EXPRESSINDONEWS-- Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor J. Mailangkay, menghadiri Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E.
Prosesi wisuda berlangsung di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo. Momen tersebut menjadi ruang untuk merayakan keberhasilan para lulusan sekaligus mengingatkan bahwa perjalanan mereka belum berakhir.
Dalam kesempatan itu, Victor menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni atau simbol keberhasilan akademik. Di balik toga yang dikenakan para lulusan, terdapat perjalanan panjang yang diwarnai perjuangan, tugas, kegagalan, tekanan, hingga pengorbanan keluarga.
Menurutnya, kebahagiaan pada hari wisuda tidak hanya dirasakan para wisudawan dan wisudawati. Orang tua juga menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut karena selama proses pendidikan mereka ikut menopang perjuangan anak-anaknya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Sam Ratulangi,” ujar Victor.
Ia menegaskan, gelar akademik yang diperoleh hari ini bukanlah garis akhir. Justru, menurut Victor, wisuda merupakan pintu masuk menuju kehidupan yang sesungguhnya, dengan tantangan yang jauh lebih kompleks.
Para lulusan, katanya, akan menghadapi dunia yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Penolakan, kegagalan, persaingan dan berbagai tekanan dapat menjadi bagian dari perjalanan setelah meninggalkan bangku kuliah.
Karena itu, Victor meminta para lulusan tidak mudah menyerah. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus diwujudkan melalui kerja nyata, integritas, karakter dan keberanian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga berharap lulusan Unsrat tidak berhenti pada orientasi mencari pekerjaan. Lebih dari itu, mereka didorong mampu menjadi pencipta peluang, membuka lapangan kerja dan mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Jangan hanya bangga karena hari ini memakai toga. Buatlah orang tua bangga karena setelah memakai toga, kalian menjadi manusia yang lebih baik, lebih kuat dan lebih berguna,” pesannya.
Dalam agenda tersebut, Victor turut hadir bersama Plt. Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Kapolda Sulawesi Utara Irjen. Pol. Dr. Roycke Langie, S.I.K., M.H., serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Drs. Jahja Rondonuwu, M.Si.
Menutup pesannya, Victor mengajak para lulusan untuk terus belajar dan melangkah menghadapi masa depan tanpa melupakan proses serta orang-orang yang telah mengantarkan mereka hingga mencapai titik tersebut.
“Selamat memasuki babak baru kehidupan. Teruslah melangkah, teruslah belajar, dan jangan pernah lupa dari mana kalian memulai,” tutup Victor.
Bagi para lulusan Unsrat, toga yang dikenakan hari ini bukan sekadar tanda telah menyelesaikan pendidikan. Ia menjadi simbol awal dari tanggung jawab baru: membuktikan bahwa ilmu dan pendidikan mampu melahirkan manusia yang berkarya, mandiri dan memberi manfaat bagi Sulawesi Utara serta Indonesia. (***)






