LATEST POST

latest

FKDM Soroti Maraknya Nobar di Permukiman, Sapril Palamani Minta Pengawasan dan Perizinan Diperketat

Jumat, 19 Juni 2026

/ by Nanang

 




EXPRESSINDONEWS-- Maraknya kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola di berbagai kampung dan kelurahan menjadi perhatian serius Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara anggota FKDM, Sapril Palamani, dengan Camat Singkil, Junaidi Mamonto, yang membahas dampak sosial dan potensi gangguan keamanan akibat penyelenggaraan nobar di ruang-ruang publik.

Dalam pertemuan tersebut, Sapril Palamani menyampaikan bahwa euforia masyarakat dalam menyaksikan pertandingan sepak bola, khususnya ajang bergengsi internasional, merupakan hal yang positif sebagai sarana hiburan dan kebersamaan. Namun, pelaksanaannya perlu diatur dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan nobar yang digelar di sejumlah lingkungan kerap menggunakan bahu jalan bahkan jalan umum sebagai lokasi pelaksanaan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas, menghambat aktivitas warga, serta menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan.

“Euforia penonton yang berlebihan dapat memicu terjadinya gesekan antarpenonton, bahkan berpotensi menimbulkan konflik sosial apabila tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, kegiatan nobar yang menggunakan fasilitas umum perlu mendapat perhatian dan pengawasan bersama,” ujar Sapril.

Ia menambahkan, potensi kerawanan semakin meningkat ketika jumlah penonton membludak tanpa adanya pengaturan yang jelas. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat memicu keributan hingga berujung pada perkelahian antar kelompok masyarakat atau yang dikenal dengan istilah “tarkam”.

Untuk itu, Sapril menilai setiap penyelenggaraan nobar yang memanfaatkan fasilitas umum sebaiknya melalui mekanisme perizinan dan koordinasi dengan pemerintah setempat serta pihak kepolisian. Langkah tersebut penting untuk memastikan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

Pembahasan bersama Pemerintah Kecamatan Singkil juga menyoroti perlunya langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat muncul sebagai dampak dari kegiatan nobar yang tidak terkelola dengan baik.

FKDM berharap seluruh elemen masyarakat, penyelenggara kegiatan, pemerintah kelurahan, kecamatan, serta aparat keamanan dapat bersinergi dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama pelaksanaan nobar.

“Jangan sampai kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan justru menjadi pemicu keonaran. Kewaspadaan dan koordinasi harus dikedepankan demi menjaga keamanan lingkungan,” tegas Sapril Palamani.

Dengan pengawasan yang baik dan kesadaran bersama dari seluruh pihak, FKDM optimistis suasana kondusif di Kota Manado dapat terus terjaga.

“Damailah Manadoku.” (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com