EXPRESSINDONEWS-- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali merefleksikan pentingnya menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sejarah telah mencatat bahwa Indonesia pernah menghadapi berbagai ujian yang dapat mengancam persatuan bangsa. Namun, Indonesia mampu tetap berdiri kokoh karena kekuatan persatuan dan kesetiaan terhadap nilai-nilai Pancasila.
“Kesaktian Pancasila adalah pengingat bahwa Indonesia pernah diuji, namun tetap berdiri tegak karena persatuan,” demikian pesan Victor Mailangkay dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026.
Ia menegaskan, Pancasila tidak seharusnya hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sosial.
“Mari kita jaga Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi sebagai cara hidup, cara kerja, dan cara kita saling menghormati di Bumi Nyiur Melambai,” pesannya.
Bagi Sulawesi Utara yang dikenal dengan keberagaman masyarakatnya, semangat persatuan dan toleransi menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pun diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun daerah dan bangsa secara bersama-sama.
Dengan semangat Pancasila, masyarakat Sulawesi Utara diharapkan terus menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan serta memperkuat kebersamaan demi terwujudnya daerah yang aman, rukun dan maju. (***)
