Expressindonews - Jogjakarta -Shaciel Justine Benedict Palempung, darah campuran Minahasa–Sangihe yang akrab disapa Justin, menjadi salah satu talenta muda yang tengah mencuri perhatian di dunia sepak bola Sulawesi Utara. Anak kedua dari pasangan Juan Palempung dan Joice Onthoni ini rela meninggalkan kampung halaman tercinta di Barangka, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk merantau ke Kota Manado. Satu tujuan yang tertanam dalam dirinya sejak kecil: berkembang dan berkarier di dunia sepak bola.
Saat ini, Justin tercatat sebagai siswa kelas 9A di SMP Katolik Santa Theresia Malalayang. Di bangku sekolah, ia dikenal sebagai pribadi rendah hati, namun begitu berada di lapangan hijau, sosoknya menjelma menjadi predator haus gol. Menggunakan nomor punggung 9, posisinya sebagai striker menjadikannya tumpuan serangan tim. Tak heran bila ia dijuluki sebagai “mesin gol” setelah penampilan impresifnya di ajang Piala Soeratin U15, di mana insting tajam dan ketenangan di depan gawang membuatnya disegani lawan.
Musim ini, Justin dipercaya memperkuat tim kebanggaan Sulawesi Utara, PS Manado U15, yang tampil di tingkat nasional Piala Soeratin. Ajang bergengsi ini berlangsung di Jawa Timur, tepatnya di Kota Batu, Malang. Kehadirannya di skuad PS Manado bukanlah kebetulan, melainkan buah kerja keras dan dedikasi sejak usia belia.
Perjalanan karier sepak bola Justin cukup panjang dan berliku. Ia mengawali langkahnya di dunia bola bersama Manganitu Kidz pada tahun 2018, di mana bakat alaminya mulai terlihat. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan Barangka United Jr 2020 yang membentuk dasar permainan kompetitifnya. Pada 2022, Justin memperkuat Black Panther Bahu, tim yang membawanya pada pengalaman lebih matang dengan lawan-lawan tangguh. Hingga akhirnya, pada 2024, ia resmi berseragam PS Manado, klub yang menjadi panggung besarnya hingga sekarang.
Kisah Justin adalah gambaran nyata perjuangan anak daerah yang berani bermimpi besar. Dari lapangan sederhana di kampung Barangka, ia kini menapaki kompetisi tingkat nasional. Dengan dukungan orang tua, kerja keras, serta doa masyarakat Sangihe dan Sulawesi Utara, Justin diharapkan mampu membawa PS Manado bersinar, sekaligus mengukir namanya sebagai salah satu striker muda terbaik Indonesia di masa depan.
(Chandra Matheos)
