EXPRESSINDONEWS-- Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, secara resmi membuka Sidang Raya XXXV Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM). Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan tema persidangan yang berlandaskan Roma 11:36 sebagai pedoman dalam kehidupan bergereja, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan daerah.
Menurut Mailangkay, firman Tuhan dalam Roma 11:36 mengandung makna yang sangat mendalam, bahwa Tuhan merupakan sumber dari segala sesuatu, pemelihara kehidupan, sekaligus tujuan akhir dari setiap karya dan pengabdian manusia.
"Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta berbagai tantangan sosial dan ekonomi, manusia sering kali tergoda untuk mengandalkan kekuatannya sendiri. Padahal setiap keberhasilan, setiap kesempatan, dan kehidupan yang kita nikmati merupakan anugerah dari Tuhan," ujar Mailangkay.
Ia menegaskan, Sidang Raya KGPM bukan sekadar agenda organisasi gereja, melainkan menjadi ruang strategis untuk melakukan evaluasi pelayanan sekaligus merumuskan berbagai program yang relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap KGPM terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kasih, kejujuran, toleransi, disiplin, serta semangat melayani.
"Sejarah panjang KGPM telah memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan masyarakat Sulawesi Utara. Saya meyakini setiap keputusan yang dihasilkan dalam Sidang Raya ini akan menjadi bagian penting bagi kemajuan pelayanan gereja sekaligus mendukung pembangunan daerah," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan ucapan selamat bersidang kepada seluruh peserta Sidang Raya XXXV KGPM. Ia berharap seluruh rangkaian persidangan dapat berlangsung dengan lancar, menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, serta senantiasa berada dalam penyertaan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa. (***)









