LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Adolfien Wangania Disebut Masuk Bursa Ketua Golkar Manado!!!

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dinamika politik internal Partai Golkar Kota Manado mulai menunjukkan geliat. Nama Adolfien Wangania kini mencuat sebagai salah satu figur yang digadang-gadang bakal meramaikan bursa calon Ketua DPD II Golkar Manado.

Adolfien yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Manado, personel Komisi II, sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD Manado, tidak menampik adanya dorongan tersebut. Saat dikonfirmasi media ini, ia membenarkan bahwa namanya mulai disebut-sebut dalam kontestasi internal partai berlambang pohon beringin itu.

“Memang ada dorongan dan pembicaraan ke arah itu. Kita lihat saja ke depan bagaimana,” ujar Adolfien singkat, memberi sinyal bahwa peluang tersebut masih terbuka dan dinamis.

Kemunculan nama Adolfien dinilai menambah warna dalam proses penjaringan calon Ketua DPD II Golkar Manado. Dengan pengalaman politik dan posisinya saat ini di legislatif, ia dianggap sebagai salah satu kader potensial yang memiliki kapasitas dan basis dukungan di internal partai.

Diketahui, posisi Ketua Golkar Manado saat ini masih dipegang oleh Meykel Damopolii, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Manado. Kepemimpinan yang tengah berjalan tersebut menjadi bagian dari kesinambungan organisasi yang selama ini menjaga eksistensi Golkar di tingkat kota.

Sejumlah kalangan menilai, jika kontestasi benar-benar terjadi, persaingan di tubuh Golkar Manado berpotensi berlangsung dinamis dan kompetitif. Situasi ini berbeda dengan proses pemilihan Ketua Golkar di tingkat provinsi Sulawesi Utara sebelumnya, yang berlangsung secara aklamasi setelah hanya satu kandidat yang mendaftar.

Meski demikian, berbagai pihak berharap dinamika yang berkembang tetap berjalan dalam koridor demokrasi internal yang sehat, menjunjung tinggi soliditas partai, serta mengedepankan semangat kebersamaan.

Dengan munculnya sejumlah nama potensial, termasuk Adolfien Wangania, arah kepemimpinan Golkar Manado ke depan dipastikan akan menjadi perhatian, sekaligus penentu strategi politik partai dalam menghadapi berbagai agenda ke depan.(***) 

Christian Yokung Tegaskan Kekuatan Persma 1960 Usai Juara Piala Gubernur Sulut 2026, Siap Tembus Level Nasional

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS--  Kemenangan gemilang Persma 1960 pada partai final Piala Gubernur Sulawesi Utara 2026 menjadi penegasan kekuatan “Badai Biru” di pentas sepak bola daerah. Menghadapi Bolsel FC di laga puncak, Persma tampil solid dan disiplin hingga menutup pertandingan dengan skor meyakinkan 2-0.

Sejak peluit awal dibunyikan, tensi pertandingan berlangsung tinggi. Namun, Persma mampu mengendalikan ritme permainan dan memaksimalkan peluang yang ada. Dua gol tanpa balas memastikan kemenangan hingga peluit panjang, yang langsung disambut sorak-sorai ribuan pendukung yang memadati stadion.

Direksi Persma, Christian Yokung, dalam sesi wawancara menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras tim tanpa campur tangan pihak luar, sekaligus membantah berbagai isu yang sempat beredar.

“Persma berjuang dan bertarung dengan kekuatan sendiri. Tidak ada isu-isu di luar bahwa kami dibantu pihak tertentu seperti yang beredar saat ini. Semua bisa dilihat dari hasil di lapangan,” tegas Yokung.

Ia juga menekankan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada soliditas dan komando yang terarah di dalam skuad. Menurutnya, semangat juang para pemain telah teruji sepanjang turnamen.

“Kami punya tekad satu komando. Para petarung di tim ini sudah membuktikan kualitasnya. Sepanjang turnamen, kami hanya kebobolan satu gol, itu pun dari titik penalti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yokung menyampaikan optimisme tinggi menghadapi level kompetisi berikutnya. Ia menilai performa impresif Persma menjadi modal kuat untuk bersaing di tingkat nasional.

“Kami sangat siap. Persma tidak pernah kalah, dan itu menunjukkan kesiapan kami untuk melangkah ke tingkat nasional menghadapi 64 klub juara dari seluruh provinsi. Kami yakin bisa memberikan yang terbaik untuk Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Tak hanya itu, pihak Persma juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara yang dinilai memiliki komitmen besar dalam mendukung perkembangan sepak bola di daerah. Dukungan tersebut dianggap mampu menghidupkan kembali gairah olahraga, khususnya sepak bola, di tengah masyarakat.

“Ini juga berkat perhatian dan dukungan dari pemerintah provinsi, khususnya Gubernur Sulawesi Utara, yang terus mendorong bangkitnya sepak bola daerah. Atmosfer kompetisi kembali hidup dan masyarakat bisa menikmati kembali semangat sepak bola,” tambah Yokung.

Kemenangan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Persma 1960, tetapi juga membawa harapan besar bagi sepak bola Sulawesi Utara untuk berbicara lebih jauh di kancah nasional. (***) 

Lapor Pak Presiden! Anak Kepulauan Manado Belum Tersentuh MBG, Program Nasional Dipertanyakan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto kembali menuai sorotan. Di tengah klaim pemerataan program nasional tersebut, fakta di lapangan justru menunjukkan adanya ketimpangan serius: ratusan anak di wilayah kepulauan Manado hingga kini belum pernah merasakan manfaatnya.

Wilayah yang dimaksud mencakup Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, hingga Pulau Siladen. Di kawasan ini, terdapat sekitar 400-an siswa dari jenjang SD hingga SMA yang seharusnya menjadi sasaran program peningkatan gizi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak program MBG dijalankan, distribusinya belum menyentuh wilayah kepulauan. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Camat Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak.

“Iya, MBG belum masuk di kepulauan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait implementasi program yang digadang-gadang sebagai upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia. Sejumlah sumber menyebutkan, kendala utama terletak pada aspek teknis, terutama ketiadaan lokasi yang dianggap “strategis” untuk pembangunan dapur MBG.

Namun, alasan tersebut dinilai belum cukup menjawab kebutuhan mendesak anak-anak di wilayah terluar. Sejumlah warga menilai persoalan ini bukan semata kendala geografis, melainkan juga terkait perhitungan ekonomi dalam pelaksanaannya.

“Bisa jadi mereka takut rugi, karena harus siapkan dapur dan biaya transportasi laut untuk distribusi,” ungkap salah satu warga.

Di sisi lain, kritik yang lebih tajam pun mencuat. Program MBG mulai dipersepsikan sebagai proyek yang sarat kepentingan, sehingga pelaksanaannya cenderung selektif dan belum menjangkau wilayah dengan tantangan logistik tinggi.

“Kalau ini program mulia, seharusnya semua anak merasakan, bukan hanya yang mudah dijangkau,” kata warga lainnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado, Ferdinand Djeki Dumais, menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah pusat sekaligus mendorong agar implementasinya benar-benar merata hingga ke wilayah kepulauan.

Menurut Dumais, program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut harus dirasakan seluruh anak tanpa terkecuali, baik yang berada di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Program ini sangat baik dan harus menyentuh semua anak. Tidak boleh ada yang tertinggal, baik di darat maupun di pulau,” tegasnya.

Ia memastikan, Fraksi Gerindra akan turut mengawal dan menjaga agar pelaksanaan MBG di Manado berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kualitas gizi anak.

“Sebagai bagian dari partai pengusung, kami siap mengawal penuh agar program ini benar-benar terealisasi secara merata,” tambahnya.

Dumais juga menekankan bahwa langkah tersebut harus selaras dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Lebih jauh, persoalan ini juga menyentuh aspek konstitusional. Sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pemenuhan gizi yang layak sebagai bagian dari tanggung jawab negara. Hal ini juga sejalan dengan nilai keadilan sosial dalam Pancasila, khususnya sila kelima: keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado sendiri menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG Presiden Prabowo Subianto. Sejalan dengan itu, Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal dan menyukseskan implementasi program tersebut agar benar-benar dirasakan hingga ke wilayah kepulauan.

Situasi ini kembali memperlihatkan adanya jurang antara konsep kebijakan dan realisasi di lapangan. Ketika anak-anak di wilayah perkotaan mulai menikmati manfaat MBG, mereka yang berada di wilayah kepulauan masih harus menunggu—tanpa kepastian kapan hak yang sama benar-benar mereka terima.

(***)

Dumais : Evaluasi Total Semua Ketua Lingkungan Kota Manado

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Kasus narkotika yang menjerat salah satu Ketua Lingkungan di Kelurahan Malendeng memicu dorongan kuat untuk evaluasi menyeluruh di tubuh aparat lingkungan. Anggota DPRD Kota Manado, Ferdinand  Dumais, menilai peristiwa ini bukan sekadar kasus individual, melainkan alarm bagi pembenahan sistem, termasuk aspek regulasi dan pengelolaan anggaran daerah.

Ia menegaskan bahwa Ketua Lingkungan merupakan bagian dari struktur pemerintahan yang diatur secara resmi, sehingga standar integritas dan pengawasan tidak boleh longgar. Evaluasi, menurutnya, harus menyentuh seluruh proses, mulai dari rekrutmen, pembinaan, hingga pengawasan berkala.

Sorotan juga diarahkan pada besarnya alokasi anggaran Ketua Lingkungan dalam APBD setiap tahun. Dumais menekankan bahwa penggunaan dana publik wajib disertai pertanggungjawaban yang transparan dan sebanding dengan kinerja di lapangan.

“Penggunaan anggaran publik harus memiliki output yang nyata. Jangan sampai dana besar tidak diikuti dengan kualitas pelayanan dan moral aparat yang baik,” tegasnya.

Ia pun mendorong pembentukan tim gabungan lintas sektor untuk melakukan evaluasi total, termasuk pemeriksaan ulang seluruh Ketua Lingkungan, guna memastikan tidak ada lagi aparat yang terlibat pelanggaran hukum.

Selain itu, Dumais menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkotika di Kota Manado, khususnya kepada Kapolresta Manado. Ia menilai langkah tegas kepolisian harus terus diperkuat demi memutus rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat lingkungan.

Di sisi lain, ia tetap mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Manado dalam menangani kasus ini. Namun ia mengingatkan, penegakan hukum harus dibarengi pembenahan menyeluruh agar kepercayaan publik dapat kembali pulih dan tata kelola pemerintahan di tingkat bawah berjalan sesuai aturan. (***) 

Kader NasDem Sulut Bergerak, Ketua DPW Victor Mailangkay Tegaskan Sikap Keras Soal Pemberitaan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Gelombang reaksi keras datang dari jajaran Partai NasDem Sulawesi Utara menyusul pemberitaan Majalah Tempo edisi 12–19 April 2026 yang dinilai menyudutkan Ketua Umum Surya Paloh. Ratusan kader dan simpatisan turun dalam aksi damai di NasDem Tower Sulut, Rabu (15/04/2026), sebagai bentuk protes terbuka.

Aksi yang dipusatkan di lantai 5 gedung itu berlangsung tertib namun sarat tekanan politik. Massa membawa poster dan spanduk bernada kritik tajam, menilai laporan tersebut tidak mencerminkan prinsip jurnalisme berimbang serta berpotensi merusak reputasi partai dan figur sentralnya.

Ketua DPW NasDem Sulut, Victor Mailangkay, tampil di garis depan menyikapi polemik ini. Ia menegaskan bahwa reaksi kader bukanlah mobilisasi terstruktur, melainkan luapan kekecewaan yang meluas di internal partai.

“Ini murni suara kader. Kami tidak anti kritik, tetapi materi pemberitaan harus berbasis fakta. Pers wajib menjunjung etika dan tanggung jawab,” tegas Mailangkay dengan nada serius.

Pernyataan itu mempertegas posisi NasDem Sulut yang menilai pemberitaan tersebut telah keluar dari koridor profesionalisme. Mailangkay juga menekankan bahwa kebebasan pers tetap dihormati, namun harus berjalan seiring dengan akurasi dan keadilan informasi.

Dalam momentum yang sama, Wakil Ketua DPW, Denny Rompas, membacakan tujuh poin sikap resmi. Intinya, NasDem Sulut menuntut klarifikasi terbuka, permintaan maaf dari Tempo, serta mendorong Dewan Pers untuk turun melakukan penilaian etik.

Tak hanya itu, mereka juga meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem mengambil langkah hukum berupa somasi sebagai respons atas pemberitaan yang dianggap merugikan.

Aksi berlangsung kondusif hingga selesai, dengan pengamanan internal partai. Meski tanpa gesekan, pesan yang disampaikan jelas: NasDem Sulut tidak akan tinggal diam terhadap pemberitaan yang dinilai mencederai integritas partai dan kepemimpinannya. (***) 

Yasir Taruk Bua Soroti Rekrutmen Ketua Lingkungan Usai Kasus Narkoba di Malendeng

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS-- Anggota DPRD Kota Manado, Yasir Taruk Bua, angkat bicara terkait kasus narkoba yang menjerat seorang ketua lingkungan di Kelurahan Malendeng. Politisi Partai Perindo dari Daerah Pemilihan Singkil–Mapanget itu menilai, persoalan tersebut seharusnya bisa diantisipasi sejak tahap awal rekrutmen.

Menurut Yasir, perilaku oknum ketua lingkungan tersebut mestinya sudah terdeteksi dalam proses seleksi. Ia menyayangkan jika penilaian saat perekrutan hanya bertumpu pada pertimbangan politis, tanpa memperhatikan integritas dan rekam jejak calon aparat lingkungan.

“Kalau seleksi dilakukan secara ketat dan objektif, kasus seperti ini bisa dicegah. Jangan hanya melihat aspek kedekatan atau kepentingan tertentu,” tegasnya.

Ia menambahkan, kejadian ini bukan sekadar pelanggaran individu, tetapi telah mencoreng citra pemerintahan secara keseluruhan. Kepercayaan publik, kata dia, bisa tergerus jika aparat di level paling bawah justru terlibat dalam tindak pidana.

Karena itu, Yasir mendorong Pemerintah Kota Manado untuk menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh. Ia menekankan pentingnya menghadirkan figur ketua lingkungan yang berwibawa, tegas, serta benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Ke depan harus lebih selektif. Ketua lingkungan adalah ujung tombak pelayanan. Mereka harus menjadi contoh, bukan justru menciptakan masalah,” pungkasnya. (***) 

Sekda Kota Manado Angkat Bicara Soal Ketling Terjerat Kasus Narkoba: Pemkot Manado Dukung Penuh Proses Hukum

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS-- Sekretaris Daerah Kota Manado, Steven Dandel, angkat bicara terkait penangkapan seorang kepala lingkungan (ketling) yang tersandung kasus narkoba. Pemerintah Kota Manado, kata Dandel, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.

Menurutnya, aparat di tingkat kelurahan sejatinya merupakan garda terdepan pelayanan publik sekaligus figur teladan di tengah masyarakat. Namun, fakta bahwa ada oknum yang justru terlibat dalam tindak pidana dinilai sebagai pukulan serius bagi integritas pelayanan pemerintahan.

“Pemkot Manado merasa sangat prihatin. Aparat kelurahan seharusnya menjadi contoh, bukan sebaliknya. Karena itu, kami mendukung penuh setiap proses penegakan hukum yang sedang berjalan,” tegas Dandel.

Untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan, Pemerintah Kota Manado telah mengambil langkah cepat. Camat setempat, lanjutnya, telah ditugaskan untuk segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lingkungan guna mengisi kekosongan jabatan.

Langkah ini akan direalisasikan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pelayanan publik di tingkat paling bawah.

Tak hanya itu, Dandel juga mengisyaratkan adanya evaluasi lanjutan terhadap jajaran aparat di wilayah. Pengawasan akan diperketat melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan secara fleksibel tanpa jadwal pasti.

“Kita akan lakukan pengawasan lebih ketat, termasuk sidak yang tidak terjadwal. Ini penting agar ada efek kontrol dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com