EXPRESSINDONEWS-- Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Manado bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Dinas Pendidikan, kembali diwarnai dengan catatan penting terkait sektor pendidikan. Anggota Banggar, Sri Nanda Lamadau, menyoroti alokasi anggaran rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah sebesar Rp473 juta yang tercantum dalam draf pembahasan.
Dalam forum resmi tersebut, Sri Nanda menegaskan agar anggaran yang tersedia dapat menyentuh kebutuhan nyata di lapangan. Dirinya secara khusus mendorong agar SMP Negeri 16 dan SMP Negeri 5 Manado masuk dalam prioritas rehabilitasi.
“Di sini saya melihat ada catatan pendidikan terkait rehabilitasi sarana prasarana sekolah, jumlahnya Rp473 juta. Jika berkenan, saya ingin memasukkan SMP 16 dan SMP 5 untuk direhab. Gedung lama di sana kondisinya sudah rusak berat, sementara atap-atap juga perlu perhatian serius,” ungkap personil Komisi I ini.
Politisi muda itu juga menggambarkan kondisi memprihatinkan di SMP 5, di mana setiap kali hujan deras turun, air meluap hingga ke dalam ruang kelas. Situasi ini, kata dia, sangat mengganggu proses belajar mengajar karena siswa terpaksa ikut membersihkan air yang masuk ke ruang kelas.
“Kasihan anak-anak. Mereka datang untuk belajar, bukan untuk membersihkan air banjir. Tolong hal ini jadi perhatian khusus,” tambah Srikandi NasDem dengan nada penuh empati.
Pernyataan Lamadau menjadi salah satu catatan krusial dalam rapat Banggar, yang menegaskan pentingnya memastikan anggaran pendidikan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar sekolah, bukan hanya sebatas angka di atas kertas.
