EXPRESSINDONEWS — Semangat kemerdekaan terasa dalam agenda Lomba Rakyat Partai Demokrat yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat.
Kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan dengan berbagai perlombaan rakyat. Lebih dari itu, agenda ini menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan kader dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Partai Demokrat.
Menariknya, kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya Partai Demokrat untuk terus hadir dan membaur bersama masyarakat.
Partai Demokrat menegaskan, suara masyarakat dari berbagai daerah akan menjadi perhatian dan dapat diteruskan melalui anggota Fraksi Demokrat di DPR RI maupun kepada Ketua Umum Partai Demokrat yang saat ini menjalankan tugas sebagai Menteri.
“Ini bukan hanya berpesta. Setelah kegiatan ini, kita akan masuk pada agenda konsolidasi, termasuk musyawarah daerah hingga ke tingkat bawah. Biarlah lomba rakyat ini menjadi momentum membangun kekeluargaan,” demikian semangat yang disampaikan dalam pembukaan kegiatan.
Agenda tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Mor Dominus Bastian, Sekretaris DPD Stendy Rondonuwu, Ketua Panitia Henry Walukow, Ketua DPC Demokrat Kota Manado Noortje Henny Van Bone, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara Royke Anter, serta jajaran Fraksi Demokrat DPRD Kota Manado, di antaranya Lily Walandha, William Billy Kaeng, Cicilia Londong dan Deysi Lumowa.
Noortje: Demokrat Harus Dekat dengan Rakyat
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Manado, Noortje Henny Van Bone, mengatakan peringatan HUT ke-25 menjadi momentum bagi Demokrat untuk terus memperkuat keberadaan partai di tengah masyarakat.
Menurutnya, perayaan HUT Demokrat sengaja dikolaborasikan dengan semangat HUT ke-81 RI agar masyarakat dapat ikut merasakan suasana kebersamaan bersama partai.
“Di HUT ke-25 ini kami ingin membawa Partai Demokrat menjadi lebih baik. Kami berkolaborasi bersama masyarakat untuk merayakan HUT Demokrat dan HUT RI. Kami selalu ada dan hadir di tengah-tengah masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan masyarakat dengan Partai Demokrat.
Mor Bastian: Bukan Sekadar Lomba, Ini Konsolidasi
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara, Mor Dominus Bastian, menegaskan bahwa Lomba Rakyat merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT RI sekaligus HUT ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan berlangsung pada 9 September 2026.
Menurutnya, berbagai agenda telah dilaksanakan secara bergilir di kabupaten dan kota setiap Jumat. Tujuannya jelas, yakni membawa Demokrat semakin dekat dengan masyarakat.
“Kita ingin Partai Demokrat lebih dekat dan membaur dengan masyarakat. Kita ingin mendengar aspirasi masyarakat agar nantinya dapat disalurkan melalui Partai Demokrat,” kata Mor.
Ia menilai, kegiatan rakyat seperti ini memiliki makna penting bagi konsolidasi internal partai sekaligus memperkuat hubungan antara kader dan masyarakat.
“Ini adalah bentuk konsolidasi partai. Ke depan masih ada agenda-agenda lanjutan yang akan kita laksanakan,” tegasnya.
Henry Walukow: Demokrat Ada Karena Rakyat
Ketua Panitia, Henry Walukow, menambahkan bahwa inti dari kegiatan tersebut adalah membangun kedekatan tanpa sekat antara Partai Demokrat dan masyarakat.
Menurutnya, partai politik tidak boleh berjarak dengan rakyat karena keberadaan partai pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dari masyarakat.
“Acara ini adalah bentuk kedekatan Demokrat dengan masyarakat. Tidak ada penghalang bagi kami. Kami tidak akan ada kalau tidak ada rakyat,” ujar Henry.
Dengan semangat kemerdekaan dan kekeluargaan, Lomba Rakyat Demokrat pun berlangsung dalam suasana riang dan penuh kebersamaan. Bagi Demokrat, pesta rakyat tersebut bukan akhir dari sebuah kegiatan, melainkan awal dari rangkaian konsolidasi untuk kembali mendengar, menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di berbagai daerah.(***)
