EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado, Florence Panungkelan, menaruh perhatian serius terhadap pemberdayaan generasi muda di daerah ini. Ia menegaskan pentingnya peran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam menghadirkan program-program konkret yang mampu menjawab persoalan pengangguran di kalangan pemuda.
Florence menilai, hingga kini masih banyak anak muda di Kota Manado yang belum terserap dalam dunia kerja maupun kegiatan produktif. Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah, khususnya Dispora, melalui perencanaan program yang tepat sasaran.
Dalam agenda hearing bersama Komisi IV DPRD Kota Manado, politisi PDI Perjuangan itu secara khusus mempertanyakan langkah dan strategi Dispora dalam menyiapkan program pemberdayaan bagi pemuda yang belum memiliki pekerjaan.
“Saya menaruh fokus besar pada isu kepemudaan. Faktanya, masih banyak pemuda yang menganggur. Karena itu saya ingin tahu, program apa saja yang disiapkan Dispora untuk menjawab persoalan ini,” ungkap Florence.
Ia menambahkan, kejelasan program pemerintah sangat penting agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat, terutama saat dirinya turun langsung ke lapangan dalam kegiatan reses maupun penyerapan aspirasi.
“Kalau programnya jelas, itu bisa kami sampaikan ke masyarakat. Banyak pemuda sebenarnya punya potensi dan bakat, hanya saja belum didukung fasilitas atau wadah yang memadai,” jelasnya.
Menurut Florence, program kepemudaan yang dirancang dengan baik tidak hanya menjadi sarana pengembangan diri, tetapi juga dapat berkontribusi menekan angka pengangguran di Kota Manado.
Ia mencontohkan, masih banyak pemuda yang memiliki kemampuan di bidang olahraga maupun keterampilan lain, namun tidak berkembang karena minimnya program pembinaan yang berkelanjutan.
“Bayangkan ada pemuda yang punya bakat, tapi tidak ada program pengembangan. Akhirnya potensi itu terhenti begitu saja. Ini yang harus kita cegah,” tuturnya.
Untuk itu, Florence mendorong agar Dispora Kota Manado ke depan lebih aktif memperbanyak dan memperluas program kepemudaan yang mampu menjadi wadah pengembangan bakat, minat, serta keterampilan generasi muda, agar mereka dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing. (***)
.png)





