LATEST POST

latest

Rica Tembus Rp200 Ribu/Kg, DPRD Manado: Pemerintah Harus Hadir, Bukan Menunggu

Senin, 07 September 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS  — Harga rica di pasaran Kota Manado yang kini disebut mencapai Rp200 ribu per kilogram mulai menjadi perhatian serius. Lonjakan harga tersebut dinilai semakin menekan daya beli masyarakat, di tengah kebutuhan pokok lainnya yang juga terus mengalami kenaikan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Manado, Reza Rumambi, meminta Pemerintah Kota Manado tidak sekadar menunggu harga kembali normal dengan sendirinya.

Menurut Reza, pemerintah harus segera hadir melalui langkah konkret, terutama dengan memastikan ketersediaan pasokan dan mengendalikan distribusi komoditas di pasar.

“Pemerintah Kota harus segera hadir dan tidak boleh hanya menunggu harga turun dengan sendirinya. Pemerintah melalui perangkat daerah terkait harus segera melakukan operasi pasar dan intervensi pasokan,” tegas Reza.

Ia menilai persoalan harga pangan tidak boleh terus-menerus dibebankan kepada masyarakat dengan imbauan untuk bersabar. Ketika harga komoditas strategis melonjak, pemerintah dituntut mengambil langkah cepat dan tepat.

“Jangan sampai setiap kali harga rica naik atau kebutuhan pokok naik, masyarakat hanya diminta bersabar. Pemerintah harus hadir cepat dan tepat,” ujarnya.

Reza menegaskan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada rica. Stabilitas seluruh kebutuhan dasar masyarakat juga harus menjadi prioritas, terlebih ketika kenaikan harga berpotensi menggerus daya beli warga.

“Intinya bukan hanya harga rica, tapi semua kebutuhan-kebutuhan mendasar yang menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Reza mengatakan Komisi II DPRD Kota Manado akan turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah pasar. Langkah tersebut sekaligus untuk mendorong agar persoalan harga pangan segera mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Manado.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah langkah cepat sehingga pasokan kembali normal dan harga bisa turun ke tingkat yang wajar,” jelasnya.

Senada dengan itu, anggota Komisi II DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI-Perjuangan, Andrew Ignatius Palit, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado lebih aktif memantau rantai pasok komoditas di lapangan.

Palit mengingatkan, kondisi kelangkaan pasokan jangan sampai justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memainkan harga di tingkat distribusi.

“Saya meminta Disperindag memonitor rantai pasok. Jangan sampai kelangkaan yang terjadi justru diperburuk dengan permainan harga di tingkat tengkulak,” tegas Palit.

Ia mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan distribusi dari tingkat pemasok hingga pedagang di pasar, sehingga kenaikan harga tidak semakin membebani masyarakat.

DPRD Kota Manado pun meminta Pemkot melalui perangkat daerah terkait untuk segera menstabilkan pasokan, mengawasi distribusi, dan melakukan operasi pasar sebagai langkah konkret untuk menjaga harga tetap berada pada tingkat yang wajar sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Harga rica yang menembus Rp200 ribu per kilogram kini menjadi alarm bagi pemerintah daerah bahwa persoalan pangan membutuhkan respons cepat, bukan sekadar menunggu mekanisme pasar bekerja sendiri. (***) 

Next Story Posting Lama Beranda
Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com