EXPRESSINDONEWS-- Rencana Polda Sulawesi Utara menggelar operasi kewilayahan untuk menekan angka kriminalitas dan gangguan keamanan mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kota Manado, Herry Kolondam.
Politisi yang juga memiliki pengalaman panjang di institusi kepolisian itu menilai langkah tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di Kota Manado yang merupakan pusat aktivitas pemerintahan, ekonomi, dan jasa di Sulawesi Utara.
Menurut Kolondam, upaya pencegahan kejahatan harus dilakukan secara terukur dengan memperkuat patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan serta meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat.
“Keamanan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan setelah kejadian. Kehadiran polisi melalui patroli rutin dan pengawasan di titik-titik rawan menjadi kunci untuk mencegah tindak kriminal sejak dini,” ujarnya, Kamis (5/6).
Mantan perwira polisi yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Wenang dan Tuminting, serta mengemban tugas sebagai Kasat Sabhara, Kasat Reserse, dan Kasat Narkoba itu menegaskan bahwa sinergi antarfungsi kepolisian sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Ia mendorong pembentukan pos-pos pengamanan terpadu yang melibatkan unsur Sabhara, Reserse, Intelijen, dan Binmas berdasarkan pemetaan wilayah rawan yang diperoleh dari informasi lapangan. Dengan pola tersebut, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diantisipasi lebih cepat.
Kolondam juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali pola operasi kepolisian yang berorientasi pada pencegahan dan penegakan hukum secara konsisten. Selain itu, pendekatan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemuda dinilai tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
Sebagai personel Komisi I DPRD Kota Manado, dirinya meminta aparat penegak hukum tidak ragu mengambil tindakan terhadap pelaku yang mengganggu ketertiban umum, termasuk mereka yang kerap membuat keresahan akibat konsumsi minuman keras maupun pelaku kejahatan berulang.
“Ketika masyarakat sudah merasa terganggu dan tidak nyaman, negara harus hadir. Penegakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga,” tegasnya.
Di sisi lain, Kolondam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, serta citra Kota Manado sebagai daerah tujuan usaha dan pariwisata.
“Keamanan adalah fondasi pembangunan. Jika Manado aman dan nyaman, aktivitas ekonomi akan bergerak lebih baik, masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir, dan orang dari luar daerah pun akan semakin tertarik datang ke Kota Manado,” pungkasnya. (***)
