EXPRESSINDONEWS-- Agenda Musyawarah Daerah (Musda) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara periode 2026–2031 berlangsung penuh semangat konsolidasi, menegaskan arah ideologi organisasi sekaligus memperkuat barisan kader muda dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Ketua Panitia, Miracle M Sengkey, dalam pemaparannya menegaskan bahwa ideologi TIDAR berakar pada nilai-nilai nasionalisme, kebangsaan, dan keindonesiaan yang berlandaskan Pancasila. Ia menekankan bahwa TIDAR hadir sebagai wadah kader muda yang tidak hanya berorientasi pada politik praktis, tetapi juga pada penguatan karakter, integritas, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua PD TIDAR Sulut sebelumnya, Tommy Parasan, dalam penyampaiannya mengulas perjalanan kaderisasi melalui Tunas I, II, dan III. Ia menitipkan harapan besar kepada kepemimpinan baru agar mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
“Saya menitipkan kepada pemimpin baru, Bro Bara, untuk bekerja maksimal. Tujuan kita jelas, merangkul dan menjangkau. Dalam struktur baru ini, semangat memperjuangkan dan mendampingi Gerindra harus terus dijaga. Tiga tahun ke depan kita akan menghadapi pemilu, sehingga kita harus siap memenangkan dan memperjuangkan ideologi partai,” ujar Parasan.
Musda tersebut menetapkan Standius Bara Prima sebagai Ketua TIDAR Sulawesi Utara periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi melalui dukungan penuh dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
Dalam pernyataan normatifnya, Bara Prima menegaskan komitmennya untuk membawa TIDAR menjadi organisasi kepemudaan yang solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam menyongsong agenda politik nasional.
“Kita akan siapkan barisan, kita akan persiapkan semuanya. TIDAR harus menjadi kekuatan strategis dalam mendukung perjuangan Gerindra, sekaligus melahirkan kader-kader terbaik yang siap mengabdi untuk bangsa dan daerah,” tegasnya.
Agenda tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang memaparkan visi dan misi organisasi secara nasional. Ia menyampaikan rasa bangga atas perkembangan pesat TIDAR dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya merasa bangga dan haru melihat bagaimana TIDAR berevolusi luar biasa. Dalam waktu singkat, kita sudah memiliki 38 pengurus daerah dan 10 pengurus luar negeri. Ini menunjukkan bahwa anak muda haus untuk berkontribusi dan membutuhkan ruang untuk berkembang,” ungkapnya.
Turut hadir pula Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh kader TIDAR. Ia menegaskan pentingnya peran TIDAR sebagai garda terdepan dalam mengawal program-program pemerintah.
“TIDAR harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengawal program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kader muda harus tampil sebagai motor penggerak pembangunan dan penjaga ideologi partai,” tegasnya.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang telah terbentuk, TIDAR Sulawesi Utara diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, memperluas jangkauan kaderisasi, serta menjadi kekuatan strategis dalam memenangkan agenda politik Partai Gerindra menuju pemilu mendatang. (***)
