LATEST POST

latest

KBK Keuskupan Manado Himpun Hampir 15 Ribu Peserta di Guaan Boltim, Ferdinand Dumais: Bangun Spiritualitas yang Berdampak bagi Gereja dan Bangsa

Jumat, 03 Juli 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS--  Desa Guaan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menjadi saksi semangat persaudaraan dan kebersamaan ribuan Kaum Bapak Katolik (KBK) dari berbagai daerah. Hampir 15.000 peserta yang berasal dari 75 paroki di tiga provinsi mengikuti Konferensi VIII dan Pertemuan Raya Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026.

Besarnya jumlah peserta tidak hanya menjadi bukti soliditas organisasi, tetapi juga menunjukkan tingginya antusiasme kaum bapak dalam memperkuat iman, persaudaraan, serta pengabdian kepada Gereja dan bangsa.

Ketua Umum KBK Keuskupan Manado, Edwin Kindangen, mengatakan kehadiran puluhan ribu peserta menjadi kebanggaan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat Guaan sebagai tuan rumah.

Menurutnya, kegiatan tersebut semakin memperkokoh spiritualitas KBK Keuskupan Manado dengan semangat "Memancarkan Kebaikan dan Berdampak bagi Umat, Masyarakat, dan Bangsa Indonesia."

Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi sebagai pembuka seluruh agenda konferensi dan pertemuan raya. Misa dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manado, Rolly Untu, didampingi 35 imam konselebran.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan seremoni bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang dihadiri Bupati Oscar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo Sumaiku.

Usai Perayaan Ekaristi, seluruh peserta mengikuti Konferensi VIII yang dipusatkan di Goba Boltim. Forum tersebut menjadi wadah pembahasan berbagai isu strategis melalui sejumlah materi yang mengangkat tema moderasi beragama, penguatan identitas umat Katolik, hingga penyusunan Arah Dasar dan Rencana Strategis Keuskupan Manado 2026–2030.

Sesi diskusi dipandu oleh Ferdinand Djeki Dumais, SE., MM., sebagai moderator dengan menghadirkan narasumber Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara Dr. Ulyas Taha, M.Pd., Jimmy Asiku, Poulden Gunawan, Pastor Valent Pandelaki, serta Dr. Valent Lumowa.

Ferdinand Dumais, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, menilai seluruh materi yang disampaikan tidak sekadar memberikan wawasan, tetapi juga menjadi panggilan bagi setiap anggota KBK untuk terus menghadirkan nilai-nilai iman dalam kehidupan bermasyarakat.

"Ketiga pembicara tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menggugat dan menantang seluruh Kaum Bapak Katolik agar mampu mengimplementasikan spiritualitas KBK yang berdampak, berkarakter 100 persen Indonesia dan 100 persen Katolik, serta berorientasi pada semangat Pro FEP (Familia, Ecclesia et Patria), yakni mengutamakan keluarga, Gereja, dan tanah air," ujar Ferdinand Dumais.

Kesuksesan penyelenggaraan Konferensi VIII dan Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia. Pada jajaran Steering Committee (SC), kepanitiaan dipimpin oleh Charles Ngangi sebagai Ketua dengan Wakil Ketua Ferdinand Djeki Dumais. Sementara Organizing Committee (OC) diketuai Harold Pratasik yang didampingi Wakil Ketua Louis Scram. Adapun kepanitiaan di tingkat lokal dipimpin oleh Tonny Sumaiku sebagai Ketua Panitia Lokal, yang bersama seluruh panitia dan masyarakat Guaan turut menyukseskan pelaksanaan kegiatan akbar tersebut.

Melalui Konferensi VIII dan Pertemuan Raya ini, KBK Keuskupan Manado diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi yang tidak hanya membangun kehidupan rohani anggotanya, tetapi juga menjadi kekuatan moral yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, Gereja, dan Indonesia. (***) 

Next Story Posting Lama Beranda
Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com