LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

World Coconut Day, Joune Ganda Dorong Hilirisasi dan Peremajaan Kelapa Sulut

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Peringatan World Coconut Day (Hari Kelapa Sedunia) yang digelar di Manado, Sulawesi Utara, menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan komoditas kelapa, khususnya di daerah yang memiliki hamparan perkebunan kelapa cukup luas.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, yang hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem kelapa sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Joune Ganda mengatakan, kehadirannya bersama Bupati Minahasa Selatan dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bagian dari peringatan World Coconut Day, tetapi juga berkaitan dengan agenda pergantian kepengurusan KOPEK.

“Terima kasih teman-teman media. Saya, Joune Ganda, Bupati Minahasa Utara, bersama Bupati Minahasa Selatan hadir karena Minahasa Utara dan Minahasa Selatan merupakan daerah yang memiliki perkebunan kelapa yang luas,” ujar Joune.

Menurutnya, dalam agenda musyawarah tersebut telah dibentuk tim formatur yang selanjutnya akan menindaklanjuti proses pergantian kepengurusan KOPEK.

Namun, kata Joune, hal yang jauh lebih penting adalah berbagai peluang pengembangan komoditas kelapa yang dibahas dalam musyawarah, terutama menyangkut hilirisasi, keberlanjutan petani, serta peremajaan tanaman kelapa.

“Dalam Munas tadi disampaikan berbagai peluang tentang kelapa ke depan, termasuk bagaimana hilirisasi dikembangkan dan bagaimana petani kelapa bisa terus berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya program peremajaan tanaman kelapa, termasuk penyediaan bibit unggul yang nantinya dipersiapkan oleh pemerintah pusat dengan dukungan pemerintah daerah.

Joune menegaskan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama pemerintah daerah lainnya di Sulawesi Utara akan terus mendukung program pemerintah pusat dalam menjaga keberlangsungan komoditas kelapa.

“Pada prinsipnya kami di Minahasa Utara dan Minahasa Selatan, atau Sulawesi Utara, terus mendorong program pemerintah pusat dan ikut membantu menjaga ekosistem kelapa yang ada di daerah kita untuk terus berkembang dengan hasil yang terbaik,” katanya.

Menurut Joune, langkah tersebut semakin penting mengingat permintaan terhadap komoditas kelapa terus meningkat. Karena itu, peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan luas lahan perkebunan kelapa.

“Termasuk mengantisipasi permintaan kelapa yang semakin meningkat dan diikuti dengan menjaga jumlah lahan kelapa,” pungkasnya.

Momentum World Coconut Day di Manado diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi penguatan komitmen bersama untuk membangun industri kelapa dari hulu hingga hilir, meningkatkan produktivitas perkebunan, sekaligus memastikan petani kelapa tetap menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi komoditas tersebut. (***) 

Disinyalir Berlindung di bawah PT Energi Bitung Baru, Brando Diduga Mafia Solar Bebas Beroperasi di Bitung dan Tondano

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS — Dugaan penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi perhatian. Kali ini, informasi masyarakat mengarah ke wilayah Kota Bitung dan menyebut nama Brando yang diduga terlibat dalam aktivitas pengumpulan maupun penyaluran solar bersubsidi.

Informasi yang berkembang menyebut adanya titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut di wilayah Kota Bitung, sebelum Pasar Girian, setelah melewati Jembatan Kuning sekitar 300 meter, di sebelah kiri jalan.

Lokasi tersebut disebut-sebut menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian dan pengecekan serius dari aparat penegak hukum. Namun demikian, informasi mengenai aktivitas maupun fungsi lokasi tersebut masih membutuhkan verifikasi langsung di lapangan.

Tak hanya di Bitung, nama Brando juga disebut dalam informasi yang berkembang terkait dugaan aktivitas serupa di wilayah Tondano.

Munculnya dugaan aktivitas di lebih dari satu wilayah menimbulkan pertanyaan yang perlu dijawab melalui penelusuran aparat: apakah terdapat pola distribusi tertentu, dari mana solar subsidi diperoleh, siapa yang menampung, ke mana BBM tersebut didistribusikan, dan siapa yang diduga berada di balik pengaturannya?

Lebih jauh, beredar pula dugaan bahwa aktivitas Brando tersebut berlindung atau berada di bawah naungan PT Energi Bitung Baru. Namun, sejauh ini dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan membutuhkan klarifikasi serta pemeriksaan dari pihak berwenang maupun pihak perusahaan yang disebut.

Karena itu, masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak hanya melakukan pemeriksaan pada aktivitas di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya mata rantai distribusi yang lebih luas apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Jika benar terjadi penyalahgunaan solar subsidi, persoalannya bukan sekadar aktivitas pengisian atau penampungan BBM. Ada dugaan rantai distribusi yang perlu dibuka secara menyeluruh, termasuk sumber perolehan, dokumen, kendaraan yang digunakan, tujuan distribusi hingga pihak yang memperoleh keuntungan.

Publik berharap penanganan dilakukan secara profesional, transparan dan berdasarkan bukti. Jangan sampai subsidi yang semestinya diperuntukkan bagi masyarakat justru diduga masuk ke jalur distribusi yang tidak semestinya.

Kini, informasi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi APH untuk melakukan pengecekan dan memastikan apakah dugaan yang berkembang benar memiliki dasar hukum atau hanya sebatas informasi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh informasi mengenai dugaan keterlibatan Brando dan dugaan keterkaitan dengan PT Energi Bitung Baru masih memerlukan verifikasi dan pembuktian. Pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi maupun bantahan. (***) 

Dugaan Mafia Solar IM alias Ichal di Bitung-Minut Disorot, Masyarakat Desak Kapolda Baru Bertindak Tegas

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali menjadi sorotan. Nama IM alias Ichal disebut-sebut dalam informasi yang berkembang sebagai salah satu pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas distribusi solar di wilayah Bitung dan Minahasa Utara (Minut).

Dugaan tersebut menjadi perhatian masyarakat karena distribusi BBM bersubsidi semestinya berjalan sesuai ketentuan dan diperuntukkan bagi masyarakat serta sektor yang memang berhak menerimanya.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum tidak tinggal diam. Terlebih, dengan kepemimpinan baru di Polda Sulawesi Utara, publik berharap ada langkah konkret untuk membongkar jika memang terdapat jaringan atau permainan dalam distribusi solar di wilayah tersebut.

“Kalau memang benar ada praktik mafia solar, harus ditindak tegas. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan justru kesulitan mendapatkan BBM, sementara ada pihak-pihak tertentu yang diduga bermain di belakang distribusi,” demikian aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Sorotan ini sekaligus menjadi ujian bagi komitmen aparat dalam memastikan distribusi BBM berjalan transparan dan tepat sasaran. Penindakan, jika ditemukan pelanggaran, diharapkan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali maupun pemasok.

Kapolda Sulut yang baru menjabat diharapkan memberikan perhatian serius terhadap informasi tersebut dengan melakukan penelusuran, pemeriksaan dan penyelidikan secara profesional.

Jika dari hasil penyelidikan ditemukan adanya tindak pidana, masyarakat meminta agar proses hukum dilakukan secara tegas dan transparan, tanpa pandang bulu.

Namun demikian, IM alias Ichal maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan bantahan. Dugaan yang beredar perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kini publik menunggu langkah konkret aparat apakah dugaan praktik mafia solar di Bitung dan Minut benar-benar akan dibongkar, atau kembali berhenti sebatas informasi yang beredar di masyarakat. (***) 

HUT ke-81 TNI, Rahman Salehe: TNI Benteng Bangsa dan Pelindung Rakyat

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rahman Salehe, menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI di manapun berada.

Atas nama pribadi dan masyarakat Boltim, Rahman menyampaikan terima kasih atas pengabdian, dedikasi serta pengorbanan TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“TNI adalah benteng bangsa, pelindung rakyat, dan penjaga kedaulatan negara. Semoga TNI senantiasa semakin kuat, semakin profesional, dan selalu berdiri bahu-membahu bersama rakyat,” ujar Rahman.

Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya terletak pada kemampuan menjaga pertahanan negara, tetapi juga pada kedekatan dan kemanunggalannya bersama masyarakat.

Rahman pun mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya di Kabupaten Boltim, untuk terus memperkuat persatuan dan sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, DPRD serta seluruh komponen masyarakat.

“Mari kita jaga persatuan dan sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, DPRD dan seluruh komponen masyarakat demi keamanan, kedamaian, serta kemajuan kita bersama, khususnya di Bumi Boltim yang kita cintai,” tutupnya.

Momentum HUT ke-81 TNI yang diperingati 5 Oktober 2026 tersebut diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga soliditas, persatuan dan kebersamaan dalam mewujudkan Indonesia yang semakin aman, kuat, maju dan sejahtera. (***) 

Jefreey Sorongan: Sikap Victor Mailangkay Tunjukkan Kebesaran Hati Seorang Politisi

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Sikap Victor Mailangkay yang menyampaikan ucapan selamat, dukungan dan motivasi kepada Felly Estelita Runtuwene dinilai sebagai bentuk kebesaran hati dalam menghadapi dinamika politik.

Aktivis Sulawesi Utara, Jefreey Sorongan, menilai apa yang ditunjukkan Victor merupakan sikap yang patut diapresiasi. Sebab, meski sebelumnya terdapat perbedaan pandangan, Victor tetap memilih memberikan dukungan ketika terjadi pergantian kepemimpinan di Partai NasDem Sulawesi Utara.

“Dalam dunia politik sudah menjadi slogan atau catatan bahwa tidak ada lawan ataupun teman yang abadi. Jadi, ucapan dan doa buat Felly itu wajar. Maju-mundur dalam dunia politik juga sudah menjadi sesuatu yang lumrah,” ujar Sorongan.

Menurutnya, perbedaan politik tidak selamanya harus menjadi alasan untuk membangun permusuhan. Justru, cara seseorang menyikapi perbedaan menjadi ukuran kedewasaan dalam berpolitik.

“Awalnya memang tidak sejalan dengan Felly. Tetapi dalam kaitan hari ini, Victor Mailangkay mengatakan ucapan dan support serta motivasi untuk membawa NasDem lebih baik. Menurut kita, itu sesuatu yang bagus,” katanya.

Sikap tersebut, lanjut dia, memperlihatkan sisi gentleman Victor Mailangkay. Victor dinilai mampu menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas dinamika politik yang sebelumnya terjadi.

“Dalam bahasa yang lain, situasi yang dibangun hari ini menunjukkan gentlenya Victor Mailangkay,” tegasnya.

Dukungan yang diberikan Victor juga tidak berarti menghapus dinamika politik sebelumnya. Namun, hal itu menunjukkan bahwa seorang politisi dapat menerima sebuah keputusan dengan kepala tegak dan tetap memberikan semangat bagi keberlanjutan partai.

Kini, tantangan berada di tangan Felly Runtuwene untuk membuktikan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dukungan moral dari Victor menjadi bagian dari dinamika politik, sementara kerja keras dan kemampuan membawa NasDem Sulawesi Utara menjadi lebih kuat akan menjadi pembuktian tersendiri.

“Support dan dukungan Victor tidak akan mengubah situasi dan kondisi kemarin. Intinya, Felly harus bekerja keras untuk NasDem Sulawesi Utara,” pungkasnya. (***) 

HUT ke-81 TNI, Victor Mailangkay: TNI Bersama Rakyat, Indonesia Maju

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin (5/10/2026).

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan pribadi, Victor menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI atas pengabdian, dedikasi serta pengorbanan dalam menjaga kedaulatan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Victor, keberadaan TNI tidak hanya menjadi kekuatan pertahanan negara, tetapi juga merupakan bagian penting yang senantiasa hadir bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketenteraman rakyat.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan pengorbanan TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa, keutuhan NKRI, dan keamanan rakyat,” ujar Victor.

Ia berharap semangat pengabdian para prajurit TNI terus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan serta memperkokoh hubungan antara TNI dan masyarakat.

“TNI Bersama Rakyat, Indonesia Maju,” tegasnya.(***) 

2 Nama Besar ini Beri Pandangan Usai Sikap Kebesaran Hati Victor Mailangkay Ucapkan Selamat Kepada Felly Runtuwene!!

Tidak ada komentar


EXPRESSINDONEWS--  Sikap Dr. Victor Mailangkay yang memilih mengundurkan diri dari posisi Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Utara mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Keputusan tersebut dinilai bukan sekadar langkah politik, tetapi juga memperlihatkan etika, ketenangan, serta kebesaran hati seorang politisi dalam menghadapi dinamika internal partai.

Pengamat dan akademisi Prof. Dr. Ir. Ruddy Tenda menilai, keputusan Victor menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya kepada Ketua Umum Partai NasDem menunjukkan karakter politisi yang memiliki etika dan tetap memberikan penghormatan kepada partai yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan politiknya.

Menurut Ruddy, sikap tersebut semakin terlihat ketika Victor menyampaikan alasan pengunduran dirinya sebagai upaya menghindari terjadinya perpecahan di internal Partai NasDem Sulawesi Utara. Bahkan, Victor tetap memberikan ucapan selamat kepada Ketua DPW yang baru serta berharap NasDem Sulut dapat terus berkembang dan mencapai kemajuan.

Bagi Ruddy, hal itu merupakan gambaran jiwa besar seorang politisi yang telah memiliki pengalaman panjang dalam dunia politik.

“Dr. Victor telah menunjukkan karakter berpartai yang baik terlepas dari kekurangan yang ada,” ujar Ruddy.

Ia menambahkan, pengunduran diri Victor juga sepatutnya menjadi momentum evaluasi internal bagi Partai NasDem untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih baik ke depan.

Pandangan senada disampaikan Prof. Drs. Ishak Pulukadang. Ia menilai sikap Victor menunjukkan pribadi yang legowo, ikhlas, rela dan lapang dada menerima kenyataan politik yang dihadapinya.

“Wah, suatu komen yang menunjukkan sikap yang legowo, yaitu sikap ikhlas, rela dan lapang dada menerima kenyataan rekan partainya yang membuatnya mengundurkan diri sebagai Ketua NasDem Sulut,” kata Ishak.

Menurutnya, sikap seperti itu justru jarang ditemukan dalam dinamika sejumlah partai politik. Sebab, konflik antar-kader tidak jarang berkembang menjadi pertentangan yang berujung pada perpecahan internal.

Namun, kata Ishak, Victor justru memilih jalan berbeda. Ia tidak menghendaki pengunduran dirinya menjadi pemicu perpecahan di antara para pendukung maupun kader Partai NasDem Sulawesi Utara. Sebaliknya, Victor berharap di bawah kepemimpinan figur penggantinya, NasDem Sulut tetap solid dan mampu melanjutkan perjuangan politik partai.

Ishak yang mengenal Victor sejak masih menjadi mahasiswa juga memberikan gambaran mengenai karakter pribadi mantan Ketua DPW NasDem Sulut tersebut.

Ia mengaku sejak masa mahasiswa telah melihat Victor sebagai sosok yang cerdas. Bahkan, Ishak pernah mengangkat Victor sebagai asisten dosen untuk mata kuliah Kewiraan serta mendorongnya untuk terjun ke dunia politik melalui Partai Golkar.

Menurut Ishak, pengalaman panjang tersebut turut membentuk karakter Victor sebagai sosok yang tenang dalam menghadapi persoalan.

“Bung Victor yang saya tahu seorang yang cerdas sejak mahasiswa. Karena itu saya pernah mengangkatnya sebagai asisten dosen mata kuliah Kewiraan serta mendorongnya sebagai politisi Golkar. Memang punya karakter yang tenang menghadapi persoalan yang dihadapinya, tidak meledak-ledak menghancurkan sesama kader partai,” ungkapnya.

Ishak menilai, sikap Victor saat menyerahkan tongkat kepemimpinan NasDem Sulut kepada figur pengganti semakin memperlihatkan kematangan dirinya dalam berpolitik.

Meski perannya sebagai Ketua DPW telah berakhir dan posisi tersebut kemudian diambil alih oleh rekan sesama kader, Victor dinilai tetap mampu menunjukkan sikap gentleman dengan menerima keadaan secara dewasa tanpa menjadikannya sebagai alasan untuk menciptakan konflik baru.

Dua pandangan akademisi tersebut pada akhirnya memperlihatkan satu benang merah: politik bukan hanya tentang mempertahankan posisi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu menjaga kehormatan, persahabatan, soliditas partai dan kepentingan yang lebih besar ketika harus meninggalkan sebuah jabatan.

Dalam dinamika politik yang sarat kepentingan, langkah Victor Mailangkay untuk mundur dengan tetap memberikan penghormatan kepada partai dan mendoakan keberlanjutan NasDem Sulut menjadi gambaran bahwa kebesaran seorang politisi terkadang justru terlihat ketika ia memilih untuk melepaskan, bukan memaksakan diri untuk bertahan. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com