EXORESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado, Dolfie Angkouw, mengusulkan dua poin strategis yang menjadi perhatian dalam Rapat Paripurna DPRD bersama Pemerintah Kota Manado terkait pembahasan arah kebijakan pembangunan dan penganggaran daerah.
Menurut Dolfie, penguatan sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus menjadi prioritas pemerintah, khususnya terhadap Perumda Pasar dan Perumda Air Minum (PDAM). Ia menilai kedua perusahaan daerah tersebut sudah saatnya dikelola secara lebih serius agar mampu menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi daerah.
"Dua hal yang saya tambahkan menjadi pokok pembahasan. Pertama, mengenai BUMD, khususnya Perumda dan PDAM. Sudah saatnya pemerintah lebih serius meningkatkan peran perusahaan daerah sebagai bagian penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Dolfie dalam rapat paripurna.
Ia berharap Pemerintah Kota Manado mulai memasukkan target dan terobosan peningkatan kontribusi kedua BUMD tersebut dalam rancangan APBD Tahun Anggaran 2027, sehingga normalisasi dan optimalisasi PAD dari sektor perusahaan daerah dapat diwujudkan secara bertahap.
Selain itu, Dolfie juga menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada Tahun Anggaran 2025 yang dinilainya menunjukkan masih adanya sejumlah program yang belum terlaksana secara maksimal.
Untuk itu, ia mengusulkan agar seluruh penyaluran bantuan sosial lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari sektor olahraga, pariwisata, kesejahteraan rakyat (Kesra), hingga bidang lainnya, ke depan dilaksanakan melalui sistem digital.
"Program bantuan sosial ke depan perlu direncanakan berbasis sistem digital agar pelaksanaannya lebih efektif, tepat sasaran, serta lebih efisien dalam pengelolaan anggaran," tegasnya.
Usulan tersebut diharapkan menjadi masukan strategis dalam penyusunan kebijakan anggaran Pemerintah Kota Manado, sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (***)
