LATEST POST

latest

Sri Nanda Lamadau Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Singkil I, Minta Pemerintah Gratiskan Rusunawa dan Permudah Pelayanan

Senin, 13 Juli 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS-- Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai NasDem Kota Manado, Sri Nanda Lamadau, turun langsung menemui para korban kebakaran di Kelurahan Singkil I, Kecamatan Singkil, Senin (13/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Sri Nanda menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga yang terdampak musibah.

Meski bantuan yang diberikan tidak dalam jumlah besar, Sri Nanda menegaskan bahwa DPD Partai NasDem Kota Manado berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kesulitan.

"Kami datang dengan bantuan yang mungkin tidak seberapa. Namun kami berharap ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. NasDem akan selalu berusaha hadir dan membantu masyarakat sesuai kemampuan yang kami miliki," ujar Sri Nanda kepada media.

Selain menyerahkan bantuan, Anggota DPRD Kota Manado tersebut juga menyoroti kondisi para korban yang saat ini menempati Rusunawa Karame sebagai tempat tinggal sementara. Ia meminta Pemerintah Kota Manado agar tidak membebankan biaya sewa kepada para korban kebakaran yang kehilangan seluruh harta bendanya.

Menurutnya, kondisi para penyintas masih sangat memprihatinkan. Ia mengaku melihat langsung seorang ibu yang harus merawat dua anaknya (satu dalam keadaan mengandung) yang mengalami luka bakar, sementara keluarga tersebut tidak lagi memiliki sumber penghasilan.

"Material dari mereka sudah tidak ada yang tersisa. Saya melihat sendiri ada seorang ibu yang harus merawat dua anaknya yang mengalami luka bakar, sementara mereka tidak memiliki pendapatan. Dalam kondisi seperti ini, saya berharap pemerintah bisa lebih bijaksana dengan tidak membebankan pembayaran Rusunawa kepada para korban," tegasnya.

Sri Nanda juga mengkritisi pelayanan birokrasi terhadap korban kebakaran. Ia mengaku menerima informasi bahwa ibu tersebut harus bolak-balik mendatangi sejumlah organisasi perangkat daerah (SKPD) untuk mengurus administrasi bantuan.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak mencerminkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Saya mendapat informasi bahwa ibu ini harus bolak-balik mengurus berkas di beberapa SKPD. Ini tentu sangat memprihatinkan. Jangan sampai masyarakat yang sedang menderita justru semakin dipersulit. Bayangkan, seorang ibu hamil harus berjalan mengurus surat-surat dalam kondisi perut kosong hingga pingsan di tengah jalan. Ini tidak boleh terjadi," katanya.

Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Manado, Sri Nanda menegaskan akan meminta penjelasan kepada instansi terkait mengenai proses pelayanan tersebut.

"Saya akan mempertanyakan persoalan ini kepada pihak terkait. Apa sebenarnya yang menjadi kendala, sehingga korban harus berulang kali mengurus berkas? Pemerintah harus memastikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berpihak kepada masyarakat, terlebih bagi mereka yang sedang mengalami musibah," pungkasnya. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com