LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Andrew Palit Dorong Pertanian Organik di Manado, Soroti Bibit Kedaluwarsa dan Akses Traktor Gratis

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Anggota Komisi II DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI Perjuangan, Andrew Palit, mendorong pengembangan sektor pertanian organik di Kota Manado sebagai solusi atas semakin terbatasnya lahan pertanian di wilayah perkotaan.

Hal tersebut disampaikan Andrew Palit saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Kota Manado. Dalam forum tersebut, ia menegaskan bahwa keterbatasan lahan tidak boleh menjadi penghambat peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Menurutnya, konsep pertanian organik menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian sekaligus menaikkan nilai ekonomis produk yang dihasilkan petani lokal.

“Di RDP ini kita mengusulkan agar pertanian organik mulai dikembangkan. Karena lahan di Kota Manado semakin kecil, maka kualitas sayuran harus ditingkatkan supaya memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” ujar Andrew Palit.

Selain mendorong pertanian organik, Andrew juga menyoroti persoalan keterbatasan akses petani terhadap alat pertanian, khususnya traktor. Ia menjelaskan, saat ini terdapat 10 unit traktor yang dapat digunakan masyarakat secara gratis dan dikelola melalui kantor terkait. Namun, menurutnya, informasi dan akses penggunaan alat tersebut masih perlu dimaksimalkan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani.

Dalam RDP tersebut, Andrew Palit juga menemukan adanya keluhan masyarakat terkait bantuan bibit pertanian yang diterima dalam kondisi mendekati masa kedaluwarsa atau tidak layak tanam. Ia meminta persoalan itu segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti dan diganti dengan bibit yang lebih baik.

“Saya mendapati di RDP masyarakat mengeluhkan bantuan bibit tani yang sudah hampir kedaluwarsa. Ini harus segera dilaporkan supaya bisa diganti,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator dapil Singkil-Mapanget itu menilai sektor pertanian di Kota Manado masih memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola dengan baik. Ia memaparkan, hasil pertanian jagung di Kota Manado mencapai sekitar 956 ton per tahun dengan estimasi nilai ekonomi mencapai Rp6,3 miliar jika mengacu pada harga jagung saat ini sekitar Rp6.600 per kilogram.

Andrew menambahkan, PDI Perjuangan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong ketahanan pangan, termasuk penguatan sektor pertanian dan produksi beras sebagai bagian dari program kerakyatan partai.

“PDI Perjuangan selalu mendorong ketahanan pangan dan beras. Ini menjadi bagian dari program partai untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (***)

Ferdinand Djeki Dumais Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Manado Diproyeksikan Jadi Primadona Wisata

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Peluncuran buku Pariwisata Perspektif International, Nasional dan Lokal karya Teddy Y. Tandayu SE, MBA bersama tim penulis menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Dies Natalis ke-11 Fakultas Pariwisata Universitas Katolik De La Salle Manado.

Kegiatan akademik tersebut turut dihadiri Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado, Ferdinand Djeki Dumais, yang menegaskan pentingnya pembangunan sektor pariwisata berbasis keberlanjutan di Kota Manado dan Sulawesi Utara.

Menurut Ferdinand, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dengan potensi wisata bahari, alam dan budaya yang dimiliki Sulawesi Utara.

Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, budaya serta dampak sosial bagi masyarakat.

“Pariwisata berkelanjutan harus menjadi spirit bersama. Bukan hanya bagaimana mendatangkan wisatawan, tetapi bagaimana sektor ini memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, menjaga budaya serta memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Ferdinand.

Ferdinand juga menyoroti pentingnya penguatan konsep 3A dalam pembangunan sektor pariwisata, yakni Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas. Menurutnya, tiga aspek tersebut menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata di Kota Manado.

Ia menambahkan, potensi kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara ke Sulawesi Utara harus mampu dikelola secara maksimal melalui kolaborasi terintegrasi antara pemerintah, akademisi dan pelaku usaha pariwisata.

“Kita harus berpikir bagaimana potensi pariwisata ini bisa dikelola, dikembangkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar sektor pariwisata benar-benar menjadi kekuatan ekonomi daerah,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Manado turut memberikan kuliah umum terkait potensi besar sektor pariwisata dunia dan peluang yang dimiliki Indonesia, khususnya Kota Manado.

Disebutkan bahwa perputaran dana sektor pariwisata dunia mencapai lebih dari Rp110.000 triliun, sementara Indonesia saat ini baru memperoleh sekitar satu persen dari total perputaran ekonomi tersebut.

Wali Kota menilai potensi pariwisata Kota Manado sangat besar dan harus digali lebih dalam dengan memperkuat konsep 3A, yakni Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas, sehingga ke depan sektor pariwisata dapat menjadi primadona baru perekonomian Kota Manado.

Pemerintah Kota Manado, lanjutnya, akan terus berupaya maksimal dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata melalui berbagai program pengembangan destinasi, infrastruktur serta promosi daerah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Katolik De La Salle Manado, Rektor, para dosen, civitas akademika serta sejumlah undangan lainnya. Hadir pula perwakilan dari Four Points by Sheraton Manado, Hotel Sentra, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey.

Ferdinand Djeki Dumais juga menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pariwisata Unika De La Salle Manado atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata, serta kepada Teddy Y. Tandayu bersama tim penulis yang terus menghadirkan gagasan dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah melalui karya ilmiah dan literasi pariwisata. (***) 

Richard Sualang Pimpin Penyaluran Hewan Kurban DPC PDIP Manado, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dalam semangat menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, DPC PDI Perjuangan Kota Manado menyerahkan tiga ekor hewan kurban kepada masyarakat, Senin (25/5/2026). Penyaluran hewan kurban tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Richard Sualang bersama jajaran pengurus partai.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya dalam momentum keagamaan Iduladha.

Richard Sualang mengatakan, Iduladha bukan hanya menjadi momentum ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat solidaritas sosial antar masyarakat.

“Pelaksanaan kurban tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Richard Sualang. 

Ia juga menegaskan bahwa semangat toleransi dan kebersamaan harus terus dijaga di Kota Manado yang dikenal sebagai daerah dengan kerukunan antarumat beragama yang kuat.

Penyaluran hewan kurban oleh DPC PDI Perjuangan Kota Manado ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian partai terhadap kebutuhan warga, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan persaudaraan di tengah kehidupan sosial masyarakat Kota Manado. (***) 

Venny Veronika Nangka: Iduladha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan di Manado

Tidak ada komentar

 



EXPRESDINDONEWS-- Momentum Hari Raya Iduladha dimaknai sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Manado. Pada perayaan tahun ini, DPC PDI Perjuangan Kota Manado menyerahkan tiga ekor hewan kurban untuk masyarakat, yang dipimpin langsung Ketua DPC Richard Sualang bersama jajaran pengurus partai.

Penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bentuk nyata komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga nilai toleransi, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat Kota Manado yang majemuk.

Dalam momentum penuh kebersamaan itu, Personil Komisi III DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI Perjuangan, Venny Veronika Nangka menyampaikan bahwa Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap sesama.

Menurut Venny Veronika Nangka, semangat berbagi harus terus dijaga sebagai bagian dari nilai kemanusiaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado.

“Momentum Iduladha mengajarkan tentang keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian kepada sesama. Kehadiran DPC PDI Perjuangan Kota Manado melalui penyaluran hewan kurban ini menjadi bentuk komitmen untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat,” ujar Venny.

Srikandi PDI Perjuangan itu juga berharap semangat kebersamaan lintas umat beragama di Kota Manado terus terawat dengan baik, sehingga nilai toleransi dan persaudaraan tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita ingin kebersamaan dan persaudaraan di Kota Manado terus terjaga. Dengan saling menghargai dan berbagi, maka keharmonisan di tengah masyarakat akan semakin kuat,” tambah Venny Veronika Nangka. (***) 

Rachman Kodu Desak Pemkot Manado Siapkan Lahan untuk Petani, Dukung Program Swasembada Pangan Prabowo

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Manado bersama Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Kota Manado, Anggota Komisi II DPRD Kota Manado dari Fraksi Keadilan Demokrasi Partai PKS, Rachman Kodu menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan para petani di Kota Manado.

Menurut Rachman Kodu, kondisi Kota Manado saat ini semakin memprihatinkan karena minimnya lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Bahkan, sebagian besar kelompok tani di Manado hanya mengandalkan lahan milik pribadi warga untuk bercocok tanam.

Dalam forum tersebut, dirinya mengusulkan agar pemerintah melalui instansi terkait dapat melakukan pendekatan langsung kepada pemilik-pemilik tanah yang belum dimanfaatkan. Lahan tersebut, menurutnya, bisa dipinjamkan maupun disewakan untuk dijadikan area pertanian bagi kelompok tani yang membutuhkan.

“Pemerintah harus hadir untuk masyarakat. Saat ini bisa dibilang Kota Manado hampir tidak memiliki lahan pertanian bagi para petani. Karena itu, perlu ada langkah konkret dengan mendata dan melakukan pendekatan kepada pemilik lahan kosong agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan petani,” ujar Rachman.

Ia menilai usulan tersebut sangat relevan dengan program Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan nasional. Menurutnya, daerah juga harus mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan melalui kebijakan yang berpihak kepada petani.

Rachman berharap pemerintah kota dapat mengeluarkan rekomendasi maupun kebijakan khusus terkait penyediaan lahan pertanian bagi kelompok tani di Manado. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh lepas tangan terhadap persoalan tersebut.

“Peran pemerintah harus ada. Jangan sampai ada jawaban bahwa ini bukan urusan kami. Petani membutuhkan solusi nyata dan keberpihakan pemerintah,” tegasnya. (**) 

Partai Gerindra Gas Pol Persiapan Pileg 2029, Sufmi Dasco Ahmad: Februari 2027 Daftar Caleg Harus Final

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan kesiapan partainya menghadapi kontestasi Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) 2029 dengan mempercepat proses penjaringan kader di seluruh daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Dasco saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra Sulawesi Utara yang digelar di Four Points by Sheraton Manado, Sabtu (23/5/2026).

Dalam arahannya di hadapan pengurus, fungsionaris, dan kader partai, Dasco meminta seluruh jajaran DPD Gerindra Sulut hingga DPC di 15 kabupaten/kota segera melakukan pendataan kader yang memiliki kesiapan untuk maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2029 mendatang.

“Februari 2027 daftar calon harus sudah fix,” tegas Dasco.

Menurut Dasco, langkah percepatan tersebut dilakukan agar para bakal calon legislatif memiliki waktu yang cukup untuk turun langsung ke masyarakat dan membangun komunikasi politik di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Turun di dapil masing-masing, DPD dan DPC sudah mulai melakukan pendataan,” ujar Dasco.

Politisi yang juga dipercaya sebagai Ketua Umum Pemenangan Pemilu Gerindra itu menekankan bahwa partai tidak akan memberikan ruang bagi figur yang baru ingin bergabung atau mendaftarkan diri menjelang penetapan akhir calon legislatif.

Dasco menilai, Gerindra saat ini memiliki banyak kader potensial yang siap bertarung pada Pileg 2029, sehingga proses persiapan harus dilakukan sejak dini.

“Karena petarung kita banyak, bagi yang ingin bertarung di pileg segera melakukan persiapan, tidak menerima calon yang masuk di ujung,” tandasnya.

Langkah percepatan penjaringan caleg ini sekaligus menunjukkan keseriusan Gerindra dalam memperkuat struktur politik dan konsolidasi kader menuju agenda politik nasional 2029. (***) 

Hendra Jacob Ramaikan Bursa Calon Ketua PERTINA Sulut

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dinamika pemilihan Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Sulawesi Utara mulai memanas. Tokoh olahraga Sulut, Hendra Jacob, resmi dikabarkan ikut mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PERTINA Sulut untuk periode kepengurusan mendatang.

Munculnya nama Hendra Jacob dinilai menambah warna dalam kontestasi kepemimpinan cabang olahraga tinju di Bumi Nyiur Melambai. Hendra dikenal aktif dalam dunia olahraga dan disebut memiliki komitmen kuat untuk mendorong kemajuan pembinaan atlet tinju Sulawesi Utara agar mampu bersaing di level nasional.

Keikutsertaan Hendra Jacob dalam bursa pencalonan juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan olahraga. Mereka berharap figur yang nantinya terpilih mampu membawa perubahan positif bagi organisasi, memperkuat sistem pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, hingga mengembalikan kejayaan tinju Sulut di berbagai ajang nasional.

Proses pendaftaran calon Ketua PERTINA Sulut sendiri berlangsung dalam rangka persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) PERTINA Sulawesi Utara.

Ketua Panitia Musprov PERTINA Sulut, Zhem Wengen SH, menjelaskan bahwa setiap calon wajib memenuhi syarat administratif berupa dukungan dari minimal tiga pengurus kabupaten/kota yang dituangkan dalam surat dukungan resmi.

“Terkait Musprov PERTINA Sulut ini, syaratnya harus mendapat dukungan dari tiga pengurus kabupaten/kota yang dibuat dalam surat dukungan,” ujar Zhem Wengen.

Ia juga mengungkapkan bahwa pendaftaran calon akan ditutup pada malam hari tepat pukul 00.00 WITA.

“Pendaftaran terakhir malam ini sampai jam 12 malam. Dan tadi calon kedua yang mendaftar adalah Brigjen Jemmy Suatan, Kepala BNN Sulut,” tambahnya.

Cabang olahraga tinju sendiri menjadi salah satu olahraga prestisius yang rutin dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara dan dikenal melahirkan banyak atlet potensial dari daerah Nyiur Melambai. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com