LATEST POST

latest

Bukan Kali Pertama, Teba Kembali Jadi Sasaran Isu Miring Jelang Musda Golkar Manado

Rabu, 02 September 2026

/ by Nanang

 


EXPRESSINDONEWS — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Manado, dinamika politik mulai diwarnai isu yang menyeret nama Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Meykel Damapolii alias Teba.

Kali ini, Teba diterpa isu dugaan perselingkuhan dengan seorang perempuan bernama Tasya, yang disebut-sebut memiliki hubungan keluarga dengan istrinya. Isu tersebut beredar di media sosial melalui sebuah unggahan akun bernama Hardi Kawatu.

Unggahan itu seolah menggambarkan kisah kekecewaan seorang istri yang merasa dikhianati. Sebuah foto yang memperlihatkan Teba bersama Tasya turut disertakan dalam unggahan tersebut.

Namun, foto yang beredar diketahui telah mengalami proses penyuntingan. Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan serius mengenai sumber, motif, serta tujuan penyebaran konten tersebut.


Ia mengaku terkejut karena merasa tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan dalam unggahan media sosial tersebut.

“Saya kaget. Saya tidak pernah melakukan itu. Itu hoaks,” tegas Teba saat dikonfirmasi.

Teba juga memastikan kondisi rumah tangganya bersama sang istri tetap berjalan baik. Bahkan, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, dirinya mengaku sedang bersama istrinya.

“Hubungan saya dengan istri baik-baik saja,” ujarnya.


Yang menjadi sorotan, menurut Teba, isu perselingkuhan tersebut bukan kali pertama dirinya diterpa isu miring.

Sebelumnya, namanya juga sempat dikaitkan dengan isu lain, termasuk isu mengenai dugaan korupsi. Berulangnya isu yang menyerang pribadi Teba kemudian memunculkan pertanyaan: apakah ini sekadar serangkaian isu yang kebetulan muncul, atau ada pola tertentu untuk membangun opini negatif terhadap dirinya?

Apalagi, kemunculan isu terbaru terjadi ketika suhu politik internal Partai Golkar mulai menghangat menjelang Musda Golkar Kota Manado.

Teba sendiri menduga ada pihak tertentu yang sengaja memainkan isu pribadi untuk membangun citra buruk dan menjatuhkan dirinya secara politik.

“Ini sudah beberapa kali. Mulai dari isu korupsi sampai sekarang isu perselingkuhan. Saya menduga ada oknum yang sengaja melakukan fitnah untuk menjelekkan nama saya, apalagi menjelang Musda,” ungkapnya.

Jika benar ada pihak yang sengaja memproduksi dan menyebarkan informasi palsu untuk merusak reputasi seseorang, persoalannya tentu tidak lagi sekadar dinamika politik biasa. Ini menyangkut pembunuhan karakter dan upaya membentuk persepsi publik melalui isu pribadi yang belum terbukti kebenarannya.


Pertanyaan publik kini mengarah pada satu hal, mengapa isu-isu yang menyerang Teba kembali muncul ketika Musda Golkar Manado semakin dekat?


Ataukah ada pihak yang sedang berusaha memanfaatkan media sosial sebagai arena pertarungan politik untuk melemahkan figur tertentu sebelum proses Musda berlangsung?

Pertanyaan tersebut tentu membutuhkan pembuktian, bukan sekadar dugaan.

Namun, rangkaian isu yang muncul berulang kali terhadap figur yang sama patut dicermati. Terlebih apabila materi yang digunakan telah mengalami penyuntingan dan kemudian disebarkan seolah-olah sebagai fakta.

Teba menilai pihak yang mengunggah tudingan tersebut bahkan mengaku tidak mengenal dirinya. Meski demikian, menurutnya, identitas pengelola akun tersebut bukan sesuatu yang mustahil untuk diketahui apabila dilakukan penelusuran secara serius.

“Dia mengaku tidak kenal saya. Tapi kalau mau dilacak, pasti akan diketahui siapa pelakunya,” katanya.

Teba memilih tidak terpancing dan menyerahkan persoalan tersebut untuk ditelusuri lebih lanjut.

Kini, publik tinggal menunggu apakah isu tersebut akan berhenti sebagai perang opini di media sosial atau justru berkembang menjadi persoalan hukum yang mengungkap siapa di balik penyebaran isu, dari mana sumbernya, serta apa motif sebenarnya.

Satu hal yang menjadi pertanyaan, ketika Musda semakin dekat, mengapa serangan terhadap pribadi Teba justru kembali muncul? Kebetulan belaka, atau ada kepentingan politik yang bermain di belakang layar?. (***) 

Don't Miss
© all rights reserved
made with www.expressindonews.com