertikaian antar pemuda hanya membawa kerugian yang sia-sia, Senin (4/8/2025).
“Saya ucapkan terima kasih kepada tokoh agama, kepala lingkungan, dan teman-teman semua yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, tapi momen penting untuk membuka lembaran baru. Semua kesalahan anak-anak kami, dari Polsek akan kami hapuskan, dengan satu syarat: jangan ulangi lagi apa yang sudah kalian sepakati,” tegas Kapolsek Hartono.
Dengan pendekatan humanis dan penuh kepedulian, Kapolsek mengajak para pemuda untuk melihat ke masa depan, menekuni apa yang mereka cintai, dan menyelesaikan pendidikan demi mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
“Kalau mau jago, silakan buka ring tinju dan berlatih jadi profesional. Tapi ingat, laki-laki sejati itu berani bertanggung jawab. Apa yang kalian bangun hari ini akan jadi fondasi masa depan kalian sebagai pemimpin,” ucapnya menyentuh hati para peserta.
Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, khususnya melalui akun-akun media sosial palsu (fake account). Ia menegaskan, jika ada persoalan-persoalan di masa lalu, malam ini semuanya akan dihapus dan dimulai dari awal yang bersih.
"Beribu-ribu kata saya minta tolong kepada adik-adik. Jangan lagi merugikan diri sendiri dan orang lain. Saya berharap penuh kepada kalian. Pendidikan pertama itu di keluarga, bukan semata tugas polisi. Mau polisi jungkir balik, tapi kalau keluarga berhasil mendidik, pasti anak-anak punya masa depan cerah,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini dua kepala lingkungan dari Karangria dan Tuminting, personel Koramil, tokoh-tokoh agama, serta para orang tua dari kedua belah pihak. Seluruh pihak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Tuminting, khususnya kepada Iptu Victorrico Andriadhi Hartono yang dinilai sangat humanis dan berdedikasi menyelesaikan konflik dengan pendekatan kekeluargaan.
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan di Manado masih kuat dan mampu menyatukan perbedaan demi kedamaian bersama. Seperti yang dikatakan Kapolsek, "Torang samua basudara." (***)