LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Rica Tembus Rp200 Ribu/Kg, DPRD Manado: Pemerintah Harus Hadir, Bukan Menunggu

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS  — Harga rica di pasaran Kota Manado yang kini disebut mencapai Rp200 ribu per kilogram mulai menjadi perhatian serius. Lonjakan harga tersebut dinilai semakin menekan daya beli masyarakat, di tengah kebutuhan pokok lainnya yang juga terus mengalami kenaikan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Manado, Reza Rumambi, meminta Pemerintah Kota Manado tidak sekadar menunggu harga kembali normal dengan sendirinya.

Menurut Reza, pemerintah harus segera hadir melalui langkah konkret, terutama dengan memastikan ketersediaan pasokan dan mengendalikan distribusi komoditas di pasar.

“Pemerintah Kota harus segera hadir dan tidak boleh hanya menunggu harga turun dengan sendirinya. Pemerintah melalui perangkat daerah terkait harus segera melakukan operasi pasar dan intervensi pasokan,” tegas Reza.

Ia menilai persoalan harga pangan tidak boleh terus-menerus dibebankan kepada masyarakat dengan imbauan untuk bersabar. Ketika harga komoditas strategis melonjak, pemerintah dituntut mengambil langkah cepat dan tepat.

“Jangan sampai setiap kali harga rica naik atau kebutuhan pokok naik, masyarakat hanya diminta bersabar. Pemerintah harus hadir cepat dan tepat,” ujarnya.

Reza menegaskan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada rica. Stabilitas seluruh kebutuhan dasar masyarakat juga harus menjadi prioritas, terlebih ketika kenaikan harga berpotensi menggerus daya beli warga.

“Intinya bukan hanya harga rica, tapi semua kebutuhan-kebutuhan mendasar yang menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Reza mengatakan Komisi II DPRD Kota Manado akan turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah pasar. Langkah tersebut sekaligus untuk mendorong agar persoalan harga pangan segera mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Manado.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah langkah cepat sehingga pasokan kembali normal dan harga bisa turun ke tingkat yang wajar,” jelasnya.

Senada dengan itu, anggota Komisi II DPRD Kota Manado dari Fraksi PDI-Perjuangan, Andrew Ignatius Palit, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado lebih aktif memantau rantai pasok komoditas di lapangan.

Palit mengingatkan, kondisi kelangkaan pasokan jangan sampai justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memainkan harga di tingkat distribusi.

“Saya meminta Disperindag memonitor rantai pasok. Jangan sampai kelangkaan yang terjadi justru diperburuk dengan permainan harga di tingkat tengkulak,” tegas Palit.

Ia mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan distribusi dari tingkat pemasok hingga pedagang di pasar, sehingga kenaikan harga tidak semakin membebani masyarakat.

DPRD Kota Manado pun meminta Pemkot melalui perangkat daerah terkait untuk segera menstabilkan pasokan, mengawasi distribusi, dan melakukan operasi pasar sebagai langkah konkret untuk menjaga harga tetap berada pada tingkat yang wajar sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Harga rica yang menembus Rp200 ribu per kilogram kini menjadi alarm bagi pemerintah daerah bahwa persoalan pangan membutuhkan respons cepat, bukan sekadar menunggu mekanisme pasar bekerja sendiri. (***) 

Ferdinand Dumais: Pansus Narkotika Harus Petakan Akar Masalah dan Tekan Angka Kriminalitas di Manado

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS— Kompleksitas sebagai kota yang terus berkembang dan menuju kota maju, menurut Anggota DPRD Kota Manado Ferdinand Dumais, secara otomatis menghadirkan berbagai persoalan sosial yang harus diantisipasi bersama. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Ferdinand Dumais, personel Komisi I DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, menilai pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait narkotika harus menjadi momentum untuk melihat persoalan tersebut secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi penindakan.

“Ini kompleksitas kota maju, otomatis menyisakan persoalan sosial. Salah satunya masalah narkoba. Tujuan Pansus ini pertama mendiagnosis persoalan narkoba di Kota Manado, mulai dari tingkat penyebaran, pemakai, sampai mereka yang terkena dampak,” ujar Dumais.

Menurutnya, setelah persoalan dipetakan secara komprehensif, DPRD bersama Pemerintah Kota Manado dan aparat penegak hukum (APH) perlu mencari solusi secara bersama-sama. Langkah tersebut penting agar upaya pemberantasan narkotika tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Setelah kita diagnosis, kita bersama pemerintah kota dan APH mencari jalan keluar bersama, supaya penyebaran narkotika bisa turun,” tegasnya.

Dumais juga sependapat dengan pandangan Wali Kota Manado bahwa pengendalian narkotika memiliki kaitan erat dengan upaya menekan angka kriminalitas sekaligus menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Manado.

“Ujungnya kita ingin menekan angka kejahatan dan SDM kita tetap unggul,” katanya.


Lebih jauh, Dumais menegaskan persoalan kriminalitas tidak dapat dilihat secara parsial. Ia mendorong adanya kajian untuk mengetahui apakah penyalahgunaan narkotika turut menjadi salah satu faktor yang memicu tindak kriminal di tengah masyarakat.

“Kriminalitas kita sepakat harus ditekan. Tetapi penekanan ini membutuhkan kerja sama dengan semua pihak. Jangan-jangan juga karena narkoba orang melakukan pembunuhan. Itu yang akan kita cari penyebabnya, korelasinya antara satu dengan yang lain,” ungkapnya.

Karena itu, Pansus diharapkan tidak berhenti pada pembahasan administratif, tetapi mampu menghasilkan gambaran yang jelas mengenai hubungan antara peredaran narkotika, penyalahgunaan narkoba, persoalan sosial, hingga potensi munculnya tindak kriminal.


Di sisi lain, Dumais turut menyoroti pentingnya pembahasan Ranperda yang berkaitan dengan pemukiman serta sarana dan prasarana. Menurutnya, kebijakan pembangunan tidak boleh berhenti sebagai dokumen regulasi, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.

Ia menilai pembangunan sarana dan prasarana yang menjadi bagian dari tugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) juga memiliki keterkaitan dengan upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertata.

“Jangan sampai sarana dan prasarana untuk Dinas Perkim itu menjadi sia-sia. Mulai dari sarana pemerintah, kita juga harus menekan angka kejahatan,” ujarnya.

Dumais menegaskan, penanganan persoalan sosial, narkotika, kriminalitas hingga pembangunan kota membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan prinsip penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Ini membutuhkan kebersamaan untuk membangun Kota Manado,” pungkasnya. (***) 

Iqbal Anshari Dorong SKPD Percepat Realisasi Program Pemerintah, Anggaran Harus Berujung pada Manfaat bagi Masyarakat

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS — Anggota DPRD Kota Manado, Muhammad Iqbal Anshari, yang merupakan Personel Komisi IV sekaligus Ketua DPD PAN Kota Manado, mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait agar dapat mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah yang telah memiliki dukungan anggaran.

Menurut Iqbal, anggaran pemerintah pada dasarnya bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan, tetapi merupakan instrumen untuk menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Karena itu, ia berharap setiap SKPD yang memiliki program dan kegiatan yang telah dianggarkan dapat segera mengambil langkah konkret sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaannya.

“Harapan kami, seluruh SKPD terkait yang programnya sudah memiliki anggaran dapat segera melaksanakan sesuai dengan perencanaan dan aturan yang berlaku. Yang paling penting, manfaat dari program tersebut benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujar Iqbal.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD Kota Manado, Iqbal menegaskan bahwa pihak legislatif memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan dan penganggaran yang disusun bersama pemerintah daerah pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Manado, terutama dalam memastikan program prioritas berjalan efektif, tepat sasaran, transparan, serta memiliki hasil yang terukur.

Sementara sebagai Ketua DPD PAN Kota Manado, Iqbal menyatakan bahwa politik seharusnya tidak berhenti pada proses pengambilan keputusan, tetapi harus mampu diterjemahkan menjadi kebijakan yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya berapa besar anggaran yang terserap, tetapi sejauh mana anggaran itu mampu memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Itu yang harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Iqbal berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja secara optimal dan tidak menunda pelaksanaan program yang telah direncanakan, sehingga masyarakat tidak hanya melihat besaran anggaran yang dialokasikan, tetapi benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui program dan pelayanan yang nyata. (***) 

Bapemperda DPRD Manado Sampaikan Laporan Empat Ranperda, Tiga Inisiatif Dewan dan Satu Usulan Eksekutif

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Manado, Daniel Dolfie Angkouw, menyampaikan laporan Bapemperda dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Manado terkait pembahasan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Dalam penyampaiannya, Dolfie terlebih dahulu mengajak seluruh peserta rapat untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebelum menyampaikan hasil pembahasan Bapemperda terhadap empat Ranperda, yang terdiri dari tiga Ranperda usulan inisiatif DPRD dan satu Ranperda usulan eksekutif.

“Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan laporan Bapemperda DPRD Kota Manado terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah, yang terdiri dari tiga Ranperda inisiatif DPRD dan satu Ranperda inisiatif eksekutif,” ujar Dolfie dalam rapat paripurna.

Dolfie menjelaskan, penyampaian laporan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan pembentukan produk hukum daerah, setelah sebelumnya Ranperda ditetapkan untuk dibahas melalui Rapat Paripurna Tingkat I.

Adapun empat Ranperda yang menjadi agenda pembahasan terdiri dari satu Ranperda usulan Pemerintah Kota Manado, yakni Ranperda tentang Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dan Permukiman.

Sementara itu, tiga Ranperda lainnya merupakan usulan inisiatif DPRD Kota Manado, masing-masing Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Ranperda tentang Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender, serta Ranperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Selain pembahasan empat Ranperda tersebut, agenda paripurna juga mencakup Pembicaraan Tingkat II terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Manado Tahun Anggaran 2026 serta Pembicaraan Tingkat I terhadap empat Ranperda.

Menurut Dolfie, seluruh tahapan pembahasan produk hukum daerah tersebut diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memiliki dasar hukum yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Seluruh proses ini tentunya dilakukan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” tegasnya.

Bapemperda DPRD Kota Manado memastikan setiap Ranperda yang dibahas tidak hanya memenuhi aspek legal-formal, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pembangunan serta kepentingan masyarakat Kota Manado. (***) 

Elryc Mosal Turun Langsung Sambangi Empat Keluarga Korban Kebakaran di Sindulang 2

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS — Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi musibah kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kota Manado, Elryc Mosal. Personel Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan itu menyempatkan diri turun langsung melihat kondisi empat keluarga di Kelurahan Sindulang 2 yang rumahnya mengalami musibah kebakaran.

Dalam kunjungannya, Elryc melihat langsung kondisi para korban yang untuk sementara harus mengungsi di bekas Kantor Kelurahan Sindulang 2. Di tengah situasi sulit yang mereka hadapi, Elryc turut membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga terdampak.

Menurut Elryc, bantuan tersebut mungkin belum dapat menjawab seluruh kebutuhan para korban, namun diharapkan bisa sedikit meringankan beban mereka selama berada di tempat pengungsian.

“Musibah bisa datang kapan saja. Yang terpenting, jangan sampai mereka merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit ini. Kita hadir, kita dengarkan, dan kita bantu semampu kita,” ujar Elryc.

Ia menegaskan, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya sebatas menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kemanusiaan untuk memastikan warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan perhatian.

Elryc juga menyebut langkah tersebut sejalan dengan pesan dan petunjuk Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar kader partai senantiasa turun ke tengah masyarakat, hadir ketika rakyat membutuhkan, serta menunjukkan kerja nyata melalui kepedulian terhadap sesama.

“Kita berharap keluarga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan. Semoga mereka segera mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak dan dapat menjalani kehidupan dengan baik,” tuturnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk solidaritas bagi empat keluarga korban kebakaran, bahwa dalam menghadapi masa sulit, mereka tidak berjalan sendirian dan tetap ada kepedulian dari lingkungan sekitar serta para wakil rakyat. (***) 

Dari Daratan ke Kepulauan, Pemkot Manado Kirim 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Pemerintah Kota Manado kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah kepulauan. Siang ini, bantuan air bersih kembali dikirim menggunakan Kapal Ganda Nusantara untuk memenuhi kebutuhan warga di Kepulauan Bunaken dan Pulau Manado Tua.

Sebanyak 16.000 liter air bersih dibawa dalam pengiriman kali ini untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merespons kebutuhan dasar warga kepulauan, terutama di tengah kondisi keterbatasan akses terhadap air bersih yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Camat Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Manado atas perhatian serta langkah nyata dalam membantu masyarakat kepulauan.

Mewakili masyarakat, Imanuel Mandak menilai bantuan air bersih yang kembali dikirim menggunakan Kapal Ganda Nusantara merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan warga di wilayah kepulauan.

“Atas nama masyarakat Kecamatan Bunaken Kepulauan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Bantuan 16.000 liter air yang dibawa hari ini tentu sangat membantu warga,” ujar Imanuel.

Menurutnya, distribusi air bersih menjadi sangat penting bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan, mengingat akses terhadap sumber air bersih tidak selalu mudah seperti di wilayah daratan.

Ia berharap perhatian dan dukungan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan dapat terus berlanjut, sehingga persoalan air bersih dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Kami berharap bantuan seperti ini terus dilakukan sampai kebutuhan air bersih masyarakat benar-benar dapat terpenuhi dengan baik. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” tambahnya.

Pengiriman air bersih melalui Kapal Ganda Nusantara tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan pemerintah tidak hanya berfokus di wilayah daratan, tetapi juga menjangkau masyarakat yang berada di pulau-pulau dalam wilayah Kota Manado.(***) 

Roycke Langie Emban Amanah Baru sebagai Astamaops Kapolri, Dolfie Angkouw: Kepercayaan Besar Pertama untuk Putra Sulut

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS— Promosi Irjen Pol Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. dari jabatan sebelumnya sebagai Kapolda Sulawesi Utara untuk mengemban amanah baru sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Manado sekaligus politisi Partai Golkar, Dolfie Angkouw.

Dolfie menilai, penugasan Roycke Langie ke posisi strategis di tingkat Mabes Polri merupakan sebuah kepercayaan besar sekaligus bentuk penghargaan terhadap pengalaman dan kapasitasnya dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Selamat atas amanah baru yang dipercayakan kepada Bapak Roycke Langie sebagai Astamaops Kapolri. Ini merupakan kepercayaan besar sekaligus tanggung jawab yang tentunya jauh lebih luas,” ujar Dolfie.

Menurutnya, posisi Astamaops Kapolri memiliki peran strategis karena bertugas membantu Kapolri dalam manajemen operasi kepolisian, mulai dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengendalian operasi kepolisian. Astamaops juga berperan dalam koordinasi kerja sama dengan kementerian dan lembaga serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah yang berkaitan dengan Polri.

“Dengan ruang lingkup tugas yang begitu besar, tentu dibutuhkan sosok yang memiliki pengalaman, ketegasan, kemampuan koordinasi dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Saya melihat pengalaman beliau selama memimpin Polda Sulawesi Utara menjadi modal penting untuk menjalankan amanah tersebut,” kata Dolfie.

Ia berharap pengalaman Roycke Langie dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Utara dapat menjadi bekal berharga ketika menjalankan tugas dengan cakupan yang lebih luas di tingkat nasional.

Dolfie juga berharap Roycke tetap membawa semangat kepemimpinan yang humanis, profesional dan dekat dengan masyarakat dalam menjalankan tugas barunya.

“Harapan saya, pengalaman yang sudah diperoleh selama bertugas di Sulawesi Utara dapat terus dikembangkan di tingkat nasional. Tantangan pasti semakin besar, tetapi saya percaya beliau mampu menjalankan tugas dengan profesional, tegas dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Bagi Dolfie, promosi tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Utara karena putra daerah mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi strategis dalam struktur kepemimpinan Polri.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita di Sulawesi Utara. Kita berharap Pak Roycke dapat membawa nama baik daerah sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri dan bangsa,” katanya.

Dolfie kemudian menyampaikan doa dan harapan agar Roycke Langie senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan serta kebijaksanaan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya.

“Doa dan harapan kami, semoga Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah beliau, diberikan kesehatan, kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata Dolfie Amgkow

Dengan amanah baru tersebut, Dolfie berharap Roycke Langie dapat semakin memperkuat tata kelola operasi kepolisian, meningkatkan koordinasi antarjajaran, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas Polri mampu memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,"selamat Tuama Minahasa. (***) 



© all rights reserved
made with www.expressindonews.com