LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Kasat Reskrim Polresta Manado Respons Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi yang Menyeret Nama Eva: "Laporan Akan Ditindaklanjuti"

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS-- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi perhatian publik di Kota Manado. Kali ini, aktivitas yang diduga melibatkan sejumlah dump truck milik seorang perempuan yang dikenal dengan nama Eva menjadi sorotan setelah kendaraan-kendaraan tersebut disebut berulang kali melakukan pengisian solar subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan-kendaraan tersebut diduga beroperasi menggunakan modus kendaraan operasional biasa untuk memperoleh solar subsidi. Aktivitas pengisian disebut berlangsung berulang kali dalam waktu yang dinilai tidak lazim, termasuk di salah satu SPBU di kawasan Winangun.

Sejumlah warga menilai pola pengisian yang dilakukan tidak mencerminkan kebutuhan operasional kendaraan sebagaimana mestinya. Dugaan tersebut memunculkan kecurigaan bahwa BBM subsidi yang diperoleh tidak sepenuhnya digunakan untuk menunjang aktivitas angkutan material.

Dari hasil penelusuran, sedikitnya terdapat tiga unit dump truck berwarna kuning yang menjadi perhatian masyarakat. Dua di antaranya diketahui menggunakan pelat nomor DB 8505 BK dan DB 8873 AT.

Informasi yang berkembang menyebutkan, solar subsidi yang diperoleh kendaraan-kendaraan tersebut diduga ditampung di sebuah lokasi di wilayah Desa Tateli sebelum diduga diperjualbelikan kembali dengan harga di atas harga subsidi. Namun demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Atas dugaan tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, mulai dari pola pengisian di SPBU, asal-usul distribusi BBM, hingga dugaan lokasi penampungan yang disebut-sebut menjadi titik pengumpulan solar subsidi.

Apabila terbukti, praktik tersebut berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, khususnya Pasal 55, yang mengatur sanksi pidana terhadap penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi. Selain itu, dugaan penyalahgunaan subsidi negara juga dapat dikenakan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sesuai dengan unsur perbuatan yang nantinya dibuktikan dalam proses hukum.

Praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi dinilai tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang berhak menikmati subsidi, seperti nelayan, petani, pelaku usaha mikro, serta sektor pelayanan publik yang bergantung pada ketersediaan solar bersubsidi.

Menanggapi informasi tersebut, Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan masyarakat.

"Terima kasih infonya, nanti akan ditindaklanjuti," ujar Kompol Elwin Kristanto. (***) 

Berkedok Kendaraan Standar, Aktivitas Dump Truck Diduga Angkut Solar Subsidi Milik Ratu Solar Eva Jadi Sorotan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, aktivitas yang diduga melibatkan seorang perempuan yang dikenal dengan sebutan "Ratu Solar Eva" menjadi sorotan setelah sejumlah kendaraan dump truck miliknya diduga berulang kali melakukan pengisian solar subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan yang digunakan merupakan dump truck berwarna kuning yang secara fisik tampak seperti kendaraan operasional biasa. Namun, kendaraan tersebut diduga dijadikan sarana untuk memperoleh solar subsidi secara berulang dengan pola pengisian yang dinilai tidak lazim.

Salah satu lokasi yang disebut kerap menjadi tempat pengisian adalah SPBU Winangun. Warga mengaku aktivitas pengisian dilakukan berulang kali, bahkan pada jam-jam yang dinilai tidak wajar, sehingga memunculkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan BBM subsidi.

Berdasarkan hasil penelusuran awal, solar subsidi yang diperoleh diduga bukan digunakan untuk menunjang operasional pengangkutan material sebagaimana mestinya. BBM tersebut diduga dikumpulkan untuk kemudian diperjualbelikan kembali dengan harga di atas harga subsidi.

Dugaan sementara, lokasi penampungan BBM subsidi tersebut berada di wilayah Desa Tateli. Aktivitas itu disebut telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu dan diduga dilakukan secara berulang.

Apabila dugaan tersebut terbukti, praktik itu berpotensi merugikan keuangan negara sekaligus menghambat penyaluran solar subsidi kepada masyarakat yang benar-benar berhak, seperti nelayan, petani, pelaku usaha kecil, dan sektor transportasi yang bergantung pada BBM bersubsidi.

Sejumlah pihak pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri pola distribusi BBM, aktivitas pengisian di SPBU, hingga dugaan adanya lokasi penampungan maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Secara hukum, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat dijerat dengan Pasal 531 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai penyalahgunaan fasilitas atau subsidi pemerintah, Pasal 591 ayat (1) huruf a KUHP terkait perbuatan yang merugikan keuangan atau perekonomian negara, serta Pasal 163 KUHP apabila dilakukan secara bersama-sama atau terorganisir.

Selain itu, pelaku juga dapat dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, yang mengatur penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan ini belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Eva, pengelola SPBU Winangun, maupun aparat penegak hukum guna memperoleh penjelasan dan tanggapan sesuai asas keberimbangan. (***) 

Ketua DPW NasDem Sulut Dr. Victor J. Mailangkay Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-75 untuk Surya Paloh

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Utara, Dr. Victor J. Mailangkay, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-75 kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam perjalanan Partai NasDem serta kontribusinya bagi bangsa dan negara.

Victor Mailangkay menyampaikan bahwa momentum ulang tahun ini menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi atas konsistensi Surya Paloh dalam mengusung semangat restorasi Indonesia, sekaligus menginspirasi seluruh kader NasDem untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh keluarga besar DPW Partai NasDem Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-75 kepada Bapak Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem," ujar Victor Mailangkay.

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi, pemikiran, serta kepemimpinan Surya Paloh yang dinilai telah membawa Partai NasDem tumbuh menjadi salah satu kekuatan politik nasional yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga semangat perubahan.

"Terima kasih atas dedikasi, pemikiran, dan kepemimpinan Bapak dalam mengawal restorasi Indonesia. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, umur panjang, serta terus diberi kebijaksanaan dalam mengabdi untuk bangsa dan negara," lanjutnya.

Victor berharap semangat perjuangan yang selama ini ditunjukkan Surya Paloh akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh kader Partai NasDem, khususnya di Sulawesi Utara, untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.

Ucapan tersebut menjadi wujud penghormatan dan doa dari keluarga besar Partai NasDem Sulawesi Utara kepada sosok pemimpin yang selama ini dikenal konsisten membawa semangat restorasi sebagai fondasi perjuangan partai. (***) 

Belajar dari Bali, Wagub Sulut Victor Mailangkay Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Daerah Lewat Kolaborasi Antarprovinsi

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor J. Mailangkay, S.H., M.H., menegaskan pentingnya membangun kolaborasi antardaerah sebagai upaya mempercepat pembangunan, khususnya di sektor pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan usai melakukan kunjungan kerja sekaligus berdiskusi dengan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, beserta jajaran Pemerintah Provinsi Bali. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan sektor pariwisata, pengembangan ekonomi daerah, hingga strategi pemberdayaan masyarakat.

Victor Mailangkay mengatakan, belajar dari daerah yang telah berhasil merupakan salah satu langkah strategis untuk menghadirkan inovasi dan kemajuan bagi Sulawesi Utara.

"Belajar dari yang terbaik adalah salah satu cara untuk terus bertumbuh dan membawa kemajuan bagi daerah yang kita cintai. Kami berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dan potensi ekonomi daerah bersama Pemerintah Provinsi Bali," ujar Victor.

Menurutnya, Bali telah membuktikan bahwa sektor pariwisata yang dikelola secara profesional mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Karena itu, banyak pengalaman yang dapat diadaptasi Sulawesi Utara, mulai dari tata kelola destinasi wisata, pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, hingga penguatan peran masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Victor juga menilai terdapat banyak kesamaan antara Provinsi Bali dan Sulawesi Utara. Keduanya memiliki kekayaan budaya, tradisi yang masih terjaga, serta potensi kuliner yang menjadi identitas daerah dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

"Kami menemukan banyak kesamaan antara Bali dan Sulawesi Utara. Kekayaan budaya yang terus dijaga, tradisi yang hidup di tengah masyarakat, hingga potensi kuliner merupakan modal besar yang harus terus dikembangkan dan dilestarikan," katanya.

Selain sektor pariwisata, pertemuan tersebut turut membahas upaya penguatan sektor peternakan babi yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Sulawesi Utara.

Victor menjelaskan, pasca tantangan besar akibat wabah African Swine Fever (ASF) beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus melakukan langkah-langkah pemulihan, salah satunya melalui pemasukan bibit babi unggul dari Denmark guna meningkatkan kualitas dan produktivitas peternakan di daerah.

"Kami juga berdiskusi mengenai penguatan sektor peternakan babi sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat Sulawesi Utara. Pemprov Sulut terus berupaya melakukan pemulihan melalui pemasukan bibit babi unggul dari Denmark agar kualitas peternakan semakin meningkat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Victor menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpemerintah daerah, tetapi juga momentum membangun sinergi, memperluas kerja sama, serta menghadirkan berbagai gagasan yang dapat diterapkan untuk mendorong kemajuan Sulawesi Utara.

"Saya meyakini setiap daerah memiliki keunggulannya masing-masing. Ketika kita mau saling belajar dan berbagi pengalaman, maka akan lahir berbagai inovasi yang mampu membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat," tuturnya.

Victor berharap berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh dari Provinsi Bali dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat pembangunan sektor pariwisata, ekonomi daerah, serta meningkatkan daya saing Sulawesi Utara di tingkat nasional maupun internasional.

"Semoga berbagai hal baik yang kami pelajari dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing di sektor pariwisata maupun ekonomi daerah," pungkasnya. (***) 

Dugaan Praktik Ilegal Bio Solar Subsidi di Minsel Disorot, Ronaldo alias Ko'Opo dan NK alias Novri Masuk Diduga Bebas Beroperasi

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar kembali menjadi sorotan publik di Sulawesi Utara. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada dugaan aktivitas yang dikaitkan dengan PT Ordo Pratama Optimal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, Bio Solar bersubsidi diduga dikumpulkan dari sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Manado. Selanjutnya, BBM tersebut diduga dibawa dan ditampung di sebuah lokasi yang disebut berada di wilayah Kapitu, Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dari lokasi tersebut, Bio Solar bersubsidi diduga kembali diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu dan disebut-sebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah aktivitas, termasuk yang diduga berkaitan dengan sektor pertambangan.

Dalam informasi yang beredar, nama Ronaldo alias Ko'Opo turut disebut sebagai pihak yang diduga menjalankan aktivitas tersebut dengan berlindung di bawah PT Ordo Pratama Optimal. Selain itu, seorang pria berinisial NK alias Novri juga disebut sebagai pihak yang diduga menguasai atau memiliki lokasi penampungan BBM tersebut.

Tak hanya itu, sumber yang sama mengungkap adanya dugaan bahwa aktivitas tersebut memperoleh dukungan pendanaan dari pihak tertentu. Bahkan, muncul pula dugaan adanya perlindungan dari oknum aparat terhadap praktik yang diduga melanggar hukum tersebut.

Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dapat diverifikasi secara independen. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun hasil penyelidikan yang dipublikasikan aparat penegak hukum yang membenarkan ataupun membantah informasi tersebut.

Media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan, AKP Fadli Iskandar, S.Tr.K., S.I.K. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Apabila nantinya dugaan tersebut terbukti melalui proses penyelidikan dan pembuktian di pengadilan, praktik itu berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak pada masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Kepolisian diharapkan mengusut seluruh rangkaian dugaan yang ada. Sementara apabila terdapat indikasi keterlibatan oknum anggota TNI, masyarakat meminta agar dilakukan pemeriksaan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Seluruh pihak yang namanya disebut dalam informasi yang beredar juga diharapkan diberikan kesempatan menyampaikan klarifikasi dan diperiksa berdasarkan alat bukti yang sah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengungkap fakta yang sebenarnya sekaligus menghindari munculnya spekulasi yang dapat merugikan pihak tertentu sebelum adanya kepastian hukum.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PT Ordo Pratama Optimal maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut. Media tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (***) 

Nyaris Ludes Dilalap Api, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Percobaan Pembakaran Rumah Warga

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Kepanikan melanda sebuah rumah di Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, setelah diduga menjadi sasaran aksi percobaan pembakaran yang dilakukan seorang pria berinisial BM alias Billy (40), warga Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.00 Wita itu nyaris berujung petaka. Api diduga sengaja dinyalakan pada pakaian dan sejumlah barang di salah satu kamar rumah milik Juriske Angelina Kakoty (36).

Saat kejadian, korban sedang berada di luar rumah untuk membeli perlengkapan sekolah anaknya. Di tengah aktivitas tersebut, ia menerima telepon dari keluarganya yang mengabarkan adanya seseorang yang masuk ke rumah dan diduga membakar barang-barang di dalam kamar.

Beruntung, api dapat diketahui lebih awal sehingga penghuni rumah segera keluar menyelamatkan diri sebelum kobaran api membesar. Mengingat lokasi rumah berada di kawasan permukiman yang padat penduduk, insiden itu sempat memicu kepanikan warga karena dikhawatirkan api akan merambat ke bangunan lain.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tikala agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Saya sedang keluar rumah membeli keperluan sekolah anak. Tiba-tiba saya ditelepon keluarga kalau ada orang yang menyalakan api di dalam kamar. Saya berharap pelaku diproses tegas, karena saat kejadian anak saya yang baru berusia lima tahun berada di dalam rumah. Sampai sekarang dia masih trauma dan ketakutan," ungkap Juriske.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tikala, Ipda Hesky Umboh, membenarkan bahwa laporan korban telah diterima dan saat ini sedang ditindaklanjuti.

"Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan," singkat Ipda Hesky Umboh.

Polisi kini mendalami motif di balik dugaan percobaan pembakaran tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta menentukan langkah hukum selanjutnya. Hingga proses penyelidikan selesai, terduga pelaku tetap berstatus sebagai pihak yang sedang diperiksa sesuai asas praduga tak bersalah. (***) 

Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay: Kemitraan Indonesia–Denmark Jadi Momentum Kebangkitan Peternakan Pasca ASF

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Victor J. Mailangkay, S.H., M.H., mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menghadiri kegiatan Indonesia–Denmark Swine Genetics Partnership yang digelar di The Dharmawangsa, Jakarta. Kehadiran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam forum tersebut menegaskan komitmen daerah untuk mempercepat pemulihan sektor peternakan babi yang terdampak wabah African Swine Fever (ASF).

Dalam keterangannya, Dr. Victor J. Mailangkay menegaskan bahwa upaya pemulihan sektor peternakan tidak hanya diukur dari meningkatnya angka produksi, tetapi juga dari bangkitnya semangat dan harapan para peternak yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan akibat ASF.

"Pemulihan sektor peternakan bukan hanya tentang mengembalikan angka produksi, tetapi juga menghidupkan kembali harapan para peternak yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan besar akibat African Swine Fever (ASF)," ujar Victor Mailangkay.

Menurutnya, kemitraan antara Indonesia dan Denmark merupakan langkah strategis dalam menghadirkan teknologi peternakan modern, khususnya melalui pengembangan genetika ternak unggul serta penerapan standar biosekuriti yang lebih baik. Hal ini diyakini akan mempercepat kebangkitan industri peternakan babi nasional, termasuk di Sulawesi Utara.

Victor menilai Sulawesi Utara memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu sentra peternakan babi nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan para peternak agar sektor ini mampu tumbuh lebih tangguh, produktif, serta berkelanjutan.

"Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan para peternak menjadi kunci untuk menghadirkan sektor peternakan yang lebih kuat, produktif, dan berdaya saing. Dengan dukungan inovasi dan teknologi, saya optimistis sektor ini akan kembali menjadi penggerak ekonomi masyarakat," katanya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan sektor-sektor ekonomi rakyat yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

"Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan kita menjaga dan mengembangkan sektor-sektor yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Peternakan adalah salah satunya," tegasnya.

Menutup pernyataannya, Victor Mailangkay berharap kemitraan Indonesia–Denmark dapat menjadi tonggak penting dalam mempercepat kebangkitan sektor peternakan, meningkatkan kesejahteraan peternak, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Kiranya langkah baik yang dimulai hari ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi Sulawesi Utara, tetapi juga bagi Indonesia. Semoga para peternak kita semakin berdaya, semakin sejahtera, dan mampu bangkit bersama menuju masa depan yang lebih baik. Tuhan memberkati," pungkasnya. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com