EXPRESSINDONEWS-- Kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, dimanfaatkan Pemerintah Kota Manado sebagai momentum strategis untuk mendorong percepatan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dalam agenda yang berlangsung Jumat (10/4/2026) tersebut, Pemkot Manado secara langsung memaparkan kesiapan proyek rusunawa yang direncanakan berdiri di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan hunian layak di tengah pertumbuhan kawasan perkotaan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Manado, Peter Eman, menegaskan bahwa proyek ini telah memasuki tahap siap eksekusi. Lahan seluas sekitar 3.200 meter persegi telah disiapkan, dan seluruh dokumen administrasi dinyatakan lengkap.
“Dari sisi kesiapan, baik lahan maupun administrasi, sudah tidak ada kendala. Kami tinggal menunggu proses lanjutan agar pembangunan bisa segera berjalan,” jelas Eman.
Rencana pembangunan dijadwalkan dimulai pada tahun anggaran 2026 hingga 2027, dengan estimasi waktu konstruksi sekitar 10 bulan setelah kontrak kerja ditandatangani. Target awal penyelesaian diproyeksikan pada Maret 2027.
Namun dalam kunjungannya, Menteri Maruarar Sirait secara tegas meminta agar proyek tersebut tidak berlarut-larut dan bisa dipercepat.
“Kalau bisa dipercepat supaya lebih cepat dinikmati masyarakat. Februari bisa?” ujar Menteri, menyoroti urgensi percepatan pembangunan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Rusunawa ini nantinya akan mengusung nama “Bhineka Tunggal Ika”, yang mencerminkan semangat keberagaman dan kebersamaan masyarakat Kota Manado.
Menariknya, dalam kunjungan tersebut, Menteri juga memberikan dukungan langsung berupa bantuan pribadi sebesar Rp200 juta untuk pembangunan fasilitas olahraga, yakni lapangan futsal di kawasan rusunawa. Bantuan ini diharapkan mampu menunjang aktivitas sosial dan kesehatan para penghuni.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Viktor Mailangkay, serta Wali Kota Manado, Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota, Richard Sualang. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Manado, Steaven Dandel, serta jajaran Pemerintah Kota Manado.
Pemerintah Kota Manado berharap, kunjungan Menteri ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar mempercepat realisasi pembangunan rusunawa sebagai solusi konkret atas kebutuhan hunian MBR sekaligus mendorong penataan kawasan perkotaan yang lebih terencana dan berkelanjutan. (***)
