MANADO — Rapat Paripurna pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado kembali mencuri perhatian, terutama lewat pernyataan tegas dari Ferdinand Dumais, Anggota DPRD Kota Manado yang juga Ketua Fraksi Gerindra, personil Komisi I serta anggota Panitia Khusus (Pansus) RPJMD.
Dalam keterangannya, Dumais menegaskan bahwa secara umum RPJMD yang diajukan oleh Pemerintah Kota Manado telah selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara.
“Sinkronisasi ini menjadi dasar penting dalam menjamin pembangunan yang berkelanjutan dan tidak tumpang tindih. Kita mendukung arah pembangunan yang terstruktur dari pusat hingga daerah,” ujarnya.
Secara khusus, Ferdinand menyoroti bahwa RPJMD jilid dua pemerintahan AARS (Andrei Angouw - dr. Richard Sualang) tidak hanya mengadopsi nilai-nilai pembangunan universal, tetapi juga mengangkat kearifan lokal Manado. RPJMD ini, kata Dumais, mendorong penguatan pertumbuhan kota sebagai etalase Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan jendela menuju Asia Pasifik.
"RPJMD ini memperhitungkan banyak aspek strategis. Kita ingin menjadikan Manado bukan hanya kota wisata dan perdagangan, tapi juga representasi utama Sulut di mata kawasan regional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ferdinand mengingatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Manado untuk patuh dan berpatokan pada RPJMD yang telah disusun oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
“Saya minta seluruh SKPD bekerja berdasarkan RPJMD. Ini penting agar mereka tidak terjebak dalam program-program yang menyimpang dan berpotensi menimbulkan masalah hukum,” tegas Dumais. “Kami di DPRD pun mengambil langkah antisipatif dengan membentuk Pansus RPJMD agar penggalian dan penguatan dokumen ini lebih maksimal. Ini bagian dari fungsi pengawasan kami sebagai mitra eksekutif.”
Dumais juga menyampaikan bahwa dalam proses pembahasan Pansus RPJMD, keterlibatan semua SKPD, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), menjadi hal penting. Aspirasi masyarakat menurutnya sangat jelas: Perumda PDAM dan Perumda Pasar harus turut diperkuat agar bisa menjadi kebanggaan warga Kota Manado.
"Ini bukan hanya keinginan legislatif, tapi suara masyarakat yang ingin melihat BUMD lebih profesional, transparan, dan berdampak nyata. Karena itu, kehadiran mereka dalam pembahasan RPJMD sangat krusial," tutupnya.
Tak lupa, Ferdinand Dumais juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar proses pembahasan Pansus dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis demi masa depan Kota Manado.