LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Natanael Pepah Apresiasi Pemkot Manado, 40 Persen Aspirasi Hasil Reses Mulai Direalisasikan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  — Anggota DPRD Kota Manado, Natanael Pepah, personel Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) Wenang-Wanea, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw (AA) dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (RS).

Apresiasi tersebut disampaikan Natanael Pepah dalam rapat paripurna DPRD Kota Manado. Ia mengungkapkan, sejumlah aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses dan telah disampaikan kepada pemerintah, saat ini mulai direalisasikan.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan terhadap aspirasi yang disampaikan, sekitar 40 persen usulan hasil reses miliknya telah terealisasi. Hal ini dinilai sebagai bentuk respons positif pemerintah dalam menindaklanjuti kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui lembaga legislatif.

Natanael menilai, realisasi aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran. Untuk itu, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam merespons berbagai kebutuhan warga.

Ia berharap, aspirasi masyarakat yang belum terealisasi dapat terus dikawal dan ditindaklanjuti secara bertahap. Pemerintah diharapkan dapat memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Natanael juga mendorong Pemerintah Kota Manado untuk terus memperkuat koordinasi dengan DPRD dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah. Sinergitas antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Yang terpenting adalah bagaimana setiap aspirasi masyarakat dapat dikawal bersama, sehingga pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan warga dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Manado," pungkasnya. (***) 

Victor Mailangkay: Hari Anak Nasional Momentum Memastikan Setiap Anak Tumbuh dalam Kasih Sayang dan Perlindungan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor J. Mailangkay, SH, MH, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam melindungi, memenuhi hak, serta memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Menurut Victor, Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan yang identik dengan tawa dan keceriaan anak-anak. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa setiap anak memiliki hak untuk dicintai, didengar, dilindungi, serta mendapatkan ruang yang aman untuk tumbuh dan berkembang.

"Hari Anak Nasional bukan hanya tentang merayakan tawa dan keceriaan anak-anak. Hari ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak berhak untuk dicintai, didengar, dilindungi, dan diberikan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang baik," ujar Victor.

Ia menilai, di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, anak-anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Kemajuan teknologi dan era digital memang membuka berbagai peluang bagi tumbuh kembang anak, namun di sisi lain juga menghadirkan risiko yang harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, masih terdapat anak-anak yang kehilangan ruang bermain yang layak, menjadi korban kekerasan dan perundungan, hingga tumbuh tanpa mendapatkan perhatian serta kasih sayang yang cukup dari lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, Victor menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap masa depan anak bukan hanya berada di pundak pemerintah. Orang tua, tenaga pendidik, lingkungan masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

"Tugas kita sebagai orang tua, pemerintah, pendidik, dan masyarakat bukan hanya memastikan anak-anak dapat bersekolah, tetapi juga menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," tegasnya.

Victor pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memenuhi hak anak sejak dini. Sebab, menurutnya, investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah memastikan generasi penerus tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan kesempatan yang setara.

"Mari kita jaga anak-anak Indonesia hari ini, karena merekalah yang akan menjaga Indonesia di masa depan," pungkasnya.

Victor turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Anak Nasional 2026, seraya berharap momentum tersebut semakin memperkuat kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. (***) 


Andrew Palit: Talud di Kombos Timur dan Perbaikan Jalan di Kombos Permai Segera Terealisasi

Tidak ada komentar

 



EXPRESSINDONEWS--  Pemasangan talud di area samping SPBU Kombos Timur, Kecamatan Singkil, serta perbaikan jalan berlubang di Jalan Arie Lasut, tepatnya di depan Perumahan Kombos Permai, dipastikan akan segera terealisasi dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Manado, Andrew Ignatius Palit, personel Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia mengatakan, penanganan kedua infrastruktur tersebut menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut.

Menurut Andrew, pemasangan talud sangat diperlukan untuk mengantisipasi potensi longsor di area yang berada di samping SPBU Kombos Timur. Sementara itu, kondisi jalan berlubang di depan Perumahan Kombos Permai juga perlu segera diperbaiki karena berpotensi membahayakan pengguna jalan dan dapat memicu terjadinya kecelakaan.

“Dalam waktu dekat, pemasangan talud dan perbaikan jalan ini akan segera terealisasi. Kami berharap seluruh prosesnya dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujar Andrew.

Ia menegaskan akan turun langsung melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan pekerjaan tersebut berjalan sesuai dengan perencanaan dan standar yang telah ditetapkan.

“Saya akan turun langsung mengawasi pekerjaan ini. Yang paling penting adalah kualitas pekerjaan harus diperhatikan dan pelaksanaannya harus benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Jangan sampai infrastruktur yang dibangun tidak bertahan lama dan kembali menjadi persoalan bagi warga,” tegasnya.

Andrew menambahkan, pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pemerintah dan seluruh pihak terkait diharapkan dapat memastikan setiap pekerjaan dilakukan secara tepat sasaran, transparan, berkualitas, serta mengutamakan aspek keselamatan publik.

“Prinsipnya, setiap pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang aman dan layak merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas warga. Karena itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara profesional, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Andrew. (***) 

Srikandi Jaga Desa Sulut Perkuat Pengawasan Dana Desa, Gresty Natalia Masi Dorong Sinergi dengan Kejaksaan

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS – Upaya memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan keuangan dan program pemerintah di tingkat desa terus didorong Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara. Pengawasan dinilai penting untuk memastikan setiap program berjalan transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara, Gresty Natalia M. Masi, saat menghadiri sosialisasi pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Minahasa yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa.

Kegiatan tersebut digelar atas undangan Kejaksaan Negeri Minahasa bersama Ketua Srikandi Jaga Desa Kabupaten Minahasa, Liony Mongi, dan diikuti para Hukum Tua perempuan serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Minahasa.

Dalam kesempatan itu, Gresty menekankan bahwa pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk BPD dan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Srikandi Jaga Desa diharapkan dapat menjadi mitra strategis aparat penegak hukum dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan akuntabel.

“Srikandi Jaga Desa yang beranggotakan jajaran BPD memiliki peran penting sebagai mitra kerja Kejaksaan. Kami ingin memastikan setiap rupiah Dana Desa digunakan sesuai peruntukan dan program yang telah ditetapkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Gresty.

Selain pengelolaan Dana Desa, Srikandi Jaga Desa Sulut juga menaruh perhatian terhadap sejumlah program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Beberapa di antaranya mencakup pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan Koperasi Desa, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga pemanfaatan anggaran desa. Pengawasan tersebut diarahkan untuk mencegah terjadinya kesalahan administrasi maupun potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Sementara itu, Ketua Srikandi Jaga Desa Kabupaten Minahasa yang juga Anggota DPRD Minahasa, Liony Mongi, menyatakan kesiapan untuk memperluas struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan.

Pembentukan kepengurusan di setiap kecamatan dinilai penting untuk mempercepat koordinasi dan memperkuat pengawasan terhadap berbagai program yang berjalan di desa.

“Kami akan segera membentuk kepengurusan Srikandi Jaga Desa di setiap kecamatan. Dengan demikian, koordinasi dan pemantauan program desa dapat dilakukan lebih cepat dan menjangkau seluruh wilayah,” ujar Liony.

Sinergi antara Srikandi Jaga Desa dan Kejaksaan Negeri Minahasa diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan bertanggung jawab.

Melalui penguatan fungsi pengawasan dan pemahaman terhadap aspek hukum pengelolaan keuangan desa, para pengurus dan anggota BPD perempuan didorong untuk lebih aktif menjalankan fungsi kontrol demi mencegah persoalan hukum sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (***) 

Ferdinand Dumais Desak Pemkot Manado dan ATR/BPN Sinkronkan Data Lahan Loreng Bailang

Tidak ada komentar


EXPRESSINDONEWS-- Komisi I DPRD Kota Manado menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Loreng, Kelurahan Bailang, guna membahas persoalan status lahan yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian. Rapat tersebut turut menghadirkan unsur Pemerintah Kota Manado, Asisten I, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Bagian Hukum Setda Kota Manado, pemerintah setempat, serta Kantor ATR/BPN.

Anggota DPRD Kota Manado yang juga Ketua Fraksi Gerindra, Ferdinand Djeki Dumais, mengatakan seluruh pihak pada prinsipnya memiliki komitmen yang sama untuk menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung cukup lama tersebut.

"Melalui RDP ini kami memanggil pemerintah daerah, BKAD, Bagian Hukum, pemerintah setempat, serta ATR/BPN. Kesimpulannya, baik pemerintah, BPN maupun masyarakat memiliki semangat yang sama untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik dan sesuai ketentuan hukum," ujar Dumais.

Ia menjelaskan, ATR/BPN telah menerbitkan enam sertifikat hak atas tanah, sementara sejumlah bidang lainnya masih tertunda karena adanya klaim aset dari Pemerintah Kota Manado.

Menurut Dumais, apabila pencatatan aset dalam neraca daerah bertentangan dengan sertifikat yang telah diterbitkan secara sah, maka diperlukan sinkronisasi administrasi dan penyesuaian berdasarkan dasar hukum yang berlaku, termasuk apabila terdapat putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum.

Karena itu, Komisi I DPRD Kota Manado merekomendasikan pembentukan tim terpadu yang melibatkan seluruh pihak terkait guna melakukan verifikasi menyeluruh terhadap status lahan tersebut.

"Kami mendorong dibentuknya tim terpadu sebagaimana juga telah disampaikan Ketua Komisi I. Persoalan ini bukan lagi sekadar sengketa administrasi, tetapi sudah menjadi persoalan sosial karena masyarakat telah menempati kawasan tersebut sejak tahun 1975 dan kini dihuni sekitar 216 kepala keluarga. Penyelesaiannya harus dilakukan secara komprehensif," tegasnya.

Usai mengikuti RDP, perwakilan masyarakat Loreng juga mendatangi Fraksi Gerindra DPRD Kota Manado untuk menyampaikan aspirasi mereka. Menanggapi hal itu, Dumais menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado perlu membuka secara transparan dasar hukum pencatatan lahan tersebut sebagai aset daerah.

"Kami meminta Pemerintah Kota Manado menjelaskan secara terbuka dasar hukum pencatatan aset tersebut, termasuk dokumen yang menjadi dasar penetapannya dan siapa yang lebih dahulu memiliki legalitas atas status tanah itu. Kami juga meminta dilakukan verifikasi serta sinkronisasi data agar tidak terjadi tumpang tindih administrasi," katanya.

Selain itu, Dumais meminta setiap pencatatan aset milik daerah harus didasarkan pada dokumen yang sah dan telah melalui proses validasi yang benar. Ia juga mendorong ATR/BPN meningkatkan kualitas verifikasi data pertanahan guna mencegah terjadinya tumpang tindih administrasi di kemudian hari.

"Seluruh dokumen yang menjadi dasar pencatatan aset pemerintah harus benar-benar valid sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah wajib memastikan administrasi pertanahan berjalan dengan baik demi memberikan kepastian hukum bagi masyarakat," pungkasnya. (***) 

Victor Mailangkay: Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Momentum Pererat Persatuan Masyarakat Sulut

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor J. Mailangkay, SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 di Kawasan Megamas, Manado, yang berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Victor Mailangkay mengatakan, sejak subuh dirinya bersama Gubernur Sulawesi Utara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta ribuan masyarakat menyaksikan laga puncak ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut dengan penuh sukacita dan persaudaraan.

"Subuh tadi saya merasakan semangat kebersamaan yang luar biasa. Bersama Bapak Gubernur Sulawesi Utara, Forkopimda, dan ribuan masyarakat, kami menyaksikan Final Piala Dunia FIFA 2026 dalam suasana yang penuh keakraban. Momen ini menunjukkan bahwa olahraga mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang perbedaan," ujar Victor Mailangkay.



Menurutnya, sepak bola bukan hanya tentang kemenangan atau kekalahan sebuah tim, melainkan menjadi sarana yang mampu mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi antusiasme warga Sulawesi Utara yang hadir dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama kegiatan berlangsung.

"Semangat inilah yang menjadi kekuatan Sulawesi Utara, yaitu hidup dalam kerukunan, saling menghargai, dan terus merawat persatuan. Nilai-nilai sportivitas yang kita saksikan di lapangan hijau hendaknya juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam membangun daerah," tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Victor Mailangkay menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari momen kebersamaan tersebut. Ia berharap semangat persatuan yang terbangun melalui kegiatan nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 dapat terus dipelihara demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Mari terus menjaga kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan bersama-sama membangun daerah yang kita cintai. Salam sehat, Tuhan memberkati," pungkasnya. (***) 

Nama Dede Ake Disorot atas Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Sagerat Bitung, APH Diminta Bertindak Tegas

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di Kota Bitung. Kali ini, nama Dede Ake mencuat setelah beredar informasi yang menyebutkan adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Sagerat, Kota Bitung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Dede Ake diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan distribusi solar bersubsidi. Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut oleh aparat penegak hukum melalui proses penyelidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penelusuran terhadap informasi tersebut. Mereka menilai distribusi BBM subsidi harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

"Jika informasi ini benar, kami meminta aparat penegak hukum segera turun tangan dan menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar aturan," ujar salah seorang warga.

Hal senada disampaikan seorang aktivis muda Sulawesi Utara. Menurutnya, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara profesional dan transparan.

"Setiap dugaan pelanggaran harus diusut hingga tuntas. Jika ditemukan bukti yang cukup, proses hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu agar distribusi BBM subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dede Ake maupun aparat penegak hukum terkait informasi tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan yang menunggu hasil penyelidikan resmi. Sesuai asas praduga tak bersalah, pihak yang disebut tetap dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com