LATEST POST

latest

Dugaan Penampungan Solar di Tababo Disinyalir Milik AT alias Alfa, Kasat Reskrim Polres Mitra Masih Bungkam

Sabtu, 25 Juli 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS-- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Kali ini, aktivitas seorang pria berinisial AT alias Alfa menjadi sorotan setelah adanya informasi mengenai dugaan pemanfaatan sebuah rumah yang berada di samping SPBU Tababo sebagai lokasi penampungan BBM bersubsidi.

Informasi yang diterima menyebutkan, rumah tersebut diduga digunakan untuk menampung solar yang diperoleh melalui aktivitas pengisian BBM bersubsidi. Dugaan ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait pola distribusi solar bersubsidi serta efektivitas pengawasan terhadap penyaluran BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat sesuai ketentuan.

Jika dugaan tersebut benar, praktik penampungan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi berpotensi mengganggu distribusi solar kepada masyarakat yang berhak sekaligus menimbulkan kerugian negara. Karena itu, diperlukan langkah serius dari aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Masyarakat meminta agar dugaan aktivitas tersebut tidak dibiarkan tanpa pemeriksaan. Aparat penegak hukum, khususnya Polda Sulawesi Utara dan Polres Minahasa Tenggara, diharapkan dapat melakukan penelusuran serta memastikan apakah terdapat pelanggaran dalam aktivitas pengadaan, penampungan maupun distribusi BBM bersubsidi di lokasi yang dimaksud.

Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi dinilai perlu diperketat. Pasalnya, solar bersubsidi merupakan komoditas yang mendapatkan dukungan anggaran negara dan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu. Setiap dugaan penyalahgunaan harus ditindaklanjuti secara profesional agar penyalurannya tetap tepat sasaran.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara AKP Lutfi Arinugraha Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait dugaan aktivitas tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun klarifikasi dari AT alias Alfa terkait informasi yang beredar. Seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan dan memerlukan verifikasi serta pembuktian lebih lanjut melalui proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com