LATEST POST

latest

Rekaman Beredar, Dugaan Manuver Proyek hingga Isu Pergantian Ketua DPC Gerindra Talaud Mencuat

Jumat, 26 Juni 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS--  Sebuah rekaman percakapan yang diduga melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud dari Partai Gerindra dengan seorang kontraktor menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terdengar pembahasan mengenai sebuah proyek yang diduga melibatkan sejumlah pihak. Salah satu nama yang disebut dalam percakapan tersebut adalah sosok berinisial IH yang disebut melakukan manuver terkait proyek dimaksud.

Dalam kutipan percakapan yang beredar terdengar pernyataan:

"IH ba manuver ini, kita so ator dapa lia dia rupa ba manuver. Coba sementara ini cari baku dapa deng Kabid, mar Kabid ada di Jakarta, baku dapa deng Kepsek, kepsek lari-lari, biasa bacirita bagus-bagus, setelah IH manuver jadi laeng."

Tak hanya menyinggung persoalan proyek, rekaman tersebut juga diduga membahas posisi Ketua DPC Gerindra Talaud. Dalam percakapan itu terdengar adanya dorongan agar pergantian Ketua DPC dipercepat.

"Makanya musti percepat ini ketua DPC, mo ganti pa ketua DPC percepat jo. Torang leh so pastiu deng kita so pastiu deng depe model. Io toh. Torang so ator kase bagus dia manuver," demikian kutipan percakapan yang beredar.

Nama Ketua DPC Gerindra Talaud, Irwan Hasan, turut disebut dalam narasi yang berkembang di tengah masyarakat. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti konteks lengkap pembicaraan tersebut maupun pihak-pihak yang terlibat dalam percakapan tersebut.

Beredarnya rekaman itu memunculkan berbagai tanggapan publik. Sejumlah masyarakat meminta adanya penjelasan dan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut guna menghindari spekulasi dan polemik yang berkembang.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi Ketua DPC Gerindra Talaud, Irwan Hasan, melalui pesan WhatsApp terkait isi percakapan yang beredar. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam rekaman tersebut sesuai ketentuan Undang-Undang Pers. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com