EXPRESSINDONEWS-- Di tengah cuaca buruk yang disertai hujan dan angin kencang, Rombongan Gerindra Sulut dipimpin Ibu Olvi Lampele abg Wakil Sekertaris Gerindra Sulut didampingi Anggota DPRD Kota Manado dari Partai Gerindra, Ferdinand Djeki Dumais, tetap menyambangi warga terdampak tanah longsor di Pulau Manado Tua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado.
Kehadiran Gerindra Sulut itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia datang membawa bantuan kemanusiaan yang bersumber dari DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Olvi Lampele Sebagai Perwakilan Ketua DPD Gerindra Sulut yang juga adalah Gubernur Sulut, menegaskan bahwa bantuannya merupakan wujud tanggung jawab moral dan politik kepada rakyat.
“Dalam situasi bencana seperti ini, negara dan seluruh elemen harus hadir. Kami tidak boleh tinggal diam. Ini bukan soal politik, tetapi soal kemanusiaan. Sudah menjadi kewajiban kami untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak,” ujarnya.
Dalam Sambutannya mewakili Ketua Gerindra Sulut, Olvi juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga Manado Tua.
Di sisi lain, Ferdinand Dj Dumais, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado yang juga adalah Wakil Ketua DPC Kota Manado berharap bantuan dari pak Gubernur YSK sebagai Ketua Gerindra Sulut yang disalurkan dapat meringankan beban para korban, sekaligus menjadi penyemangat agar tetap kuat menghadapi cobaan. Bapak Gubernur sbg Ketua Gerindra Sulut dan pimpinan DPC Gerindra Manado juga sangat memperhatikan warga masyarakat yang terkena dampak bencana tanah longsor di Manado Tua Dua
Hadir juga bersama dalam kesempatan baik tersebut adalah Kabid BPBD Propinsi, KaLak BPBD Kota Manado, Kabid Dinas Sosial Kota Manado, Camat Bunaken Kepulauan, KapolSek Bunaken Kepulauan, Rohaniawan-wati Gereja GMIM Bualo, Ketua PAC Bunaken Kepulauan dan Anak Ranting Manado Tua Dua, Lurah Manado Tua Dua & Tokoh Masyarakat serta Warga Masyarakat yang terkena dampak Tanah Longsor tsb.
Lebih lanjut, Olvi Limpele menegaskan bahwa Gubernur Sulut dan Pemerintah Propinsi akan aegera memulihkan keadaan Asca Tanah Longsor tsb
Warga berharap dan meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret dan serius dalam penanganan pascabencana. Ia menilai perlu adanya tindakan preventif yang terukur, termasuk pembangunan tanggul atau penguatan tebing di titik-titik rawan untuk mengantisipasi terjadinya longsor kembali.
“Penanganan darurat memang penting, tetapi yang lebih utama adalah solusi jangka panjang. Pemerintah harus segera melakukan kajian teknis dan merealisasikan pembangunan tanggul atau sistem penahan tanah agar peristiwa serupa tidak terus berulang,” kata beberapa warga
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan dan cuaca ekstrem, solidaritas dan kepedulian tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana. (***)
