LATEST POST

latest

Terungkit Pembunuhan Bemo,Ternate Baru Kacau Akibat Di Duga Haji Epeng Pekerjakan Mantan Napi,OPAL Jadi Korban Penikaman Di Lokasi Kerja

Kamis, 27 Agustus 2026

/ by Expressindonews

Gambar Ilustrasi Lokasi Pekerjaan 
 

MANADO — Rentetan keributan yang terjadi di wilayah Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado, menyisakan tanda tanya besar. Persoalan yang awalnya berkaitan dengan aktivitas pekerjaan pembongkaran bangunan di kawasan bantaran sungai, berkembang menjadi konflik antarwarga hingga berujung pada bentrokan.


Sorotan warga kini mengarah pada kebijakan kontraktor yang disebut bernama Haji Epeng, khususnya terkait keputusan mempekerjakan seorang pria berinisial Opal, yang diketahui pernah menjalani hukuman pidana, di lokasi pekerjaan yang berada dekat dengan lingkungan keluarga korban dari perkara pidana yang pernah menjeratnya.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, Opal sebelumnya terlibat dalam perkara pembunuhan terhadap seorang warga Ternate Baru yang dikenal dengan nama Bemo. Peristiwa tersebut terjadi pada 17 Desember 2023.


Meski perkara tersebut telah berlalu, kehadiran Opal di lokasi pekerjaan yang berada di sekitar komunitas korban disebut kembali memunculkan ketegangan.


 Keputusan menempatkannya di lokasi tersebut pun dipertanyakan sejumlah warga, terutama karena menyangkut situasi sosial yang dinilai masih sensitif.

Berujung Penikaman

Situasi kemudian memanas. Opal dilaporkan menjadi korban penikaman saat berada di lokasi tempatnya bekerja.


Pelaku penyerangan disebut merupakan kerabat almarhum Bemo. Aksi tersebut diduga berkaitan dengan dendam atas peristiwa pembunuhan yang terjadi sebelumnya.


Peristiwa itu kemudian menjadi pemantik ketegangan baru di tengah masyarakat. Suasana di sekitar Kampung Ternate hingga wilayah Ternate Tanjung dilaporkan semakin tidak kondusif.


Persoalan bahkan berkembang menjadi bentrokan antarkelompok warga di Lingkungan 3, Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil.

Kebijakan Kontraktor Dipertanyakan

Warga mempertanyakan langkah kontraktor dalam menentukan tenaga kerja di tengah kondisi sosial yang dinilai rawan.


Bukan persoalan apakah seseorang yang pernah menjalani hukuman pidana berhak mendapatkan kesempatan bekerja—karena pada prinsipnya setiap orang yang telah menjalani hukuman tetap memiliki hak untuk kembali ke tengah masyarakat.


Namun, pertanyaan yang muncul adalah apakah penempatan tersebut telah mempertimbangkan kondisi lingkungan, riwayat konflik serta potensi gesekan sosial yang mungkin terjadi.


Jika benar seluruh latar belakang tersebut telah diketahui sebelum Opal ditempatkan di lokasi, maka kebijakan tersebut layak dievaluasi. Sebab, pekerjaan proyek semestinya tidak hanya mengejar target pekerjaan, tetapi juga memperhitungkan keamanan dan kondusivitas masyarakat sekitar.


Warga pun menilai kontraktor harus lebih cermat dalam membaca kondisi sosial di lapangan. Jangan sampai keputusan administratif dalam menentukan pekerja justru menjadi pemicu munculnya persoalan keamanan yang lebih besar.


Jangan Sampai Proyek Jadi Sumber Konflik

Rentetan kejadian di Ternate Baru menjadi peringatan bahwa pelaksanaan proyek di tengah permukiman masyarakat membutuhkan sensitivitas sosial yang tinggi.


Kontraktor memiliki tanggung jawab untuk memastikan aktivitas pekerjaan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun membuka kembali luka lama di tengah masyarakat.

Karena itu, publik menunggu penjelasan dari pihak Haji Epeng terkait dasar dan pertimbangan mempekerjakan Opal di lokasi tersebut.


Apakah keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan riwayat persoalan yang bersangkutan? Apakah ada langkah antisipasi terhadap potensi konflik? Dan apakah pihak kontraktor sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat maupun aparat keamanan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi bola panas yang kembali mengancam keamanan warga.


Saat di wawancai warga yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan," untuk sementara opal jangan dulu karja di situ supaya nyanda mo jadi Kacau,rupa itu gara gara opal ada di situ jadi baku tikam depe besok jadi tarkam di kampung pa torang",Jelasnya.

Next Story Posting Lama Beranda
Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com