LATEST POST

latest

KABAR MANADO

Kabar Manado

KABAR DAERAH

Kabar daerah

HUKRIM

Hukrim

POLITIK

Politik

POLRI

Polri

OLAH RAGA

PEMERINTAHAN

Pemerintahan

POLITIK

HUKRIM

KABAR DAERAH

Pimpin Rapat Perdana sebagai Plt Ketua DPD NasDem Manado, Sri Nanda Lamadau Tekankan Pentingnya Konsolidasi Internal

Tidak ada komentar

 




EXPRESSINDONEWS-- Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai NasDem Kota Manado, Sri Nanda Lamadau, memimpin rapat konsolidasi perdana bersama jajaran pengurus DPD Partai NasDem Kota Manado, sebagai langkah awal memperkuat soliditas organisasi dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Sri Nanda Lamadau, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Manado dan personel Komisi I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang meluangkan waktu untuk menghadiri rapat tersebut, meskipun memiliki berbagai kesibukan.

"Hari ini saya bersama seluruh pengurus DPD NasDem Kota Manado melaksanakan rapat konsolidasi partai. Ini merupakan rapat perdana saya setelah menerima surat penunjukan sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD NasDem Manado. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang tetap hadir dan menunjukkan komitmennya untuk membesarkan partai," ujar Sri Nanda.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada penguatan struktur organisasi, mulai dari tingkat DPD hingga evaluasi kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Evaluasi dilakukan untuk memastikan struktur partai berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan organisasi di setiap wilayah.

"Fokus utama rapat ini adalah konsolidasi internal. Kami melakukan penguatan kepengurusan DPD sekaligus mengevaluasi struktur DPC dan DPRt. Mana yang perlu dipertahankan akan terus diperkuat, dan mana yang membutuhkan penyegaran tentu akan menjadi bahan evaluasi demi kemajuan partai," katanya.

Sri Nanda menegaskan bahwa kekuatan utama sebuah partai politik terletak pada konsolidasi yang solid. Menurutnya, organisasi yang memiliki komunikasi dan koordinasi yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan politik.

"Kekuatan sebuah partai ada pada konsolidasi yang kuat. Tanpa konsolidasi yang baik, sebuah partai akan mudah kehilangan arah dan sulit menghadapi dinamika politik yang terus berkembang," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya fokus pada penguatan internal, tetapi juga memahami karakteristik masyarakat di setiap wilayah. Menurutnya, kerja-kerja politik harus dibangun melalui kedekatan dengan masyarakat serta kemampuan membaca kebutuhan dan kultur daerah.

"Tidak ada partai yang bisa meraih kemenangan tanpa konsolidasi yang masif. Bacalah peta wilayah, pahami kultur teritorial, dan hadir sebagai partai yang mampu menjawab harapan masyarakat. Dekat dengan masyarakat adalah kunci kemenangan," pungkas Sri Nanda Lamadau. (***)

Aktivitas Alat Berat di Kawasan Pertambangan Mintu (Boltim) Tuai Sorotan, Warga Khawatir Ancam Kelestarian Lingkungan

Tidak ada komentar

 


Foto: Istimewa 

EXPRESSINDONEWS--  Aktivitas pertambangan di kawasan Mintu, Desa Atoga, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kembali menjadi perhatian masyarakat. Penggunaan alat berat di lokasi yang diduga berada dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) memunculkan kekhawatiran akan dampak lingkungan serta potensi bencana bagi warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan, sedikitnya terdapat tiga unit excavator dan dua unit dump truck yang beroperasi di area pertambangan tersebut. Keberadaan alat berat itu dinilai tidak sejalan dengan prinsip pengelolaan pertambangan rakyat yang mengedepankan metode sederhana, penggunaan teknologi tepat guna, serta memperhatikan kelestarian lingkungan.

Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa lokasi Mintu diketahui telah masuk dalam Wilayah Pertambangan Rakyat. Namun, ia mempertanyakan dasar penggunaan alat berat dalam aktivitas penambangan di kawasan tersebut.

"Setahu saya lokasi Mintu sudah masuk Wilayah Pertambangan Rakyat. Tapi sampai sekarang masih terlihat alat berat beroperasi. Terakhir saya melihat ada tiga excavator dan dua dump truck di lokasi," ungkapnya.

Menurutnya, aktivitas tersebut telah menyebabkan perubahan kondisi lingkungan yang cukup signifikan. Dokumentasi yang dimilikinya memperlihatkan air sungai mulai keruh meski dalam kondisi cuaca cerah. Saat hujan dengan intensitas ringan turun, material berupa lumpur, batu, hingga batang kayu disebut langsung terbawa arus ke wilayah hilir.

Ia mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memicu bencana yang lebih besar apabila hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam waktu lama.

"Kalau hujan deras terjadi, kami takut lumpur, batu, dan kayu akan turun lebih banyak lagi. Masyarakat yang tinggal di bagian bawah sungai tentu paling berisiko," katanya.

Selain berdampak pada kualitas air sungai, sedimentasi yang terus terjadi dikhawatirkan mengancam lahan pertanian, perikanan, serta keselamatan masyarakat yang berada di sepanjang daerah aliran sungai. Warga juga mengaku akses menuju beberapa titik di lokasi pertambangan mulai tertutup material longsoran sehingga menyulitkan mobilitas.

Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama instansi teknis, termasuk Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), segera melakukan pengecekan langsung di lapangan. Pemeriksaan terhadap legalitas aktivitas pertambangan maupun penggunaan alat berat dinilai penting guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Warga juga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas pertambangan di kawasan Mintu agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas. Mereka berharap pemerintah dan aparat terkait segera memberikan kepastian hukum serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi melindungi kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. (***) 


KBK Keuskupan Manado Himpun Hampir 15 Ribu Peserta di Guaan Boltim, Ferdinand Dumais: Bangun Spiritualitas yang Berdampak bagi Gereja dan Bangsa

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Desa Guaan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menjadi saksi semangat persaudaraan dan kebersamaan ribuan Kaum Bapak Katolik (KBK) dari berbagai daerah. Hampir 15.000 peserta yang berasal dari 75 paroki di tiga provinsi mengikuti Konferensi VIII dan Pertemuan Raya Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026.

Besarnya jumlah peserta tidak hanya menjadi bukti soliditas organisasi, tetapi juga menunjukkan tingginya antusiasme kaum bapak dalam memperkuat iman, persaudaraan, serta pengabdian kepada Gereja dan bangsa.

Ketua Umum KBK Keuskupan Manado, Edwin Kindangen, mengatakan kehadiran puluhan ribu peserta menjadi kebanggaan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat Guaan sebagai tuan rumah.

Menurutnya, kegiatan tersebut semakin memperkokoh spiritualitas KBK Keuskupan Manado dengan semangat "Memancarkan Kebaikan dan Berdampak bagi Umat, Masyarakat, dan Bangsa Indonesia."

Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi sebagai pembuka seluruh agenda konferensi dan pertemuan raya. Misa dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manado, Rolly Untu, didampingi 35 imam konselebran.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan seremoni bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang dihadiri Bupati Oscar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo Sumaiku.

Usai Perayaan Ekaristi, seluruh peserta mengikuti Konferensi VIII yang dipusatkan di Goba Boltim. Forum tersebut menjadi wadah pembahasan berbagai isu strategis melalui sejumlah materi yang mengangkat tema moderasi beragama, penguatan identitas umat Katolik, hingga penyusunan Arah Dasar dan Rencana Strategis Keuskupan Manado 2026–2030.

Sesi diskusi dipandu oleh Ferdinand Djeki Dumais, SE., MM., sebagai moderator dengan menghadirkan narasumber Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara Dr. Ulyas Taha, M.Pd., Jimmy Asiku, Poulden Gunawan, Pastor Valent Pandelaki, serta Dr. Valent Lumowa.

Ferdinand Dumais, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, menilai seluruh materi yang disampaikan tidak sekadar memberikan wawasan, tetapi juga menjadi panggilan bagi setiap anggota KBK untuk terus menghadirkan nilai-nilai iman dalam kehidupan bermasyarakat.

"Ketiga pembicara tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menggugat dan menantang seluruh Kaum Bapak Katolik agar mampu mengimplementasikan spiritualitas KBK yang berdampak, berkarakter 100 persen Indonesia dan 100 persen Katolik, serta berorientasi pada semangat Pro FEP (Familia, Ecclesia et Patria), yakni mengutamakan keluarga, Gereja, dan tanah air," ujar Ferdinand Dumais.

Kesuksesan penyelenggaraan Konferensi VIII dan Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia. Pada jajaran Steering Committee (SC), kepanitiaan dipimpin oleh Charles Ngangi sebagai Ketua dengan Wakil Ketua Ferdinand Djeki Dumais. Sementara Organizing Committee (OC) diketuai Harold Pratasik yang didampingi Wakil Ketua Louis Scram. Adapun kepanitiaan di tingkat lokal dipimpin oleh Tonny Sumaiku sebagai Ketua Panitia Lokal, yang bersama seluruh panitia dan masyarakat Guaan turut menyukseskan pelaksanaan kegiatan akbar tersebut.

Melalui Konferensi VIII dan Pertemuan Raya ini, KBK Keuskupan Manado diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi yang tidak hanya membangun kehidupan rohani anggotanya, tetapi juga menjadi kekuatan moral yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, Gereja, dan Indonesia. (***) 

BNI Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat BNIdirect Bisnis, Kelola Keuangan Lebih Praktis dan Efisien

Tidak ada komentar


EXPRESSINDONEWS – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung transformasi digital dunia usaha melalui layanan BNIdirect Bisnis. Platform cash management ini dirancang untuk membantu pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam mengelola keuangan secara lebih efisien, aman, dan terintegrasi.

Di tengah dinamika dunia bisnis yang terus berkembang, pelaku usaha dituntut mampu mengelola arus kas, transaksi pembayaran, hingga administrasi keuangan secara cepat, akurat, dan transparan. Menjawab kebutuhan tersebut, BNI menghadirkan BNIdirect Bisnis sebagai solusi digital yang memudahkan pengelolaan berbagai aktivitas perbankan dalam satu platform.

Melalui layanan ini, nasabah dapat memantau saldo dan mutasi rekening secara real-time, melakukan transfer dana, mengelola pembayaran kepada mitra usaha, membayar berbagai tagihan, hingga memproses payroll karyawan dengan lebih praktis. Seluruh fitur tersebut terintegrasi sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Direktur Information Technology BNI, Toto Prasetio, mengatakan bahwa BNIdirect Bisnis hadir dengan semangat memberikan pengalaman perbankan digital yang mudah, relevan, dan mendukung pertumbuhan usaha.

"Dengan tagline #BisnisGakRibet, kami ingin memberikan pengalaman perbankan digital yang relevan, mudah digunakan, dan membantu pebisnis fokus pada pertumbuhan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurutnya, transformasi digital dalam pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan efektivitas operasional bisnis. Digitalisasi juga memungkinkan perusahaan mengurangi proses manual, meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan pasar.

Bagi pelaku UMKM, BNIdirect Bisnis diharapkan mampu menjadi akselerator pertumbuhan usaha. Kemudahan akses terhadap layanan perbankan digital membantu pelaku usaha mengelola transaksi dengan lebih tertib, memantau arus kas secara optimal, serta menyusun perencanaan bisnis yang lebih terukur.

BNI optimistis kebutuhan terhadap solusi perbankan digital akan terus meningkat seiring pesatnya perkembangan ekonomi digital nasional. Karena itu, perseroan terus melakukan inovasi dan pengembangan layanan agar dapat menghadirkan pengalaman transaksi yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.

Melalui BNIdirect Bisnis, BNI berharap dapat menjadi mitra strategis bagi para pelaku usaha dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis sekaligus mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen BNI dalam memperkuat ekosistem bisnis nasional serta mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor perekonomian Indonesia. (***) 

Rumah Rakyat Reza Rumambi, Jembatan Aspirasi Suara Masyarakat

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS-- Rumah Rakyat yang digagas Reza Rumambi, Anggota DPRD Kota Manado dari Daerah Pemilihan Singkil–Mapanget, dipandang sebagai wujud komitmen untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Manado sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado, Reza menghadirkan Rumah Rakyat sebagai ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun usulan pembangunan yang membutuhkan perhatian pemerintah. 


Konsep Rumah Rakyat tidak hanya dimaknai sebagai tempat menerima pengaduan masyarakat. Lebih dari itu, Rumah Rakyat menjadi simbol pelayanan publik yang mengedepankan keterbukaan, kedekatan, dan kerja nyata. Setiap aspirasi yang disampaikan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD.

Empat nilai yang menjadi landasan Rumah Rakyat, yakni mendengar, bergerak, melayani, dan mengawal, mencerminkan proses yang berkesinambungan. Mendengar menjadi langkah awal memahami kebutuhan masyarakat, bergerak berarti mencari solusi bersama pihak terkait, melayani merupakan bentuk pengabdian kepada warga, sedangkan mengawal memastikan setiap kebijakan dan program yang berpihak kepada rakyat dapat terlaksana secara maksimal.

Melalui Rumah Rakyat, Reza Rumambi ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah Singkil–Mapanget maupun Kota Manado secara umum. Kehadiran ruang aspirasi seperti ini diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan, sekaligus memastikan bahwa suara warga tetap menjadi dasar dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. (***)

Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Keamanan Daerah

Tidak ada komentar

 


EXPRESSINDONEWS--  Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Presisi Polda Sulawesi Utara, Selasa (1/7/2026). Kehadiran Wakil Gubernur menjadi wujud dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Victor Mailangkay menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sulawesi Utara, atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama delapan dekade mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya jajaran Polda Sulawesi Utara. Delapan puluh tahun pengabdian merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan dedikasi Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Victor Mailangkay.

Ia berharap Polri terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional, modern, humanis, serta senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas dan penegakan hukum yang berkeadilan.

"Semoga Polri semakin profesional, modern, humanis, dan terus menjadi institusi yang dipercaya masyarakat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya," lanjutnya.

Menurut Victor Mailangkay, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

"Menjaga keamanan dan membangun daerah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan Sulawesi Utara yang aman, damai, dan semakin maju," tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Wakil Gubernur kembali menyampaikan penghormatan kepada seluruh insan Bhayangkara yang terus mengabdikan diri bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

"Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta dicintai rakyat," tutup Victor Mailangkay. (***) 

Sri Nanda Lamadau Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Tidak ada komentar

  



EXPRESSINDONEWS--  Anggota DPRD Kota Manado, Sri Nanda Lamadau, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Politisi Partai NasDem yang juga merupakan personel Komisi I DPRD Kota Manado sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai NasDem Kota Manado itu memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Semoga Kepolisian Negara Republik Indonesia senantiasa menjadi institusi yang profesional, modern, dan terpercaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat," ujar Sri Nanda Lamadau.

Menurutnya, kehadiran Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, ia berharap Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kepercayaan publik melalui kinerja yang humanis, responsif, dan berintegritas.

"Teruslah mengabdi demi terwujudnya Indonesia yang aman, tertib, dan berkeadilan. Semoga di usia ke-80 ini, Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, serta mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa depan," tuturnya.

Sri Nanda Lamadau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dengan membangun sinergi yang baik dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, khususnya di Kota Manado. (***) 

© all rights reserved
made with www.expressindonews.com