LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Ferdinand Dumais Angkat Bicara: Ketegangan Paripurna LKPJ Dinilai sebagai Dinamika Hak Berpendapat

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS-- Ketegangan yang terjadi dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ DPRD Kota Manado antara dua kader Partai Gerindra, yakni Mona Kloer dan Jendri Amrain, mendapat tanggapan dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado, Ferdinand Dumais.

Ferdinand Dumais menilai peristiwa tersebut merupakan bagian dari dinamika yang lazim terjadi dalam forum legislatif. Menurutnya, perbedaan pandangan dan penyampaian pendapat adalah hal yang melekat pada setiap anggota dewan dan dijamin oleh undang-undang.

“Ini adalah dinamika. Hak untuk berbicara dan berpendapat itu melekat pada setiap anggota. Mungkin secara teknis belum sepenuhnya diatur dalam tata tertib atau belum menjadi kebiasaan dalam forum, sehingga terjadi hal seperti ini,” ujar Dumais.

Ia menjelaskan, apa yang disampaikan oleh Jendri Amrain dalam forum paripurna tidak terlepas dari dorongan internal serta pertimbangan moral yang muncul secara spontan. Substansi yang ingin disampaikan, kata dia, berkaitan dengan kejelasan persoalan operasional bajaj yang dinilai belum masuk dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD.

“Pada dasarnya, saudara Jendri ingin mendapatkan kepastian soal bajaj yang tidak tercantum dalam RPJMD. Bahkan saya juga mensinyalir Wali Kota tidak akan mengizinkan operasional bajaj tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, Dumais mengakui bahwa persoalan yang muncul lebih pada cara penyampaian di dalam forum. Ia menegaskan tidak ada yang salah dari sisi substansi, namun mekanisme komunikasi tetap perlu dibenahi agar tidak memicu ketegangan.

“Tidak ada yang salah, mungkin hanya caranya saja. Itu yang akan kita bicarakan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dumais menilai sikap pimpinan sidang dalam mengendalikan jalannya rapat juga merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan demi menjaga ketertiban forum.

Sebagai tindak lanjut, Fraksi Gerindra DPRD Manado akan menggelar rapat internal guna membicarakan hal2 yang menjadi aspirasi masyarakat dan agenda fraksi ke depan(***)

Ferdinand Dumais Soroti Tunggakan Pajak, Desak Bapenda Manado Bertindak Tegas

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Manado, Djeki Dumais, melontarkan sejumlah catatan kritis sekaligus koreksi tajam kepada jajaran Kepala SKPD dalam rapat pembahasan LKPJ bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota Manado.

Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Manado, Kamis (9/4), itu dipimpin langsung Ketua Pansus dan turut dihadiri Sekretaris Daerah, Steaven Dandel, bersama para pimpinan perangkat daerah.

Dalam forum tersebut, Dumais menyoroti serius lemahnya optimalisasi penagihan tunggakan pajak oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Manado sebagai tulang punggung pendapatan asli daerah. Ia menilai, masih banyak potensi penerimaan yang belum tergarap maksimal akibat belum efektifnya strategi penagihan.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, Bapenda harus lebih progresif dan inovatif dalam mengejar target pendapatan, terutama dari sektor pajak usaha. Ia menegaskan, persoalan tunggakan pajak tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada kapasitas fiskal daerah.

Dumais bahkan secara spesifik menyinggung salah satu tempat hiburan malam, Altitude Manado, yang disebutnya masih memiliki tunggakan pajak. Ia meminta adanya langkah tegas dan terukur agar penagihan dapat segera diselesaikan.

“Ini bukan sekadar catatan, tapi hal yang sangat mendesak. Bapenda harus berani mengambil langkah konkret agar potensi pendapatan daerah tidak terus bocor,” tegas Dumais.

Ia pun berharap adanya komitmen kuat dari Bapenda untuk meningkatkan kinerja penagihan, sehingga target pendapatan daerah Kota Manado dapat tercapai secara optimal. (***) 

Kadis Perkim Manado Pastikan Rusunawa Paniki Dua Siap Dibangun, Kunjungan Menteri Perkuat Percepatan

Tidak ada komentar

 




EXPRESSINDONEWS--  Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Manado, Peter Eman, menegaskan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget.

Penegasan itu disampaikan Eman saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, Jumat (10/4/2026), yang menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan proyek strategis tersebut.

Menurut Eman, seluruh aspek teknis dan administratif telah rampung. Lahan seluas kurang lebih 3.200 meter persegi sudah tersedia, dan dokumen pendukung dinyatakan lengkap, sehingga proyek tinggal menunggu tahapan lanjutan untuk segera dieksekusi.

“Secara kesiapan, kami sudah sangat siap. Lahan tersedia, administrasi lengkap. Tinggal dorongan percepatan agar pembangunan bisa segera dimulai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembangunan rusunawa ditargetkan mulai pada tahun anggaran 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 10 bulan setelah kontrak diteken. Dengan skema tersebut, proyek diproyeksikan rampung pada awal 2027.

Dorongan percepatan juga datang langsung dari Menteri Maruarar Sirait. Dalam peninjauan tersebut, ia meminta agar proses pembangunan tidak berlarut dan bisa dipercepat demi memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.

“Kalau bisa dipercepat, supaya lebih cepat dimanfaatkan masyarakat. Februari bisa?” ujar Menteri.

Rusunawa yang dirancang mengusung nama “Bhineka Tunggal Ika” ini diharapkan menjadi solusi konkret atas kebutuhan hunian MBR di tengah pesatnya perkembangan Kota Manado, sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertata.

Tak hanya itu, dalam kunjungan tersebut, Menteri juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp200 juta untuk pembangunan fasilitas olahraga berupa lapangan futsal di area rusunawa, sebagai penunjang aktivitas sosial warga nantinya.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Viktor Mailangkay, serta Wali Kota Manado, Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota Richard Sualang, Sekretaris Daerah Steaven Dandel, dan jajaran Pemkot Manado.

Dengan kesiapan yang ditegaskan Kadis Perkim, Pemerintah Kota Manado optimistis proyek rusunawa Paniki Dua tidak sekadar wacana, tetapi segera terealisasi sebagai jawaban atas kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah. (***)

Sri Nanda Lamadau Minta Perhatian Pemkot Manado Soal Program Pemuda dan Fasilitas Olahraga di Manado Utara

Tidak ada komentar

 




EXPRESSINDONEWS — Anggota DPRD Kota Manado dari Partai NasDem, Sri Nanda Lamadau, menyampaikan sejumlah catatan penting dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Manado.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Tuminting–Bunaken dan Bunaken Kepulauan, sekaligus personel Komisi I dan anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Sri Nanda menekankan pentingnya optimalisasi program pemerintah yang dinilai belum berjalan maksimal, serta mempertahankan program-program yang sudah baik.

“Program yang belum maksimal harus benar-benar dimaksimalkan, sementara yang sudah berjalan baik agar tetap dipertahankan,” tegasnya.

Selain merujuk pada catatan resmi Pansus yang telah disampaikan dalam forum, Sri Nanda juga mengungkapkan sejumlah catatan pribadi yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius pemerintah kota.

Salah satu sorotan utama adalah minimnya program yang secara spesifik menyasar generasi muda. Ia meminta agar pemerintah menghadirkan program yang lebih konkret dan tepat sasaran bagi anak-anak muda di Kota Manado.

Menurutnya, hal ini penting guna menekan berbagai fenomena sosial di kalangan remaja, termasuk maraknya peristiwa “tarkam” yang kerap terjadi.

“Harus ada program yang benar-benar menyentuh anak muda, agar fenomena-fenomena seperti tarkam bisa diminimalisir,” ujarnya.

Selain itu, Sri Nanda juga menyoroti keterbatasan fasilitas olahraga di wilayah Manado Utara. Ia mengungkapkan, aspirasi tersebut kerap disampaikan masyarakat dalam agenda reses maupun forum Musrenbang.

“Dalam reses saya, banyak masyarakat mengeluhkan minimnya fasilitas olahraga di Manado Utara. Padahal kita tahu, di wilayah tersebut banyak anak muda yang berbakat dan berpotensi,” jelasnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Manado dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan tersebut dengan menghadirkan sarana dan prasarana olahraga yang memadai.

“Aspirasi ini juga sering muncul dalam Musrenbang dan disampaikan oleh para tokoh masyarakat. Kiranya ini bisa menjadi perhatian pemerintah kota ke depan,” pungkasnya. (***) 

Kunjungan Menteri Jadi Momentum, Pemkot Manado Percepat Pembangunan Rusunawa MBR di Paniki Dua

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, dimanfaatkan Pemerintah Kota Manado sebagai momentum strategis untuk mendorong percepatan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam agenda yang berlangsung Jumat (10/4/2026) tersebut, Pemkot Manado secara langsung memaparkan kesiapan proyek rusunawa yang direncanakan berdiri di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan hunian layak di tengah pertumbuhan kawasan perkotaan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Manado, Peter Eman, menegaskan bahwa proyek ini telah memasuki tahap siap eksekusi. Lahan seluas sekitar 3.200 meter persegi telah disiapkan, dan seluruh dokumen administrasi dinyatakan lengkap.

“Dari sisi kesiapan, baik lahan maupun administrasi, sudah tidak ada kendala. Kami tinggal menunggu proses lanjutan agar pembangunan bisa segera berjalan,” jelas Eman.

Rencana pembangunan dijadwalkan dimulai pada tahun anggaran 2026 hingga 2027, dengan estimasi waktu konstruksi sekitar 10 bulan setelah kontrak kerja ditandatangani. Target awal penyelesaian diproyeksikan pada Maret 2027.

Namun dalam kunjungannya, Menteri Maruarar Sirait secara tegas meminta agar proyek tersebut tidak berlarut-larut dan bisa dipercepat.

“Kalau bisa dipercepat supaya lebih cepat dinikmati masyarakat. Februari bisa?” ujar Menteri, menyoroti urgensi percepatan pembangunan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Rusunawa ini nantinya akan mengusung nama “Bhineka Tunggal Ika”, yang mencerminkan semangat keberagaman dan kebersamaan masyarakat Kota Manado.

Menariknya, dalam kunjungan tersebut, Menteri juga memberikan dukungan langsung berupa bantuan pribadi sebesar Rp200 juta untuk pembangunan fasilitas olahraga, yakni lapangan futsal di kawasan rusunawa. Bantuan ini diharapkan mampu menunjang aktivitas sosial dan kesehatan para penghuni.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Viktor Mailangkay, serta Wali Kota Manado, Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota, Richard Sualang. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Manado, Steaven Dandel, serta jajaran Pemerintah Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado berharap, kunjungan Menteri ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar mempercepat realisasi pembangunan rusunawa sebagai solusi konkret atas kebutuhan hunian MBR sekaligus mendorong penataan kawasan perkotaan yang lebih terencana dan berkelanjutan. (***) 

Tommy Daud Parasan Tegaskan Komitmen Kawal APBD dan Bela Kepentingan Rakyat di Pansus LKPJ 2025

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Manado, Tommy Daud Parasan, menyatakan komitmennya dalam mengawal kinerja pemerintah daerah melalui keikutsertaannya sebagai anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Pemerintah Kota Manado tahun 2025.

Legislator daerah pemilihan Wenang–Wanea itu mengungkapkan, dirinya dipercaya oleh Fraksi Gerindra untuk menjadi bagian dari Pansus yang memiliki tugas strategis dalam mengevaluasi kinerja pemerintah, termasuk penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

“Dalam kesempatan ini saya dipilih oleh fraksi untuk menjadi anggota Pansus LKPJ. Tugas kami adalah mengevaluasi kinerja pemerintah serta penggunaan anggaran, apakah benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran bagi masyarakat,” ujar Tommy.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap anggaran daerah merupakan hal krusial guna memastikan setiap program pemerintah memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kota Manado.

Tak hanya itu, Tommy juga menyampaikan bahwa dirinya telah menitipkan berbagai aspirasi masyarakat kepada pemerintah untuk menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan program pembangunan ke depan.

“Sebagai wakil rakyat, saya sudah menyampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Ini harus menjadi prioritas agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kepentingan warga, Tommy menegaskan bahwa keberpihakannya kepada rakyat bukan sekadar komitmen, melainkan prinsip yang tidak bisa ditawar.

“Membela rakyat telah menjadi harga mati bagi saya sebagai wakil rakyat,” tandasnya.

Selama ini, Tommy Daud Parasan juga dikenal aktif turun langsung ke lapangan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pelayanan publik hingga kebutuhan dasar warga. Sikap responsif dan kedekatannya dengan masyarakat menjadikan dirinya sebagai salah satu figur yang konsisten hadir di tengah persoalan rakyat. (***) 

Yasir Taruk Bua Apresiasi Langsung MenPerkim Maruarar Sirait, Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan di Manado

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Anggota DPRD Kota Manado, Yasir Taruk Bua, turut mendampingi kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, dalam agenda kerja di Kota Manado.

Sebagai personel Komisi III yang membidangi pembangunan, legislator daerah pemilihan Singkil–Mapanget tersebut menilai kehadiran pemerintah pusat merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado. Menurutnya, perhatian itu sejalan dengan arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah pusat hadir dan melihat langsung kebutuhan masyarakat. Kami tentu sangat mengapresiasi langkah konkret ini,” ujar Yasir.

Dalam kesempatan tersebut, Yasir juga menyoroti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, serta jajaran Pemerintah Kota Manado, termasuk wali kota dan wakil wali kota bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Tak hanya itu, ia turut mengapresiasi kontribusi pribadi Menteri Maruarar Sirait yang memberikan bantuan sebesar Rp200 juta kepada warga Rusunawa Tanah Coklat, Paniki. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan lapangan sepak bola sebagai sarana pembinaan generasi muda.

“Ini tentu bentuk kepedulian yang sangat besar dari pemerintah, bahkan secara pribadi dari pak Menteri kepada masyarakat,” tambah kader Partai Perindo itu.

Yasir juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut, yang dinilainya menjadi momentum positif bagi masyarakat Kota Manado.

“Terima kasih pak Menteri sudah datang. Ini menjadi momentum hangat dan penuh harapan bagi warga Manado,” ungkapnya.

Sebagai wakil rakyat, Yasir menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengawasi setiap program pemerintah, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

“Kami di DPRD akan memastikan setiap program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com