EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado, Andrew Palit, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Kairagi, Kecamatan Mapanget, pada Jumat (25/7/2025). Dalam kesempatan ini, Andrew mengangkat tema seputar pengembangan ekonomi kreatif di Kota Manado, sekaligus menjadikan forum tersebut sebagai ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah kota, khususnya Dinas Pariwisata serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang turut hadir.
Andrew menjelaskan bahwa forum ini digagas sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif di Manado. Ia menekankan bahwa fungsi DPRD tidak hanya legislasi dan pengawasan, tetapi juga memberikan masukan strategis kepada eksekutif, terutama dalam merancang kebijakan yang pro-rakyat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Disperindag yang sudah hadir, dan tentu kepada masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan ini. Karena ini menyentuh soal UMKM, maka saya pribadi akan membantu teman-teman pelaku usaha untuk mengurus hak kekayaan intelektual (HAKI). Saya siapkan anggaran pribadi, bukan dari dewan. Saya kasih waktu sampai hari Selasa bagi teman-teman yang mau mendaftar, dan saya yang akan bayarkan biayanya," ujar Andrew dalam sambutannya.
Reses kali ini juga membuka ruang konsultasi terkait Koperasi Merah Putih. Banyak masyarakat yang mengajukan pertanyaan seputar perizinan dan tata cara keanggotaan koperasi. Andrew menghadirkan langsung pengurus koperasi agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jelas dan akurat.
"Kegiatan ini saya buat untuk memfasilitasi masyarakat, supaya ada tempat bertanya dan mendapatkan jawaban langsung dari pihak yang berkompeten. Saya juga ingin agar industri kreatif di Manado lebih dikenal, terutama oleh generasi muda," jelasnya.
Menutup kegiatan, Andrew mengutip semangat dari Bung Karno, bahwa masa depan bangsa ada di tangan pemuda. Ia berharap anak-anak muda Manado tidak hanya aktif dalam dunia politik, tetapi juga memahami bahwa ada masyarakat yang membutuhkan perhatian, termasuk di sektor ekonomi kreatif.
"Lebih baik saya bicara dengan santai tapi sampai di hati masyarakat. Politik itu bukan hanya urusan kursi, tapi soal bagaimana kita hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat," pungkasnya dengan rileks namun penuh makna.