EXPRESSINDONEWS-- Musyawarah Daerah (Musda) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sulawesi Utara dijadwalkan akan digelar pada 26 April 2026. Agenda ini diproyeksikan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan Partai Gerindra tersebut di tingkat provinsi.
Ketua Tidar Sulawesi Utara, Tommy Daud Parasan, menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh organisasi. Kepada media, ia menyampaikan bahwa proses pergantian kepemimpinan harus berjalan secara alami sebagai bagian dari dinamika organisasi.
“Biarkan pemimpin Tidar beregenerasi,” ujar Tommy.
Diketahui, anggota DPRD Kota Manado ini telah menjabat sebagai Ketua Tidar Sulut selama tiga periode. Meski tidak ada aturan pembatasan masa jabatan dalam organisasi tersebut, hingga kini belum ada kepastian apakah dirinya akan kembali mencalonkan diri dalam Musda mendatang.
Di sisi lain, Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Tidar Sulawesi Utara, Ryan Amrullah Welkom, mengungkapkan bahwa proses pendaftaran dan penjaringan calon ketua akan segera dibuka dalam waktu dekat.
Ryan menegaskan bahwa mekanisme tersebut terbuka untuk umum, memberi ruang seluas-luasnya bagi kader maupun figur potensial untuk ikut berkompetisi dalam kontestasi kepemimpinan.
“Pendaftaran akan dibuka dan ini terbuka untuk umum. Kita ingin memberi kesempatan kepada siapa saja yang memiliki komitmen membesarkan Tidar,” jelasnya.
Menanggapi peluang Tommy Parasan untuk kembali maju, Ryan menyebut hal tersebut masih menunggu keputusan yang bersangkutan.
“Nanti kita lihat apakah beliau akan maju kembali atau tidak,” tambahnya.
Dengan dibukanya ruang kompetisi yang inklusif, Musda Tidar Sulut kali ini diprediksi akan berlangsung dinamis, sekaligus menjadi ajang konsolidasi penting dalam memperkuat peran generasi muda dalam kancah politik daerah. (***)
