LATEST POST

latest

Dugaan Aktivitas Solar Subsidi di Tababo Kembali Disorot, Nama Fitra Mencuat

Sabtu, 06 Juni 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas yang diduga telah berlangsung cukup lama itu disebut masih terus terjadi dan memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan aparat penegak hukum serta instansi terkait.

Di tengah berbagai pemberitaan yang telah beredar, nama Fitra kembali disebut-sebut oleh sejumlah sumber masyarakat sebagai sosok yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas penampungan solar subsidi di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, praktik pengumpulan solar subsidi diduga dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah kendaraan yang melakukan pengisian berulang di beberapa titik. Aktivitas tersebut disebut lebih sering berlangsung pada malam hingga dini hari, waktu yang dinilai minim pengawasan.

Warga mengaku heran karena dugaan praktik tersebut telah berulang kali menjadi perhatian publik, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan hukum yang secara terbuka mampu menghentikan aktivitas yang dipersoalkan masyarakat.

"Sudah lama menjadi pembicaraan warga. Kami berharap aparat benar-benar turun melakukan pemeriksaan agar semuanya jelas," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa solar subsidi yang diduga dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut kemudian disalurkan kembali untuk kebutuhan industri maupun aktivitas pertambangan di wilayah Ratatotok. Namun informasi tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan aktivitas tersebut. Pasalnya, BBM subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak, sehingga penyalahgunaannya berpotensi merugikan negara serta masyarakat luas.

Selain aparat kepolisian, masyarakat juga berharap pihak Pertamina dan instansi pengawas terkait meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Minahasa Tenggara guna memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Fitra terkait informasi yang berkembang di masyarakat. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada yang bersangkutan maupun pihak terkait lainnya demi menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com