LATEST POST

latest

Reses di Tuminting, Sri Nanda Lamadau Serap Aspirasi Warga Soal Lahan, Drainase hingga Honor Imam

Sabtu, 07 Maret 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS-- Kegiatan reses anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi Partai NasDem, Sri Nanda Lamadau, digelar di Kelurahan Tuminting, tepatnya di Kompleks Masjid Baitul Mak’mur, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi forum resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

Reses yang dihadiri warga serta para imam masjid di wilayah Tuminting dan Bunaken itu diawali dengan sambutan Ketua Badan Takmir Masjid (BTM) Masjid Baitul Mak’mur, Herry Anwar, yang juga menjabat sebagai Camat Bunaken. Dalam sambutannya, Herry menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang dinilai menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

Sementara itu, Sri Nanda Lamadau dalam pengantarnya menjelaskan bahwa reses merupakan forum resmi anggota legislatif untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut harus difasilitasi oleh pemerintah karena merupakan bagian dari mekanisme kerja DPRD.

“Reses adalah forum resmi untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Karena itu kami mengundang para imam masjid di wilayah Tuminting dan Bunaken agar berbagai persoalan yang ada bisa disampaikan secara terbuka,” ujar Sri Nanda.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga dan tokoh masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi. Imam Sofyan Yasin menyoroti persoalan lahan yang ditempati warga di wilayah Kampung Tali Atas. Ia berharap melalui reses tersebut, pemerintah dan DPRD dapat memberikan solusi atas persoalan yang selama ini menjadi beban bagi masyarakat yang menempati lahan tersebut.

Selain itu, Muchlis Hasan menyampaikan sejumlah persoalan di wilayah Bailang. Ia menyoroti kondisi drainase yang dinilai buruk sehingga sering menyebabkan banjir, khususnya di sekitar Masjid Darussalam. Muchlis juga menyinggung status lahan pekuburan di Loreng yang hingga kini disebut masih bermasalah.

“Honor imam juga sampai hari ini belum cair. Ini tentu menjadi perhatian kami karena imam masjid memiliki peran penting di masyarakat,” ujarnya.

Aspirasi lain yang disampaikan warga yakni terkait pembangunan jalan setapak di eks Pasar Tuminting yang saat ini sedang dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat. Warga berharap pemerintah kota dapat memberikan perhatian agar pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Selain itu, masyarakat juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Beberapa warga, khususnya para ibu, menyampaikan kekhawatiran terkait kualitas makanan dalam program tersebut, menyusul adanya kasus keracunan yang sempat terjadi di beberapa daerah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sri Nanda Lamadau memberikan sejumlah penjelasan. Terkait persoalan pertanahan di Kampung Tali, ia menegaskan bahwa dirinya selama ini cukup vokal memperjuangkan persoalan lahan di wilayah tersebut.

“Untuk masalah tanah di Kampung Tali, saya minta masyarakat jangan dulu melakukan transaksi jual beli lahan sampai ada kejelasan statusnya,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa aspirasi terkait lapangan sepak bola sudah dikomunikasikan dengan Ketua Komisi IV DPRD Manado serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Sementara terkait honor imam, Sri Nanda menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Manado masih menunggu turunan regulasi dari undang-undang agar pencairan honor tersebut dapat dilakukan secara resmi.

Mengenai program MBG, Sri Nanda mengaku dirinya mendapatkan jatah pengelolaan satu dapur program tersebut. Namun ia memilih menolak dan lebih fokus pada pengurusan kebutuhan masyarakat lainnya.

“Saya dapat jatah satu dapur MBG, tapi saya tolak. Lebih baik saya urus yang lain. Bahkan Partai NasDem juga sudah mengultimatum bahwa kader tidak boleh mengambil jatah MBG,” pungkasnya.

Melalui reses tersebut, Sri Nanda berharap seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan dalam agenda kerja DPRD bersama pemerintah daerah. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com