EXPRESSINDONEWS-- Srikandi Partai NasDem, Sri Nanda Lamadau, angkat bicara tegas terkait penangkapan Ketua Lingkungan I Kelurahan Malendeng yang terseret kasus narkoba. Personil Komisi I DPRD Manado dari Dapil Tuminting-Bunaken dan Bunaken Kepulauan ini menilai, peristiwa tersebut bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan pukulan serius bagi tata kelola sosial di tingkat akar rumput.
Menurutnya, posisi kepala lingkungan (pala/ketling) merupakan garda terdepan dalam menjaga peradaban dan ketertiban masyarakat. “Ketling adalah pintu masuk strata sosial. Ia seharusnya menjadi figur yang bertanggung jawab atas lingkungan yang dipimpinnya. Ketika justru terjerat narkoba, ini menjadi alarm keras bagi pemerintah kelurahan hingga kecamatan,” tegasnya.
Lamadau menilai, kejadian ini mencoreng kepercayaan publik dan harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen serta pembinaan aparat lingkungan.
Ia pun merekomendasikan langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pertama, pemerintah diminta mewajibkan tes urine atau tes narkoba bagi seluruh kandidat ketua lingkungan ke depan. Kedua, penguatan pembinaan melalui bimbingan teknis (bimtek) hingga masa orientasi, dengan penekanan pada penanaman ideologi Pancasila dan wawasan kewarganegaraan.
Selain itu, Lamadau mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah setempat dan aparat kepolisian dalam pengawasan lingkungan. “Koordinasi harus lebih masif, agar pengawasan terhadap wilayah kerja ketling benar-benar berjalan efektif,” ujarnya.
Ia juga berharap aparat penegak hukum tidak berhenti pada kasus individu semata. “Kami meminta agar kasus ini diurai secara menyeluruh. Jadikan ini pintu masuk untuk membongkar jaringan atau sindikat yang lebih besar,” tandasnya.
Lamadau menutup pernyataannya dengan harapan agar peristiwa ini menjadi yang terakhir terjadi di Kota Manado, sekaligus menjadi momentum pembenahan serius dalam sistem pengawasan dan pembinaan aparat lingkungan. (***)
