EXPRESSINDONEWS-- — Di tengah dinamika politik dan tantangan efisiensi anggaran yang tengah melanda, Anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI Perjuangan, Jean Sumilat, menyuarakan kembali semangat perjuangan partai berlambang banteng moncong putih itu sebagai kekuatan rakyat. Dalam pernyataannya, Sumilat menekankan pentingnya menjaga soliditas internal di tengah gelombang isu dan gonjang-ganjing politik yang berkembang saat ini.
“Seperti yang disampaikan oleh Ibu Ketua Puan Maharani, kekuatan PDI Perjuangan terletak pada soliditas — baik dalam visi, struktur, maupun kerja politik bersama rakyat. Jiwa perjuangan itu yang harus terus hidup dalam setiap gerak langkah kita,” ujar Sumilat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader legislatif partai untuk tetap sabar dan kokoh dalam menghadapi dinamika yang ada, termasuk tantangan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak langsung pada pelayanan publik.
“Kita harus kasihan sama rakyat. Mereka yang paling terdampak saat anggaran dipangkas. Maka dari itu, PDI Perjuangan harus hadir sebagai jembatan harapan, penghubung nyata antara suara rakyat dan kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Meski tak menampik bahwa partainya bukanlah partai yang sempurna, Sumilat menegaskan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang telah teruji dalam sejarah perjuangan politik Indonesia. Baginya, tugas utama sebagai kader adalah memperjuangkan hak-hak rakyat dan memastikan keadilan sosial benar-benar terwujud.
“Kita bukan partai yang tanpa cela, tapi kita adalah partai yang bekerja. Kita hadir bukan untuk elit, tapi untuk rakyat. Keadilan sosial bukan sekadar jargon, itu adalah amanat yang harus diwujudkan,” tutup Jean Sumilat penuh semangat.
Pernyataan ini menegaskan kembali posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang tetap berdiri teguh bersama rakyat, menjadikan perjuangan sosial sebagai nafas perjuangan politik di tengah dinamika nasional yang kian kompleks. (***)