LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Semangat Konsolidasi Menguat, Mona Kloer Optimistis Gerindra Sulut Raih Target Politik

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra Sulawesi Utara mendapat apresiasi dari berbagai kader partai. Salah satunya datang dari Srikandi Partai Gerindra, Mona C Kloer, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi di DPRD Kota Manado.

Dalam keterangannya, Mona menyampaikan harapan besar terhadap pelaksanaan Rakerda yang dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal Partai Gerindra di Sulawesi Utara.

Menurutnya, kehadiran jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), terlebih Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader untuk semakin solid menghadapi agenda politik ke depan.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan Rakerda yang diselenggarakan DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara. Puji syukur, seluruh rangkaian kegiatan hari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Mona.

Ia menilai, semangat konsolidasi yang terus dibangun Partai Gerindra menjadi langkah strategis dalam mematangkan visi dan misi partai, khususnya untuk memperkuat posisi politik di berbagai tingkatan.

“Kita bisa melihat sampai saat ini bagaimana semangat konsolidasi terus dibangun. Partai Gerindra sedang mematangkan visi dan misi agar ke depan mampu meningkatkan suara, kursi, serta porsi-porsi politik yang lebih unggul,” katanya.

Lebih lanjut, Mona menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang evaluasi bagi seluruh struktur partai, mulai dari tingkat kabupaten/kota, anggota DPRD, hingga sayap Partai Gerindra.

“Rakerda ini tentunya menjadi evaluasi bersama bagi seluruh kader dan pengurus Partai Gerindra. Kami yakin dan percaya akan ada perubahan yang lebih baik agar Partai Gerindra bisa mendapatkan apa yang diharapkan bersama,” tandasnya. (***) 

Tommy Parasan Nahkodai POBSI Sulut 2026-2030, Siap Bawa Atlet Biliar Tembus Level Nasional dan Internasional

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Musyawarah Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Utara resmi menetapkan Tommy Parasan sebagai Ketua Umum POBSI Sulut masa bakti 2026-2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam agenda Musprov yang digelar di Kantor KONI Sulawesi Utara, kawasan Sario, Manado, Sabtu (23/5/2026).

Musprov POBSI Sulut turut dihadiri perwakilan KONI Provinsi Sulawesi Utara serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut. Dalam proses musyawarah, Tommy Parasan maju sebagai calon tunggal dan memperoleh dukungan mayoritas dari pengurus kabupaten/kota.

Dari total 15 kabupaten/kota pemilik suara, sebanyak 12 suara menyatakan dukungan kepada Tommy Parasan hingga akhirnya ditetapkan secara sah sebagai Ketua Umum POBSI Sulawesi Utara periode 2026-2030.

Penetapan itu sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh organisasi biliar Sulut, dengan harapan mampu membawa prestasi olahraga biliar daerah ke level yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya usai terpilih, Tommy Parasan mengajak seluruh peserta musyawarah untuk memanjatkan puji syukur atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia menyebut amanah yang diberikan kepadanya menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga biliar di Sulawesi Utara.

“Saya siap mengembangkan olahraga biliar di Sulawesi Utara. Tentunya saya membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pengurus serta atlet agar kita bisa melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara,” ujar Tommy.

Tommy mengaku olahraga biliar memiliki arti penting dalam perjalanan hidupnya. Menurutnya, olahraga tersebut bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga telah membentuk perjalanan hidupnya sebagai seorang atlet.

“Biliar bagi saya bisa merubah kehidupan saya menjadi atlet. Saya memang sangat menyukai olahraga dan sempat merenungi semua perjalanan ini,” katanya.

Ia menilai potensi atlet biliar di Sulawesi Utara sangat besar, namun masih membutuhkan jam terbang dan fasilitas kompetisi yang memadai untuk berkembang.

“Visi misi saya adalah memperkembangkan atlet di Sulawesi Utara karena mereka sangat potensial. Mereka hanya kurang jam terbang. Saya ingin ke depan kita bisa mengikuti open tournament nasional dan itu pasti akan saya fasilitasi,” tegasnya.

Tak hanya di tingkat nasional, Tommy juga menargetkan atlet Sulut mampu tampil dalam turnamen internasional melalui program seleksi dan pembinaan yang terarah.

“Nanti akan ada seleksi dan kita fasilitasi untuk mengikuti tournament nasional maupun internasional. Saya akan bekerja semaksimal mungkin agar olahraga biliar Sulawesi Utara bisa terbang tinggi dan membawa nama daerah semakin dikenal,” tambahnya.

Dalam forum musyawarah tersebut, sejumlah pengurus kabupaten/kota juga menyampaikan pandangan dan masukan untuk kemajuan POBSI Sulut ke depan.

Ketua POBSI Bolaang Mongondow Selatan, Zulfikli Muldok, yang juga merupakan anggota DPRD Bolsel dari PKS, mengusulkan adanya kontribusi sebesar lima persen dari total hadiah turnamen yang digelar di Sulawesi Utara dengan total prize di atas Rp10 juta.

Menurutnya, langkah itu dapat menjadi sumber pendanaan organisasi tanpa membebani penyelenggara maupun atlet.

“Saran saya, total hadiah Rp10 juta ke atas ada pemotongan lima persen untuk POBSI kabupaten/kota penyelenggara dan juga POBSI Sulawesi Utara agar tidak membebani. Kita harus berkaca dari daerah lain seperti Makassar dan Gorontalo, atlet mereka sudah berkembang keluar daerah sementara kita masih berputar di sini saja,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan POBSI Kepulauan Sangihe mengajak seluruh pengurus dan atlet untuk bersama-sama mendukung kepemimpinan Tommy Parasan demi kemajuan olahraga biliar di Sulawesi Utara.

Dukungan juga datang dari Ketua POBSI Manado, Jendri Amrain. Ia optimistis kepemimpinan Tommy akan membawa perubahan besar bagi perkembangan biliar di daerah.

“Tommy merupakan mantan Ketua Tidar dan saya yakin biliar Sulawesi Utara akan semakin maju. Dengan kapasitas dan kedekatan yang dimiliki Tommy dengan para pemimpin daerah, ada harapan besar olahraga ini berkembang lebih jauh,” kata Jendri.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap usulan kontribusi lima persen untuk pembinaan atlet, dengan catatan penggunaannya dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami setuju usulan lima persen itu digunakan secara jelas untuk kepentingan atlet. Harapan kami, tugas ini dipikul dengan sungguh-sungguh dan POBSI Sulut dipimpin dengan arif serta bijaksana,” tandasnya. (***) 

Martin Daniel Tumbelaka Hadiri Rakerda Gerindra Sulut, Konsolidasi Kekuatan Menuju 2029 Menguat

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Martin Daniel Tumbelaka menghadiri agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerakan Indonesia Raya Sulawesi Utara yang digelar di Four Points by Sheraton Manado, Sabtu (23/5/2026). Kehadiran anggota Komisi III DPR RI dapil Sulawesi Utara itu dinilai menjadi bagian penting dalam konsolidasi politik Partai Gerindra menghadapi agenda besar menuju tahun politik 2029. 

Rakerda Gerindra Sulut tahun ini tidak hanya dipandang sebagai agenda internal partai, tetapi juga menjadi panggung konsolidasi kekuatan politik antara pusat dan daerah. Sejumlah tokoh penting Gerindra turut hadir dalam agenda tersebut, termasuk Ketua DPD Gerindra Sulut yang juga Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. 

Dalam dinamika politik Sulawesi Utara, sosok Martin Daniel Tumbelaka disebut memiliki posisi strategis karena dinilai mampu menjembatani kepentingan daerah dengan jaringan politik di tingkat nasional. Kehadirannya di Rakerda Gerindra Sulut membawa pesan kuat bahwa koneksi pusat dan daerah masih menjadi kekuatan utama dalam konfigurasi politik Gerindra di Bumi Nyiur Melambai. 

Pengamat politik Jeffrey Sorongan menilai Rakerda Gerindra Sulut menjadi momentum penting untuk memperkuat mesin partai hingga ke akar rumput, sekaligus membangun pengaruh politik di era digital.

“Era politik lama perlahan ditinggalkan. Hari ini satu foto bisa membangun persepsi, satu video bisa menaikkan elektabilitas, dan satu momen bisa mengubah arah kekuasaan,” ujar Jeffrey dalam keterangannya. 

Sementara itu, Martin Daniel Tumbelaka sendiri selama ini dikenal aktif dalam berbagai agenda pengawasan dan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Utara. Sebagai anggota DPR RI Fraksi Gerindra, ia kerap turun langsung menyerap aspirasi masyarakat, termasuk dalam isu pangan, hukum, hingga pelayanan publik.

Rakerda Gerindra Sulut berlangsung dalam suasana konsolidatif dengan semangat memperkuat struktur partai, membangun komunikasi politik yang lebih dekat dengan masyarakat, serta menyiapkan strategi menghadapi pertarungan politik mendatang. (***) 

Musyawarah Kota IPSI Manado Digelar, Benny Parasan Kembali Maju Sebagai Calon Tunggal Ketua

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Musyawarah Kota (Muskot) Ikatan Pencak Silat Indonesia Kota Manado resmi digelar di Youth Centre Manado, Sabtu (23/5/2026). Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi dunia olahraga pencak silat di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus menandai kembali majunya Benny Parasan sebagai calon tunggal Ketua IPSI Kota Manado periode 2026-2030.

Diketahui, Benny Parasan telah tiga kali memimpin IPSI Kota Manado dan kembali mendapat dukungan dari berbagai perguruan silat yang hadir dalam musyawarah tersebut. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus IPSI se-Kota Manado, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Manado, hingga unsur Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.

Dalam sambutannya, Benny Parasan mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat persatuan demi kemajuan pencak silat di Kota Manado.

“Pertama-tama saya mengajak kita semua memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Saya bangga dengan pengurus yang ada saat ini dan menyampaikan terima kasih kepada pengurus lama yang telah mendukung serta melahirkan berbagai prestasi untuk pencak silat Kota Manado,” ujar Benny.

Ia menegaskan, atlet-atlet pencak silat Manado telah berhasil membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional. Bahkan, menurutnya, pencapaian itu harus terus ditingkatkan hingga level internasional.

“Atlet-atlet kita sudah membawa harum nama Kota Manado, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ke depan kita berharap prestasi itu bisa terus diulang bahkan sampai ke tingkat internasional,” katanya.

Benny juga mengakui berbagai kritik yang selama ini diberikan kepada kepengurusan IPSI menjadi bahan evaluasi untuk membangun organisasi yang lebih baik. Menurutnya, pencak silat bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga bagian dari budaya bangsa yang harus dijaga.

“IPSI bukan hanya soal olahraga prestasi, tetapi juga budaya. Karena itu, budaya pencak silat harus terus dilestarikan dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Benny Parasan menargetkan peningkatan prestasi pencak silat Manado pada berbagai ajang olahraga mendatang. Ia menyebut Kota Manado selama ini dikenal sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sehingga capaian tersebut harus terus dipertahankan.

“Target kita jelas. Kota Manado harus tetap menghasilkan medali emas dan masuk 10 besar pada PON mendatang. Ini membutuhkan kerja keras dan sinergitas antara pengurus, atlet, pelatih, serta seluruh perguruan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang telah memfasilitasi pelaksanaan musyawarah tersebut.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Maikel, menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Dinas tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf karena Pak Kadis belum bisa bersama-sama hadir di sini. Namun pemerintah tetap mendukung penuh pencak silat sebagai olahraga budaya yang harus dipertahankan dan terus dikembangkan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga disampaikan capaian membanggakan kontingen IPSI Kota Manado yang berhasil meraih 12 medali emas pada ajang sebelumnya. Prestasi itu menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet pencak silat di Kota Manado yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Musyawarah Kota IPSI Manado berlangsung penuh semangat kebersamaan dan diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang semakin solid dalam membawa pencak silat Manado menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional. (***) 

Elryc Mosal Apresiasi Kepedulian Panitia Sannipata Waisak Umat Buddha Sulut untuk Warga Bunaken Kepulauan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI Perjuangan, Elryc Mosal, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Panitia Sannipata Waisak Umat Buddha Sulawesi Utara atas kepedulian sosial yang diberikan kepada masyarakat Bunaken Kepulauan.

Menurut Elryc, perhatian dan bantuan yang disalurkan bukan sekadar bentuk kegiatan sosial semata, melainkan menjadi simbol nyata semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Sulawesi Utara.

“Atas nama masyarakat Bunaken Kepulauan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Sannipata Waisak Umat Buddha Sulawesi Utara atas kepedulian, bantuan, dan kasih yang telah dibagikan kepada masyarakat kami,” ujar Elryc Mosal.

Ia menilai, kehadiran panitia dalam berbagi kasih kepada masyarakat menjadi contoh positif tentang bagaimana nilai kemanusiaan mampu mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman.

“Kehadiran dan perhatian ini bukan hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata toleransi, persaudaraan, dan cinta kasih antar sesama umat manusia,” lanjutnya.

Elryc berharap semangat Hari Raya Waisak dapat terus membawa pesan kedamaian, kebijaksanaan, serta memperkuat keharmonisan kehidupan masyarakat di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado.

“Kiranya semangat Waisak membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan berkat bagi kita semua. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya. (**) 

Venny Veronika Nangka Turun Langsung Kawal Aspirasi Warga Terdampak DAS Sario-Tikala-Paal 2

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Anggota Komisi III DPRD Kota Manado dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Venny Veronika Nangka, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat terdampak program penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sario-Tikala-Paal 2.

Srikandi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Sario-Malalayang itu diketahui tidak hanya menerima keluhan masyarakat melalui agenda resmi di kantor DPRD Kota Manado. Setelah pelaksanaan hearing lintas komisi bersama sejumlah pihak terkait, Venny juga turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi warga yang terdampak serta melihat secara langsung perkembangan proses ganti untung yang tengah berjalan.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan DPRD dalam mengawal hak-hak masyarakat agar proses penyelesaian persoalan lahan dan permukiman warga dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.



Dalam keterangannya, Venny Veronika Nangka menegaskan bahwa DPRD Kota Manado akan terus berada bersama masyarakat dan memastikan setiap aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan hingga terealisasi.

“Kami di DPRD Kota Manado tentunya akan terus mengawal aspirasi masyarakat terdampak DAS Sario-Tikala-Paal 2. Ini menjadi perhatian serius agar hak-hak masyarakat dapat terpenuhi sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujar Venny.

Ia juga menyampaikan bahwa proses ganti untung bagi masyarakat terdampak pada prinsipnya akan direalisasikan, namun tetap menunggu penyelesaian dan kelengkapan dokumen administrasi dari masing-masing warga sesuai ketentuan yang dipersyaratkan pemerintah.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena proses ini terus berjalan. Pada dasarnya ganti untung akan direalisasikan sambil menunggu kelengkapan berkas administrasi dari masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Secara normatif, proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum, termasuk penataan DAS dan pengendalian banjir, memang mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang mewajibkan pemerintah memperhatikan hak masyarakat melalui mekanisme ganti kerugian atau ganti untung yang layak dan berkeadilan.

Karena itu, pengawalan dari DPRD dinilai penting agar seluruh tahapan berjalan transparan, tepat sasaran, serta tidak merugikan masyarakat yang terdampak langsung program tersebut. (***)

H2M Soroti Tingginya Harga Barang di Siau, Dorong Jalur Kapal Kargo dan Tol Laut Jadi Solusi

Tidak ada komentar

Foto ketua DPD PSI Sitaro Hence M Madellu (H2M) (istimewa) 

EXPRESSINDONEWS-- Ketua DPD PSI Kabupaten Sitaro, Hence M. Madellu menyoroti tingginya harga kebutuhan pokok di Pulau Siau yang dinilai masih jauh lebih mahal dibanding sejumlah daerah lain di Nusa Utara, termasuk Tahuna dan Tagulandang.

Kepada media ini, H2M menyampaikan bahwa persoalan utama yang menyebabkan harga barang di Siau terus tinggi tidak lepas dari sistem distribusi dan transportasi logistik yang belum berjalan maksimal.

Menurutnya, secara geografis Siau sebenarnya memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu pelabuhan pertama dari Manado menuju wilayah Nusa Utara. Namun kondisi tersebut belum mampu dimanfaatkan untuk menekan harga barang di pasaran.

“Kalau dibandingkan dengan Tahuna, harga di Siau masih sangat tinggi. Padahal posisi Siau cukup strategis sebagai jalur awal dari Manado. Saya melihat harus ada orientasi baru agar Siau bisa seperti Tahuna, di mana harga barang lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujar H2M sapaan akrabnya. 

Ia menjelaskan, selama ini dirinya telah melakukan koordinasi dan diskusi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait mengenai langkah konkret untuk menekan biaya distribusi barang.

H2M mengatakan, salah satu solusi yang dinilai paling tepat adalah membuka jalur distribusi langsung dari Surabaya ke Siau melalui sistem Tol Laut, sehingga pasokan barang tidak hanya bergantung dari Manado.

“Saya sudah berkoordinasi dengan kepala dinas terkait. Menurut saya, distribusi jangan hanya dari Manado, tetapi harus ada jalur langsung dari Surabaya supaya harga barang bisa turun,” katanya.

Selain itu, H2M juga menilai penguatan sektor logistik dan fasilitas pelabuhan menjadi faktor penting yang harus segera dibenahi. Menurutnya, Siau perlu memiliki sarana bongkar muat yang memadai, termasuk area penempatan kontainer untuk mendukung aktivitas kapal kargo.

“Kalau untuk kapasitas kargo sekitar seribu sampai dua ribu ton masih cukup memungkinkan apabila menggunakan Tol Laut. Yang penting kita harus punya fasilitas bongkar dan tempat penempatan kontainer. Jadi kapal kargo bisa langsung ambil barang dari Surabaya menuju Siau,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahalnya harga barang di Siau tidak hanya dipengaruhi rantai distribusi, tetapi juga persoalan transportasi laut yang selama ini menjadi kendala utama di wilayah kepulauan.

Karena itu, H2M berharap pemerintah serius membenahi sistem transportasi dan logistik agar masyarakat di Siau tidak terus dibebani harga kebutuhan yang tinggi.

“Intinya ada di Tol Laut dan perbaikan fasilitas pendukung. Saya sudah sempat berdiskusi dengan pemerintah, dan menurut saya ini solusi yang paling tepat untuk menekan harga barang di Siau,” tandasnya.(***)

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com