LATEST POST

latest

Stenly Tamo Minta Perumda Pasar Tampilkan Laporan Keuangan Secara Terbuka dalam Rapat Banggar

Rabu, 08 Juli 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS-- Pembahasan Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Manado bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota Manado diwarnai masukan terkait transparansi laporan keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar.

Anggota Banggar DPRD Kota Manado, Stenly Tamo, memberikan apresiasi atas paparan yang menunjukkan adanya peningkatan kinerja Perumda Pasar. Meski demikian, ia menilai penyajian laporan keuangan harus dilakukan secara lebih terbuka agar seluruh anggota Banggar memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi perusahaan daerah tersebut.

Menurut Stenly, laporan keuangan yang memuat posisi untung maupun rugi tidak perlu ditutupi. Justru keterbukaan data menjadi bagian penting dalam proses pengawasan dan pembahasan anggaran antara legislatif dan eksekutif.

"Saya mengapresiasi gambaran yang disampaikan Perumda Pasar karena menunjukkan adanya peningkatan. Namun, catatan saya, laporan keuangan itu ditampilkan saja. Tidak masalah apakah hasilnya untung atau rugi, karena itulah kondisi riil yang harus diketahui bersama," ujar Stenly dalam rapat Banggar.

Ia juga mengingatkan agar ketentuan atau regulasi yang berlaku tidak dijadikan alasan untuk membatasi penyampaian informasi yang dibutuhkan dalam forum pembahasan anggaran.

"Teman-teman di Banggar percuma berdiskusi kalau kita terus dibelenggu oleh aturan yang justru membuat informasi tidak utuh. Agar tidak menimbulkan pertanyaan ataupun penafsiran yang berbeda, tampilkan saja hasil laporan keuangannya secara terbuka," tegasnya.

Menurut Stenly, keterbukaan informasi akan mempermudah DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memberikan masukan yang konstruktif terhadap pengelolaan Perumda Pasar.

Ia menambahkan, apabila laporan keuangan tidak disampaikan secara lengkap, justru akan memunculkan berbagai pertanyaan dari anggota Banggar mengenai kondisi sebenarnya dari perusahaan daerah tersebut.

"Kalau tidak ditampilkan, tentu akan timbul pertanyaan. Karena itu, lebih baik disampaikan secara terbuka sehingga pembahasan berjalan objektif, transparan, dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com