Foto Kolase :Tommy Parasan (kiri) Kapolresta Manado (Tengah) Kasat Reskrim (Kanan)
EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado, Tommy Daud Parasan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado, khususnya kepada Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid serta Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto, atas langkah cepat dan tegas dalam menangani berbagai insiden tawuran antar kampung (tarkam) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Manado.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Manado yang juga bermitra dengan Pihak Kepolisian itu menilai kehadiran langsung pimpinan Polresta bersama jajaran di lokasi-lokasi rawan menjadi bukti nyata keseriusan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Langkah cepat Kapolresta Manado bersama Kasat Reskrim dan seluruh jajaran patut diapresiasi. Kehadiran langsung di lapangan, termasuk memberikan imbauan kepada masyarakat serta melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat, menunjukkan komitmen kuat Polri dalam meredam potensi konflik,” ujar Anggota Fraksi Gerindra kepada media ini.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir Kota Manado sempat diwarnai aksi tarkam di sejumlah titik, di antaranya wilayah Sindulang antar lingkungan, Ternate Baru–Ketang Baru, Wonasa, Ternate Tanjung, hingga Karombasan. Sejumlah lokasi tersebut bahkan didatangi langsung Kapolresta Manado dan Kasat Reskrim untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan.
Meski demikian, Tommy menegaskan bahwa upaya pencegahan konflik sosial tidak boleh hanya dibebankan kepada pihak kepolisian semata. Menurutnya, Pemerintah Kota Manado harus turut ambil bagian secara aktif dan berkelanjutan.
“Penanganan masalah sosial seperti tarkam ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Polresta Manado. Pemkot Manado harus hadir dan bekerja bersama. Peran pemerintah sangat penting, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga ketua lingkungan yang sehari-hari hidup dan mengenal langsung masyarakat di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.
Tommy menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Dengan koordinasi yang kuat, potensi konflik dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.
Sebagai Ketua PD Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulawesi Utara, organisasi kepemudaan Partai Gerindra, Tommy Parasan juga mengajak generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi dan menjadikan perdamaian sebagai nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemuda harus menjadi pelopor persatuan, bukan justru terjebak dalam konflik yang merugikan masa depan. Tidar Sulawesi Utara siap bersinergi dengan pemerintah, kepolisian, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan cinta damai,” ungkapnya.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar kolaborasi lintas sektor terus diperkuat demi menjaga Kota Manado tetap aman, damai, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik tanpa rasa takut maupun kekhawatiran. (Laks)
