EXPRESSINDONEWS-- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado, Ferdinand Djeki Dumais, melontarkan tanggapan tegas terhadap pernyataan Saiful Mujani yang dinilai mengarah pada ajakan menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dumais mengaku terkejut dengan pernyataan tersebut, terlebih disampaikan dalam forum halal bihalal yang seharusnya menjadi ruang refleksi dan pencerahan bagi publik. Ia menilai, pernyataan itu justru menunjukkan kemunduran dalam sikap intelektualitas.
“Terus terang saya kaget. Dulu saya mengagumi beliau sebagai sosok intelektual, tetapi pernyataan ini justru kehilangan nilai intelektualitas, apalagi disampaikan dalam forum yang seharusnya mencerahkan masyarakat,” ujar Dumais.
Menurutnya, forum para pengamat seharusnya menjadi ruang untuk memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah, bukan justru memunculkan narasi yang dinilai provokatif dan berlebihan. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius.
“Ini menurut saya sudah tindakan berlebihan dan keliru. Bahkan berpotensi melanggar hukum, ada indikasi tindakan makar di dalamnya. Ini persoalan yang sangat serius,” tegasnya.
Sebagai kader Partai Gerindra sekaligus Ketua Fraksi di DPRD Manado, Dumais menyebut bahwa sikapnya merupakan representasi suara dari daerah yang mencermati dinamika nasional. Ia menilai, berbagai program yang dijalankan pemerintahan Prabowo telah berada pada jalur yang tepat.
Dumais juga menyoroti arah pembangunan nasional melalui RPJMN yang telah ditetapkan, termasuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sektor pendidikan bagi generasi penerus bangsa.
“Kami melihat apa yang dilakukan Presiden Prabowo melalui RPJMN adalah sesuatu yang luar biasa. Program-program seperti MBG dan pendidikan bagi anak-anak bangsa menjadi bukti komitmen pemerintah,” katanya.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo dinilai tidak lagi memiliki kepentingan pribadi dalam menjalankan pemerintahan, melainkan fokus pada pengabdian kepada negara.
“Presiden Prabowo sudah selesai dengan dirinya sendiri. Tidak ada lagi yang dicari selain mengabdi untuk bangsa dan negara,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Dumais menantang Saiful Mujani untuk memberikan klarifikasi atas ucapannya. Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tetap memiliki batasan hukum yang harus dipatuhi.
“Saya minta Saiful Mujani untuk segera klarifikasi. Kalau pun ada yang salah dalam pemerintahan, tentu akan kami kritisi. Tapi apa yang disampaikan ini sudah di luar koridor, bahkan berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023,” pungkasnya. (***)
