EXPRESSINDONEWS-- Persoalan layanan air bersih di wilayah Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Boltim, Haris Pratama Sumanta, ST.
Saat dikonfirmasi terkait kondisi pelayanan air di Buyat, Haris menegaskan bahwa layanan air sebenarnya sudah berjalan. Menurutnya, gangguan yang terjadi lebih disebabkan oleh sejumlah kendala teknis, terutama kerusakan jaringan pipa.
“Air sudah jalan. Kendala-kendala yang sering terjadi, ada aktivitas alat berat di atas yang sering menyebabkan pipa pecah dan mengganggu layanan,” tegas Haris.
Ia juga membantah anggapan yang menyebut bahwa selama dua tahun terakhir layanan air di wilayah tersebut tidak berjalan sama sekali.
Menurut Haris, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Ia bahkan menyatakan siap mempertanggungjawabkan keterangannya tersebut.
“Kalau bilang selama dua tahun ini tidak jalan, itu salah. Dan saya bisa pertanggungjawabkan,” ujarnya.
Haris menjelaskan, gangguan distribusi air tidak serta-merta menunjukkan bahwa sistem pelayanan tidak berfungsi. Kerusakan pipa akibat aktivitas alat berat di sekitar jaringan menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan suplai air kepada masyarakat terganggu.
Pihak Dinas PUPR Boltim pun diharapkan terus melakukan pengawasan dan penanganan terhadap jaringan yang mengalami kerusakan, sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat Buyat dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan. (***)
