EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI Perjuangan, Andrew Ignatius Palit, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Singkil. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga diawali dengan aksi sosial bersama warga setempat.
Sebelum pelaksanaan reses, Andrew Palit menggelar aksi bersih-bersih lingkungan bersama para remaja Masjid Darul Alqom serta warga sekitar. Usai kegiatan tersebut, agenda dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat di bulan Ramadan.
Kegiatan reses itu turut dihadiri Camat Singkil, Junaidi Mamonto, yang mewakili pemerintah kecamatan. Dalam kesempatan tersebut, Mamonto menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang digelar di wilayah Ternate Tanjung.
Ia menilai kegiatan reses yang dilaksanakan anggota DPRD menjadi momentum penting untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara warga, pemerintah, dan wakil rakyat akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi kehadiran Pak Andrew Palit yang melaksanakan reses di wilayah ini. Kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam pembangunan daerah,” ujar Mamonto.
Dalam sambutannya, Andrew Palit menyampaikan terima kasih atas kehadiran masyarakat dalam agenda reses tersebut. Ia menjelaskan bahwa reses merupakan masa di mana anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat, yang kemudian akan diperjuangkan dalam pembahasan program dan kebijakan di DPRD.
Palit juga menyinggung aksi pungut sampah yang dilakukan sebelum kegiatan reses. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bersama bahwa persoalan sampah merupakan masalah serius bagi lingkungan.
“Sampah itu busuk dan membahayakan. Dampaknya bukan hanya menyebabkan banjir, tetapi juga bisa mengancam kesehatan masyarakat. Karena itu, mari kita buang sampah pada tempatnya, apalagi di wilayah ini akses motor pengangkut sampah masih terbatas,” ujar Palit.
Ia menambahkan, dalam setiap kegiatan reses yang dilaksanakannya, dirinya selalu berupaya memulai dengan kegiatan positif bersama masyarakat. Hal itu dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga melalui Hastuti Makapia mengeluhkan persoalan drainase yang kerap menyebabkan banjir di wilayah tersebut. Ia mengatakan, masyarakat selama ini hanya bisa berjaga saat hujan turun karena air sering meluap.
“Kami sudah beberapa kali menyampaikan permintaan ini dalam Musrenbang. Yang kami minta sebenarnya sederhana, yaitu pengerukan got supaya aliran air bisa lancar,” kata Hastuti.
Selain itu, warga juga menyoroti persoalan jalan yang terbatas akibat relokasi bantaran sungai. Menurutnya, proses tersebut sempat menimbulkan ketegangan di tengah warga karena belum adanya kejelasan lanjutan terkait penataan kawasan bantaran sungai.
“Di sekitar bantaran sungai ini, sejak sebelum Covid-19 kami sudah diberikan kuisioner terkait pendataan. Tapi sampai sekarang kami belum tahu bagaimana tindak lanjutnya,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andrew Palit menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal setiap masukan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa persoalan pembersihan saluran drainase telah ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), namun pihaknya akan tetap melakukan koordinasi lebih lanjut.
“Terkait aspirasi lapangan di Ternate atau Ketang Baru, nanti kami akan cari tahu terlebih dahulu siapa yang berwenang mengelola lokasi tersebut agar bisa ditindaklanjuti,” kata Palit.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, tetapi masyarakat juga diharapkan ikut berkolaborasi menjaga lingkungan. Ingat, sampah jangan dibuang sembarangan,” ujarnya.
Palit menambahkan, untuk penataan rumput di area lapangan, anggarannya telah dialokasikan pada tahun ini sehingga diharapkan dapat segera direalisasikan. (***)
