LATEST POST

latest

Ferdinand Djeki Dumais Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Manado Diproyeksikan Jadi Primadona Wisata

Senin, 25 Mei 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS — Peluncuran buku Pariwisata Perspektif International, Nasional dan Lokal karya Teddy Y. Tandayu SE, MBA bersama tim penulis menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Dies Natalis ke-11 Fakultas Pariwisata Universitas Katolik De La Salle Manado.

Kegiatan akademik tersebut turut dihadiri Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado, Ferdinand Djeki Dumais, yang menegaskan pentingnya pembangunan sektor pariwisata berbasis keberlanjutan di Kota Manado dan Sulawesi Utara.

Menurut Ferdinand, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dengan potensi wisata bahari, alam dan budaya yang dimiliki Sulawesi Utara.

Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, budaya serta dampak sosial bagi masyarakat.

“Pariwisata berkelanjutan harus menjadi spirit bersama. Bukan hanya bagaimana mendatangkan wisatawan, tetapi bagaimana sektor ini memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, menjaga budaya serta memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Ferdinand.

Ferdinand juga menyoroti pentingnya penguatan konsep 3A dalam pembangunan sektor pariwisata, yakni Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas. Menurutnya, tiga aspek tersebut menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata di Kota Manado.

Ia menambahkan, potensi kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara ke Sulawesi Utara harus mampu dikelola secara maksimal melalui kolaborasi terintegrasi antara pemerintah, akademisi dan pelaku usaha pariwisata.

“Kita harus berpikir bagaimana potensi pariwisata ini bisa dikelola, dikembangkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar sektor pariwisata benar-benar menjadi kekuatan ekonomi daerah,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Manado turut memberikan kuliah umum terkait potensi besar sektor pariwisata dunia dan peluang yang dimiliki Indonesia, khususnya Kota Manado.

Disebutkan bahwa perputaran dana sektor pariwisata dunia mencapai lebih dari Rp110.000 triliun, sementara Indonesia saat ini baru memperoleh sekitar satu persen dari total perputaran ekonomi tersebut.

Wali Kota menilai potensi pariwisata Kota Manado sangat besar dan harus digali lebih dalam dengan memperkuat konsep 3A, yakni Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas, sehingga ke depan sektor pariwisata dapat menjadi primadona baru perekonomian Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado, lanjutnya, akan terus berupaya maksimal dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata melalui berbagai program pengembangan destinasi, infrastruktur serta promosi daerah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Katolik De La Salle Manado, Rektor, para dosen, civitas akademika serta sejumlah undangan lainnya. Hadir pula perwakilan dari Four Points by Sheraton Manado, Hotel Sentra, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey.

Ferdinand Djeki Dumais juga menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pariwisata Unika De La Salle Manado atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata, serta kepada Teddy Y. Tandayu bersama tim penulis yang terus menghadirkan gagasan dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah melalui karya ilmiah dan literasi pariwisata. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com